10 Contoh Soal OSN Biologi SMA dan Jawabannya untuk Persiapan Lomba

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan kompetisi bergengsi yang digelar untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA. Salah satu cabang yang dilombakan di tingkat SMA adalah Biologi. Ajang ini diselenggarakan secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.
Mengacu pada silabus tahun-tahun sebelumnya, lingkup materi OSN Biologi SMA meliputi biologi sel dan molekuler, anatomi dan fisiologi tumbuhan serta hewan, genetika dan evolusi, ekologi, etologi, hingga biosistematika.
Untuk membantu siswa memahami berbagai bentuk soal yang kemungkinan muncul, berikut adalah beberapa contoh soal OSN Biologi SMA dan jawabannya.
Contoh Soal OSN Biologi SMA
Soal OSN Biologi umumnya memuat empat pernyataan yang harus ditentukan kebenarannya, yaitu Benar (B) atau Salah (S). Berikut ini beberapa contoh soal OSN Biologi SMA yang dihimpun dari laman Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).
1. Pertumbuhan tulang sangat tergantung pada dua aktivitas sel, yaitu osteoblas yang berfungsi membentuk tulang dan osteoklas yang berfungsi untuk merombak tulang, seperti yang dijelaskan pada gambar di bawah ini. Tentukan pernyataan berikut ini benar (B) atau salah (S)!
A. Wanita yang sudah mengalami menopause lebih rentan menderita osteoporosis daripada anak remaja. (B)
B. Hormon PTH (parathyroid hormone) yang diproduksi oleh kelenjar paratiroid akan menurunkan aktivitas sel-sel osteoklas. (S)
C. Makanan yang kaya antioksidan dapat mencegah terjadinya osteoporosis. (B)
D. Sitokin yang dilepaskan oleh sel-sel imun dapat mempercepat terjadinya osteoporosis. (B)
2. Pak Tobi sedang mempelajari silsilah keluarganya. Ia ingin mengetahui kira-kira siapa saja yang memiliki sekuens DNA mitokondria (mtDNA) yang sama dengannya (dengan asumsi tidak terdapat mutasi apapun). Tentukan apakah kerabat berikut ini pasti memiliki sekuens mtDNA yang sama benar (B) atau salah (S) dengan Pak Tobi!
A. Neneknya. (S)
B. Adik kandung perempuannya. (B)
C. Anak kandung perempuannya. (S)
D. Bibinya. (S)
3. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S) mengenai aliran energi dan peredaran senyawa kimia dalam ekosistem?
A. Energi yang mengalir dalam ekosistem mengacu kepada energi cahaya yang dikonversi menjadi energi kimia oleh produsen primer. (S)
B. Jumlah energi yang hilang paling besar terjadi antara konsumen tersier dengan dekomposer. (S)
C. Masuknya energi dari luar siklus secara berkelanjutan diperlukan karena besarnya energi yang hilang antarorgansime. (B)
D. Panjangnya rantai makanan ditentukan oleh banyaknya energi yang keluar/terbuang di setiap tingkatan trofik. (B)
4. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S) mengenai prinsip parsimoni dalam pembuatan pohon filogenetik!
A. Pohon filogenetik dibuat berdasarkan karakter morfologi fosil karena fosil memberikan penjelasan paling sederhana mengenai evolusi. (S)
B. Cabang-cabang di pohon filogenetik harus dibuat berdasarkan pada sebanyak mungkin karakter turunan yang dimiliki bersama. (S)
C. Pohon filogenetik harus memiliki sesedikit mungkin titik percabangan. (S)
D. Pohon filogenetik harus memiliki sesedikit mungkin perubahan evolusioner baik dalam hal urutan DNA maupun karakter morfologi. (B)
5. Membran dan dinding sel merupakan struktur yang memiliki peranan penting pada sel termasuk pada mikroorganisme. Berikut pernyataan mengenai membran atau dinding sel pada mikroba. Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
A. Kitin merupakan polimer karbohidrat utama yang menyusun dinding sel ragi dan mengandung unsur Nitrogen dalam strukturnya (B)
B. Salah satu mekanisme pertahanan bakteri termofilik pada temperatur tinggi adalah dominasi asam lemak jenuh pada fosfolipid bilayer penyusun membran sel. (B)
C. Dinding sel pada kelompok Archaebacteria tersusun atas peptidoglikan karena termasuk dalam Kingdom Monera. (S)
D. Peptidoglikan pada dinding sel Cyanobacteria (ganggang hijau-biru) tersusun dari dua monomer yakni N-asetil glukosamin (NAG) dan Asam N-asetilmuramat (NAM). (B)
6. Polen merupakan struktur pada tumbuhan yang terlibat dalam proses reproduksi. Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S) mengenai polen!
