Konten dari Pengguna

10 Contoh Teks Negosiasi Berbentuk Dialog untuk Berbagai Situasi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Negoisiasi dalam Dialog. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Negoisiasi dalam Dialog. Foto: Pexels.

Dalam kegiatan sehari-hari, manusia selaku makhluk sosial membutuhkan ruang untuk berinteraksi dengan orang-orang sekitar. Proses tawar-menawar atau negosiasi pun kerap dilakukan untuk mencapai suatu kesepakatan.

Menurut Fisher, Ury, dan Patton (1991) dalam buku Getting to Yes, negosiasi adalah proses komunikasi dua arah yang digunakan untuk mencapai kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan berbeda.

Negosiasi tidak selalu berkaitan dengan urusan bisnis atau kontrak kerja, tetapi juga biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari seperti di sekolah, rumah, pasar, hingga media sosial.

Meski sering dibutuhkan, masih banyak yang belum mengetahui tata cara negosiasi yang baik dan benar. Untuk itu, Anda bisa menyimak ragam contoh teks negosiasi dalam artikel berikut ini!

Pengertian Teks Negosiasi

Ilustrasi pria bekerja. Foto: Shutterstock

Sebelum membahas contohnya, sebaiknya pahami terlebih dahulu pengertian teks negosiasi. Secara harfiah, teks ini didefinisikan sebagai teks yang bertujuan untuk memudahkan seseorang berinteraksi sosial, di mana mereka beradu pendapat untuk mencapai kesepakatan bersama.

Tujuan utama dari negosiasi adalah memperoleh hasil terbaik tanpa merugikan atau menguntungkan salah satu pihak saja. Sehingga, hasilnya menjadi adil dan menguntunkan kedua belah pihak.

Jenis-jenis Teks Negosiasi

Ada tiga jenis teks negosiasi yang diklasifikasikan berdasarkan bentuk penyajian, tujuan, dan cara penyelesaiannya. Berikut ragamnya yang bisa Anda simak:

1. Berdasarkan Bentuk Penyajian

  • Negosiasi Lisan (tuturan langsung): Berbentuk dialog atau percakapan, seperti negosiasi jual beli di pasar atau percakapan sehari-hari.

  • Negosiasi Tertulis (tuturan tak langsung): Berbentuk surat-menyurat, seperti surat penawaran, surat permintaan barang, atau surat Kerjasama.

  • Negosiasi Campuran: Berbentuk narasi dan dialog, contohnya terdapat dalam cerita pendek (cerpen).

2. Berdasarkan Kepentingan/Tujuan

  • Negosiasi Formal: Dilakukan dalam konteks resmi, seperti negosiasi bisnis, penawaran kerjasama, atau negosiasi dalam forum resmi.

  • Negosiasi Informal: Dilakukan dalam konteks santai dan akrab, seperti negosiasi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Negosiasi Kolaborasi (win-win solution): Kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan.

  • Negosiasi Dominasi (win-lose solution): Satu pihak mendapatkan keuntungan lebih besar dari pihak lain.

  • Negosiasi Akomodasi (lose-win): Pihak yang satu mengalah untuk pihak lain, biasanya untuk menjaga hubungan baik.

3. Berdasarkan Cara Penyelesaian

  • Negosiasi Pemecahan Konflik: Bertujuan untuk menyelesaikan masalah atau konflik yang ada dan mencapai kesepakatan.

  • Negosiasi Kerjasama: Bertujuan untuk mencapai kesepakatan kerjasama yang saling menguntungkan.

  • Negosiasi Jual Beli: Bertujuan untuk mencapai kesepakatan harga dan kesepakatan lainnya dalam transaksi jual beli.

Contoh Teks Negosiasi Berbentuk Dialog

Ilustrasi Contoh Teks Negosiasi Berbentuk Dialog. Foto: Pexels.

Berikut contoh teks negosiasi berbentuk dialog yang bisa dipraktikkan di berbagai situasi, mulai dari di sekolah, pasar, rumah, bisnis, hingga dunia kerja.

1. Teks Negosiasi di Kantin Sekolah

Rina: “Bu, boleh nggak saya beli dua roti tapi harganya disesuaikan, soalnya uang saya cuma lima ribu.”

Ibu Kantin: “Dua roti harganya enam ribu, nak.”

Rina: “Kalau satu roti tiga ribu, bisa nggak dua roti jadi lima ribu, Bu?”

Ibu Kantin: “Waduh, itu harga pasnya, tapi ya sudah, karena kamu langganan, ibu kasih dua roti lima ribu.”

Rina: “Makasih banyak, Bu!”

2. Teks Negosiasi Pembelian Buku Bekas

Aldi: “Mas, buku ini berapa?”

Penjual: “25 ribu, dik. Bukunya masih bagus.”

Aldi: “Kalau 20 ribu boleh ya mas? Soalnya saya bawa uang segitu.”

Penjual: “Wah, susah kalau 20 ribu. Gini aja, 22 ribu deh.”

Aldi: “Oke deh, saya ambil mas. Terima kasih!”

3. Narasi Negosiasi Pembagian Tugas Kelompok

Ilustrasi Contoh Negosiasi Berbentuk Dialog. Foto: Pexels.

Malam itu, Gilang dan Rani sedang berdiskusi lewat panggilan video mengenai tugas kelompok yang harus mereka kumpulkan dalam dua hari. Topik yang harus mereka bahas cukup menantang, dan pembagian tugas menjadi kunci agar semuanya berjalan lancar.

Gilang membuka pembicaraan, “Aku kebagian bikin power point, ya?”

