10 Contoh Soal TKA Kimia Lengkap dengan Kunci Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan ujian yang dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa di berbagai jenjang pendidikan. Untuk siswa SMA, mereka akan menemui soal dari beragam mata pelajaran, salah satunya kimia.
Soal TKA kimia disusun berdasarkan materi dalam Kurikulum 2013 beserta Kurikulum Merdeka. Materinya mencakup kimia dasar, analitik, fisik, dan organik.
Sebagai gambaran, artikel ini menyajikan contoh soal TKA kimia yang dapat membantu siswa memahami tipe pertanyaan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik. Yuk, simak contoh soalnya berikut ini!
Contoh Soal TKA Kimia
Melalui TKA kimia, siswa diharapkan siswa memahami konsep dasar kimia serta penerapannya dalam berbagai konteks. Dihimpun dari situs Pusat Asesmen Pendidikan, berikut beberapa contoh soal TKA Kimia yang bisa dijadikan bahan latihan.
1. Sekelompok peneliti kimia lingkungan sedang meneliti kandungan bahan organik dalam limbah cair industri makanan. Mereka berhasil memurnikan satu senyawa organik utama, yang diketahui hanya tersusun atas unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O).
Dari hasil uji laboratorium, senyawa tersebut memiliki komposisi massa sebagai berikut:
40% karbon
6,7% hidrogen
sisanya adalah oksigen
Melalui spektrometri massa, diketahui bahwa massa molar senyawa tersebut adalah 180 g/mol.
Mereka menyimpulkan bahwa rumus empiris dan rumus molekul senyawa itu adalah CH₂O. Apakah kesimpulan tersebut benar? (Ar C=12; H=1; dan O=16)
A. Benar, karena CH₂O adalah rumus empiris dan sesuai dengan rumus molekulnya.
B. Benar, karena rumus molekul harus sama dengan rumus empiris.
C. Salah, karena rasio mol tidak sesuai dengan komposisi yang diberikan.
D. Salah, karena massa molar menunjukkan bahwa rumus molekulnya adalah C₆H₁₂O₆.
E. Salah, karena rumus empiris adalah CH₂O tetapi rumus molekulnya adalah C4H8O4.
Jawaban: D
2. Suatu reaksi asam basa dapat didasarkan pada beberapa teori, yaitu teori asam basa Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis.
Perhatikan reaksi di bawah ini.
H2PO4- + H2O → HPO42- + H3O+
Berdasarkan reaksi tersebut, pernyataan yang benar mengenai reaksi asam basa berdasarkan teori Bronsted-Lowry adalah ….
A. H2O menerima ion hidrogen dari H2PO4- dan bersifat asam
B. H3O+ memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat asam
C. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat asam
D. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat basa
E. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada HPO42- dan bersifat asam
Jawaban: C
3. Minyak bumi terdiri atas ribuan senyawa hidrokarbon yang sebagian besar bersifat nonpolar dan memiliki titik didih yang berbeda-beda. Proses distilasi fraksional digunakan untuk memisahkan hidrokarbon berdasarkan titik didihnya.
Perbedaan titik didih ini tidak hanya ditentukan oleh massa molekul, tetapi juga bentuk molekul, karena bentuk molekul memengaruhi gaya Van der Waals antar molekul.
Berdasarkan informasi tersebut, tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pernyataan mengenai titik didih dari isomer-isomer hidrokarbon berikut!
A. Titik didih n-butana lebih besar dari titik didih 2-metil-propana.
B. Titik didih 2,2-dimetil-propana lebih besar dari titik didih 2-metil- butana.
C. Titik didih n-heksana lebih besar dari titik didih 3-metil-pentana.
Jawaban: A. Tepat, B. Tidak tepat, C. Tepat
4. Produksi H2SO4 dilakukan melalui proses kontak yang berlangsung melalui reaksi kesetimbangan berikut.
2SO2 (g) + O2(g) ⇋ 2SO3 (g) ∆H = –197 kJmol-1
Untuk meningkatkan produksi H2SO4 dapat dilakukan dengan memanfaatkan reaksi kesetimbangan yang terjadi.