A. Inti vegetatif dan generatif pada polen dihasilkan secara langsung dari proses meiosis. (S)
B. Inti vegetatif terlibat dalam proses pertumbuhan tabung polen. (B)
C. Endosperm pada tumbuhan yang mampu menghasilkan buah memiliki ploidi 3n walaupun inti generatif kedua memiliki ploidi n. (B)
D. Sporangium merupakan homolog dari struktur penghasil polen pada tumbuhan tanpa xilem dan floem. (S)
7. Menjadi astronot adalah impian banyak anak-anak di seluruh dunia. Di balik mimpi indah tersebut, hidup di luar angkasa memicu stres pada sistem tubuh manusia. Salah satu stres dipicu oleh mikrogravitasi. Mikrogravitasi dapat mempengaruhi otot, sistem rangka, dan kardiovaskuler dari astronaut. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!
A. Volume darah yang terakumulasi di kaki astronot ketika berada di luar angkasa akan lebih sedikit dari volume darah dari orang yang berada di bumi. (B)
B. Bentuk jantung akan berubah dari bulat menjadi lonjong ketika berada di luar angkasa. (S)
C. Astronot yang berada di luar angkasa rentan mengalami pembengkakan di otak. (B)
D. Ketika kembali ke bumi setelah beberapa bulan berada di stasiun luar angkasa, astronot kemungkinan besar akan mengalami gangguan dalam berjalan. (B)
8. Seorang siswa sedang mengamati sekelompok hewan yang memakan tumbuhan sawi di kebun ayahnya. Selama pengamatan, siswa tersebut mencatat ada 5 spesies hewan yang memanfaatkan tanaman kol tapi mereka dapat hidup secara bersamaan. Kelima tumbuhan tersebut adalah kepik, ulat grayak (Spodoptera litura), ulat daun (Plutella xylostella), kumbang, dan kutu daun. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!
A. Kelima hewan ini merupakan herbivor. (B)
B. Kompetisi eksploitatif (exploitative competition) terjadi antara ulat daun dengan ulat grayak jika dalam proses memakan tumbuhan kol, ulat grayak menghasilkan senyawa beracun yang menyebabkan ulat daun menghindari bagian yang dimakan ulat grayak tersebut. (S)
C. Kompetisi interspesifik terjadi karena memperebutkan tumbuhan kol sebagai sumber daya. (B)
D. Kelima spesies hewan ini dapat hidup bersamaan karena masing-masing memiliki niche (relung) yang sama. (S)
9. Kasus spesies invasif saat ini sedang menjadi perhatian seluruh dunia karena dapat menjadi ancaman penurunan keanekaragaman hayati lokal. Salah satu spesies invasif yang saat ini menjadi perhatian di ekosistem perairan adalah eceng gondok. Spesies ini dapat berkembang biak dengan sangat cepat sehingga mengubah komposisi spesies di ekosistem tersebut. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!
A. Eceng gondok dapat menutup permukaan air sehingga dapat menurunkan kualitas air. (B)
B. Alga yang tumbuh di permukaan air dapat terganggu karena penurunan intensitas cahaya matahari yang masuk ke badan perairan. (B)
C. Keberadaan eceng gondok di ekosistem perairan sebetulnya menguntungkan di perairan karena menambah produsen selain fitoplankton. (S)
D. Proses pendauran materi dan energi di ekosistem perairan tidak akan terpengaruh dengan keberadaan eceng gondok. (S)
10. Pada Ayam (Gallus gallus), terdapat perilaku pecking order, yaitu perilaku mematuk akan dilakukan oleh anak ayam dan ayam dengan dominansi tertinggi akan ditentukan oleh proses saling mematuk ini. Dominansi ini lalu menentukan urutan makan dari ayam hingga dewasa. Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!
A. Perilaku ini akan mengingkatkan fitness dari setiap individu dalam populasi ayam. (S)
B. Pecking order akan menyebabkan distribusi makanan tidak merata pada setiap ayam. (B)
C. Kausa proksimat dari perilaku ini adalah untuk meningkatkan fitness ayam unggul dan meningkatkan laju reproduksinya. (S)
D. Perilaku ini termasuk dalam kategori classical conditioning yang mengasosiasikan stimulus patukan ayam lain dan ketersediaan makanan. (S)
Baca Juga: 10 Soal OSN Astronomi SMA dan Jawabannya untuk Bahan Belajar
(SA)
