10 Ciri Ikan Segar yang Layak Dikonsumsi dan Tips Menyimpannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ikan merupakan hewan yang sering diolah menjadi hidangan sehari-hari. Meski terkenal akan kandungan proteinnya, tidak semua ikan yang terlihat segar berada dalam kondisi sehat. Karena itu, ciri ikan segar yang layak dikonsumsi perlu diketahui agar tidak salah memilih.
Mengutip Buku Panduan Ilmu Butchery karya Yanto Budidarma, ikan segar adalah ikan yang baru ditangkap dan belum mengalami proses pengawetan maupun pengolahan. Ikan segar yang sudah mati biasanya akan mengalami berbagai perubahan akibat aktivitas enzim, kimiawi, dan bakteri.
Perubahan tersebut secara perlahan akan mengarah pada pembusukan, sehingga ikan yang tadinya segar menjadi tidak layak untuk diolah dan dikonsumsi. Untuk mengetahui seperti apa ciri ikan segar, simak penjelasannya dalam ulasan berikut ini.
Ciri Ikan Segar yang Layak Dikonsumsi
Menurut Agnes Murdiati dan Amaliah dalam buku Panduan Penyiapan Pangan Sehat Untuk Semua, kualitas ikan sangat ditentukan oleh tingkat kesegarannya. Ikan yang masih segar akan menghasilkan hidangan lezat dan bergizi tinggi.
Sebaliknya, ikan yang tidak segar atau sudah mulai membusuk akan menjadi tempat bakteri berkembang biak. Jika dikonsumsi, ikan ini berpotensi menimbulkan berbagai penyakit dan gangguan pencernaan.
Dihimpun dari buku Transportasi Ikan Hidup karya F.G. Winarno, berikut adalah beberapa ciri ikan segar yang layak dikonsumsi.
Ikan segar yang sudah mati memiliki daging yang kenyal dan badan kaku.
Sisik ikan sangat rapi dan melekat kuat di badan.
Ikan segar memiliki insang berwarna merah cerah dan tidak berlendir.
Bila dimasukkan ke air, ikan segar yang sudah mati akan mengapung.
Mata ikan segar sangat bening dan bersinar, menonjol, dan tidak tenggelam dalam kelopak mata.
Jika bagian luar tubuh ikan ditekan dengan jari, tidak ada bekas yang tertinggal.
Kulit ikan segar sedikit berlendir atau tidak berlendir sama sekali.
Ikan segar memiliki aroma yang samar-samar dan tidak begitu menyengat.
Kulit ikan segar mengilap atau bersinar.
Bila dipotong, daging ikan segar tidak keruh dan basah.
Tips Menyimpan Ikan Segar
Agar tetap segar dan layak dikonsumsi, ikan segar harus disimpan dengan cara yang benar. Dijelaskan dalam buku Ayo Makan Ikan agar Jantung Kita Sehat karya Tuti Soenardi dan Yayasan Jantung, berikut adalah beberapa tips menyimpan ikan segar sebelum diolah.
Ikan segar harus segera disimpan dalam lemari pendingin atau freezer secara terpisah dari bahan makanan lain.
Suhu penyimpanan ikan segar di freezer yang paling baik adalah 1-3 derajat celcius. Bila tidak ada freezer, ikan yang masih segar sebaiknya disimpan dalam kotak berisi pecahan es.
Sebelum disimpan dalam lemari pendingin atau freezer, bersihkan ikan terlebih dahulu, buang sisik, insang, dan isi perutnya.
Jika akan digunakan, keluarkan ikan dari lemari pendingin kemudian lelehkan (thawing).
Usahakan menggunakan ikan dengan cara FIFO (First in First Out), artinya ikan yang disimpan lebih dahulu sebaiknya diolah lebih dahulu.
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan ikan segar?

Apa yang dimaksud dengan ikan segar?
Ikan segar adalah ikan yang baru ditangkap dan belum mengalami proses pengawetan maupun pengolahan.
Apa yang terjadi jika makan ikan busuk?

Apa yang terjadi jika makan ikan busuk?
Ikan yang tidak segar atau sudah mulai membusuk akan menjadi tempat bakteri berkembang biak yang dapat menyebabkan penyakit.
Apakah menyimpan ikan di freezer harus dicuci dulu?

Apakah menyimpan ikan di freezer harus dicuci dulu?
Sebelum disimpan dalam freezer, ikan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan air, serta dibuang sisik, insang, dan isi perutnya.
(AAA)