Pernyataan mana saja yang menunjukkan upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan SO3 sebanyak-banyaknya? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Memperbesar volume wadah
B. Menambah O2 ke dalam campuran reaksi
C. Menurunkan tekanan gas
D. Menurunkan suhu reaksi
E. Mengeluarkan SO3 dari wadah
Jawaban: B, D, E
5. Seorang murid melakukan percobaan reaksi antara 24 gram logam magnesium (Mg, Ar = 24 g/mol) dengan larutan asam klorida (HCl) 3 M sebanyak 1 Liter, pada kondisi STP (Standard Temperature and Pressure). Reaksi yang terjadi sebagai berikut:
Mg(s) + 2HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g)
Berdasarkan reaksi tersebut, pilihlah pernyataan yang benar berkaitan dengan zat reaktan dan produk! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Mol Mg yang bereaksi adalah 1 mol
B. Volume H₂ yang dihasilkan adalah 22,4 L.
C. HCl adalah reagen pembatas.
D. HCl yang bereaksi adalah 3 mol
E. MgCl2 yang dihasilkan adalah 2 mol
Jawaban: A dan B
6. Asam cuka (CH3COOH) yang juga dikenal sebagai asam asetat atau asam etanoat adalah senyawa kimia asam organik yang memberikan rasa asam dan aroma khas pada makanan. Selain itu, asam asetat digunakan dalam produksi bahan kimia, seperti anhidrida asetat, aspirin, dan ester.
Asam cuka dihasilkan dari fermentasi etanol oleh bakteri asam asetat. Seorang murid melarutkan 0,6 gram asam asetat dalam air sampai volume 1 liter (Ar C = 12; H = 1; O = 16; Ka = 1 10-6).
Berdasarkan data dan informasi dalam soal, tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan berikut terkait pelarutan asam asetat dalam air!
A. Nilai pH larutan asam cuka tersebut adalah 4.
B. Konsentrasi ion H+ dalam larutan adalah 110-6M.
C. Asam asetat terionisasi dalam air sebanyak 1%.
Jawaban: A. Benar, B. Salah, C. Benar
7. Larutan penyangga adalah larutan yang dapat mempertahankan pH dengan penambahan sedikit asam atau basa. Dalam kehidupan sehari-hari, larutan penyangga berguna untuk menjaga pH darah, menjaga pH cairan intra sel, menjaga pH makanan olahan dalam kaleng, dan menjaga pH obat-obatan. Sebanyak 100 mL CH3COOH 0,1 M ditambahkan 100 mL NaOH 0,05 M. Nilai tetapan ionisasi asam asetat adalah 110-5.
Berdasarkan data dan informasi tersebut, manakah di antara pernyataan berikut yang benar terkait dengan reaksi asam basa? Jawaban benar lebih dari satu.
A. Nilai pH larutan penyangga tersebut adalah 5.
B. Asam asetat yang bereaksi adalah 10 mmol.
C. Natrium hidroksida yang bereaksi adalah 5 mmol.
D. Asam asetat dan natrium hidroksida habis bereaksi.
E. Garam CH3COONa yang terbentuk adalah 5 mmol
Jawaban: A, C, dan E
8. Pak Ardi adalah seorang teknisi proses yang bekerja di sebuah industri kimia yang memproduksi gas fluorokarbon, bahan baku penting untuk industri pendingin dan semikonduktor. Salah satu tahap yang dia awasi adalah dekomposisi karbonil fluorida (COF₂) dalam reaktor tertutup.
Reaksi yang terjadi dalam salah satu reaktor adalah:
2COF2(g) ⇋ CO2(g) + CF4(g)
Dalam suatu pengujian, di dalam wadah 5 liter terdapat 1 mol COF2 yang terurai. Setelah beberapa waktu, reaksi mencapai kesetimbangan dengan nilai tetapan kesetimbangan (Kc) pada suhu tersebut adalah 4.
Banyaknya COF2 yang terdapat dalam wadah setelah reaksi mencapai kesetimbangan adalah….
A. 1/3 mol
B. 2/3 mol
C. 1/5 mol
D. 1/15 mol
E. 2/15 mol
Jawaban: C
9. Berikut adalah tiga senyawa yang mengandung unsur oksigen, yaitu Raksa(II) sulfat, Asam silikat, dan Kalium karbonat. Bilangan oksidasi unsur sulfur, silikon, dan karbon pada tiga senyawa tersebut berturut-turut adalah ....
A. +2; +3; +3
B. +2; +4; +4
C. +4; +4; +2
D. +6; +4; +4
E. +6; +4; +3
Jawaban: B
10. Larutan NaCl 0,4 M sebanyak 10 mL ditambahkan dalam 10 mL larutan Pb(NO3)2 0,1 M. Massa endapan PbCl2 yang terjadi adalah ....
(Ar Pb = 207, Cl =35; Ksp PB Cl2 = 2.10-5)
A. 0,207 gr
B. 0,277 gr
C. 0,280 gr
D. 0,400 gr
E. 0,700 gr
Jawaban: E
Baca Juga: Materi TKA Kimia SMA 2025 Beserta Contoh Soalnya
(NSF)