Namun Rani langsung menyahut, “Gilang, kamu bantu tulis laporan aja. Aku yang bikin slide.”

Gilang terdiam sebentar, lalu menjawab, “Tapi aku lebih jago di desain, Ran. Aku bisa bikin presentasi yang menarik biar nilainya bagus.”

Rani terdiam sejenak dan berpikir. “Hmm, iya juga ya. Gimana kalau aku aja yang nulis laporannya, kamu yang bikin presentasi? Sesuai kemampuan kita masing-masing.”

Gilang tersenyum lega. “Oke, sesuai keahlian. Sip!”

Akhirnya mereka sepakat dengan pembagian tugas yang adil dan efisien. Lewat komunikasi terbuka dan saling percaya, kerja kelompok mereka pun berjalan dengan lancar, dan hasilnya mendapat pujian dari guru di hari presentasi.

4. Teks Negosiasi Sewa Lapangan Futsal

Doni: “Mas, kami mau sewa lapangan dua jam. Bisa nggak kalau dikasih diskon?”

Pengelola: “Biasanya 100 ribu per jam. Kalau dua jam, 200 ribu.”

Doni: “Kalau 180 ribu untuk dua jam gimana, Mas?”

Pengelola: “Wah, tipis banget marginnya. Gini, saya kasih 190 ribu ya?”

Doni: “Deal!”

5. Teks Negosiasi di Pasar Tradisional

Ibu: “Tomatnya berapa sekilo, Bu?”

Pedagang: “12 ribu.”

Ibu: “Kalau saya ambil dua kilo, bisa 20 ribu?”

Pedagang: “Waduh, itu jauh, Bu. Saya kasih 22 ribu saja.”

Ibu: “Ya sudah, ambil 22 ribu, tapi tambahin satu buah tomat ya.”

Pedagang: “Siap, Bu!”

6. Teks Negosiasi Beli Barang Online

Pembeli: “Kak, kalau beli dua item bisa dapat diskon nggak?”

Penjual: “Boleh Kak, saya kasih potongan 10 ribu ya.”

Pembeli: “Kalau saya ambil tiga, bisa diskon 20 ribu?”

Penjual: “Bisa Kak, nanti saya hitungin ya.”

Pembeli: “Makasih, Kak. Saya checkout sekarang.”

7. Teks Negosiasi Pemilihan Ketua OSIS

Budi: “Saya rasa kamu cocok jadi ketua OSIS.”

Siska: “Saya kurang yakin, Bud. Gimana kalau kamu aja?”

Budi: “Saya lebih cocok di bidang acara. Kamu punya kemampuan memimpin.”

Siska: “Kalau kamu jadi wakil, aku mau.”

Budi: “Oke, kita tim!”

Siska: “Deal!”

8. Narasi Negosiasi Liburan Keluarga ke Pantai

Liburan sekolah akhirnya tiba, dan suasana rumah terasa lebih santai dari biasanya. Suatu sore, saat keluarga sedang berkumpul di ruang tengah, Ayah menyampaikan rencana sederhana untuk mengisi liburan.

“Ayah rasa kita cukup ke kampung saja, ya, liburan kali ini. Biar hemat dan bisa sekalian silaturahmi,” ujar Ayah sambil membaca koran.

Namun, Rani, anak sulung Ayah, tampak sedikit kecewa. Ia lalu menghampiri Ayah dan berkata, “Yah, gimana kalau liburannya ke pantai aja? Tapi yang dekat dan nggak terlalu mahal.”

Ayah menurunkan korannya dan menatap Rani. “Pantai? Yang mana maksudmu?”

“Pantai Carita, Yah. Nggak jauh dari sini. Kita bisa pulang-pergi dalam satu hari, dan nggak perlu nginap. Aku juga bisa bantu cari tiket masuk yang murah,” jelas Rani penuh semangat.

Ayah mengangguk pelan, masih tampak mempertimbangkan. “Hmm, oke juga sih. Tapi biar hemat, kita bawa bekal dari rumah ya. Jangan jajan banyak-banyak di sana.”

Rani langsung mengangguk cepat. “Siap, Ayah! Aku bantu Mama masak nanti!”

Akhirnya, Ayah menyetujui usulan Rani. Liburan keluarga yang awalnya akan dihabiskan di kampung, beralih ke pantai dengan kesepakatan hemat dan membawa bekal dari rumah. Keluarga pun bersiap menikmati hari libur mereka dengan semangat baru

9. Teks Negosiasi dengan Orang Tua

Anak: “Ma, boleh nggak aku tidur di rumah Lani malam ini?”

Ibu: “Untuk apa tidur di sana?”

Anak: “Kita mau kerja kelompok dan tugasnya dikumpul besok pagi.”

Ibu: “Tugasnya bisa kamu kerjakan di rumah.”

Anak: “Tapi file-nya ada di laptop Lani. Aku janji nggak main-main.”

Ibu: “Baik, tapi kamu harus pulang besok pagi jam 7.30.”

Anak: “Siap, Ma. Makasih!”

10. Teks Negosiasi Peminjaman Barang

Nina: “Rara, aku boleh pinjam charger laptop kamu?”

Rara: “Boleh sih, tapi jangan sampai lupa dikembalikan kayak kemarin ya.”

Nina: “Iya, aku janji balikin hari ini juga pas pulang sekolah.”

Rara: “Oke, aku percaya. Nih, bawa ya.”

Baca Juga: 2 Contoh Teks Negosiasi 6 Orang tentang Kerja Kelompok