10 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD dan Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20-30 April 2026. Dalam pelaksanaannya, Bahasa Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran yang diujikan kepada peserta didik.
TKA Bahasa Indonesia bertujuan untuk mengukur kemampuan berbahasa siswa, terutama dalam memahami bacaan. Melalui berbagai jenis soal, peserta didik dilatih mengasah keterampilan membaca karena kemampuan ini menjadi fondasi penting untuk belajar dan beradaptasi di era teknologi.
Sebagai langkah persiapan menghadapi ujian, siswa dianjurkan memperbanyak latihan soal. Simak contoh soal TKA Bahasa Indonesia SD berikut yang dapat dijadikan bahan belajar.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD
Dihimpun dari situs resmi Pusmendik Kemendikdasmen, berikut ini beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia SD:
Baca teks berikut untuk menjawab soal nomor 1-3.
Danau untuk Semua
Di hutan ada sebuah danau tempat semua binatang minum. Suatu pagi, air danau menjadi kotor akrena Rino si badak berendam di dalamnya. Binatang-binatang lain jadi tidak bisa minum. Namun, mereka takut menegur Rino karena badannya besar dan bercula. Mereka diam seribu bahasa. Rino malah merasa bangga karena jadi pusat perhatian.
Esoknya, Rino masih berendam. Binatang-binatang makin kehausan.
"Aduh bagaimana ini?" ujar Bani si kelinci. Hewa lain juga mulai gelisah.
Binatang-binatang hutan pun berkumpul dan bermusyawarah. Hari ini si harimau mengusulkan agar meminta bantuan Ucil si kancil.
"Setuju!" semua binatang berteriak antusias.
Ucil menemui Rino.
"Selamat siang. Maaf mengganggu Tuan. Ada kabar penting," kata Ucil dengan lembut.
Rino segera bangun. Ia merasa tersanjung dengan ucapan Ucil.
"Kabar penting? Cepat bicara!" kata Rino.
"Hamba kasihan kepada Tuan. Badan besar berendam di danau kecil. Tidak pantas, Tuan. Oh ya, ada makhluk yang menutup jalan air supaya tidak mengalir. Sayang, makhluk itu tidak terlihat oleh mata kita, diamakhluk gaib," lanjut Ucil.
Rino mengerutkan dahinya.
"Percayalah, Tuan," bujuk Ucil.
Rino segera berjalan menuju pohon nangka. la pun mengawasi pohon itu selama setengah hari. Sementara itu, binatang yang lain bergantian datang untuk minum air danau.
Rino selesai mengawasi pohon nangka. la kembali menuju danau. Sementara, binatang lainnya sudah meninggalkan danau. Mereka sudah tidak haus lagi.
1. Siapa yang mengusulkan untuk meminta bantuan hewan yang cerdik?
A. Bani
B. Ucil
C. Rino
D. Hari
Jawaban: D
2. "Mereka diam seribu bahasa."
Apa arti "diam seribu bahasa" pada teks fabel tersebut?
A. Para binatang di hutan tidak mampu melakukan sesuatu.
B. Semua binatang di hutan menahan untuk tidak berkomentar.
C. Penghuni hutan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
D. Binatang-binatang di hutan tidak mengetahui masalah yang terjadi.
Jawaban: B
3. Apa contoh peristiwa yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari- hari berdasarkan kejadian yang dialami Ucil pada cerita tersebut?
Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai untuk setiap pernyataan berikut!
A. Tita memberi ide cemerlang yang dapat dilakukan oleh teman-teman di kelas.
B. Jani menghargai kepercayaan yang diberikan teman-teman sekelas kepada dirinya.
C. Nina bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya.
Jawaban: A. Tidak Sesuai, B. Sesuai, C. Sesuai
Baca teks berikut untuk menjawab soal nomor 4-6
Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?
Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.
Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.
Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.
Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.
4. Apa saja contoh hewan folivora berdasarkan informasi tersebut?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Sapi.
B. Koala.
C. Panda.
Jawaban: B, C
5. Bagan mana yang sesuai untuk menggambarkan informasi pada teks tersebut?
A. Tiga kelompok utama hewan (berdasarkan maknanya) > Cara hewan folivora mencerna daun > Pengertian hewan folivora > Contoh hewan folivora
B. Tiga kelompok utama hewan (berdasarkan maknanya) > Contoh hewan Folivora > Pengertian hewan folivora > Cara hewan folivora mencerna daun
C. Tiga kelompok utama hewan (berdasarkan maknanya) > Pengertian hewan folivora > Contoh hewan Folivora > Cara hewan folivora mencerna daun
D. Tiga kelompok utama hewan (berdasarkan maknanya) > Pengertian hewan folivora > Cara hewan folivora mencerna daun> Contoh hewan Folivora
Jawaban: D
6. Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks tersebut?
A. Jenis daun yang cocok untuk hewan folivora.
B. Pembagian hewan berdasarkan makanan mereka.
C. Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun.
D. Peranan penting hutan bagi kehidupan hewan folivora.
Jawaban: C
Baca teks berikut untuk menjawab soal nomor 7-9.
Kenthus yang Sombong
Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.
Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.
Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.
7. Apa yang dijelaskan Koko tentang anak lembu?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Makhluk itu sangat sombong.
B. Anak lembu tidak jahat.
C. Lembu tidak makan katak.
Jawaban: B, C
8. Apa kejadian yang membuat Kenthus merasa menyesal?
A. Kenthus hendak ditelan anak lembu di padang rumput.
B. Kenthus berlari ke tepi kolam hingga terengah-engah.
C. Kenthus mengembang terlalu besar hingga jatuh lemas.
D. Kenthus dimarahi Koko karena terlalu menggebu-gebu.
Jawaban: C
9. Amel telah membaca cerita tersebut. Ia merasakan beberapa reaksi saat membacanya. Bagaimana reaksi Amel saat membaca akhir cerita tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
A. Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya.
B. Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu.
C. Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kekuatannya.
Jawaban: A. Benar, B. Salah, C. Salah
10. Baca teks berikut!
Antre, Dong!
Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.
Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.
“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.
“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.
“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.
“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan menggangguk.
Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.
10. Siapakah tokoh yang menyelesaikan keributan dalam cerita tersebut?
A. Tia.
B. Devi.
C. Kasir.
D. Pak Satpam.
Jawaban: D
Baca Juga: Jadwal Simulasi TKA untuk Jenjang SD dan SMP 2026
(NSF)
