Konten dari Pengguna

10 Hadits tentang Taqwa untuk Dijadikan Pedoman Hidup Umat Muslim

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi taqwa. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi taqwa. Foto: Pixabay

Secara etimologi, taqwa artinya menjaga. Sedangkan secara istilah, taqwa adalah bentuk penjagaan diri seorang hamba dari kemurkaan Allah SWT dengan cara menjalankan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Menurut Al-Hafizh Ibnu Rajab dalam buku Quantum Takwa, sejatinya taqwa adalah penjagaan diri seseorang terhadap sesuatu yang sifatnya mengkhawatirkan. Taqwa bisa jadi landasan utama bagi seorang Muslim untuk meraih ridha dan ampunan Allah SWT.

Melalui surat Al-Maidah ayat 96, Allah memerintahkan umat Muslim untuk bertaqwa kepada-Nya. “Bertaqwalah kepada Allah yang kepada-Nya kalian dikumpulkan!

Perintah untuk bertaqwa kepada Allah SWT tidak hanya dijelaskan dalam ayat Alquran, tapi juga hadits Nabi Muhammad SAW. Agar lebih memahaminya, berikut kumpulan hadits tentang taqwa yang bisa Anda simak.

Kumpulan Hadits tentang Takwa

Ilustrasi taqwa. Foto: Unsplash

Dituliskan dalam buku Metafora Hikmah: Perumpamaan dalam Alquran karya Abi Abdullah At-Tirmidzi dan beberapa sumber lain, inilah kumpulan hadits tentang taqwa yang bisa umat Muslim jadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

  1. Dari Annas dari Nabi Muhammad SAW bahwa Allah SWT berfirman: “Akulah yang berhak atas takwa (sekalian hamba). Maka barang siapa bertakwa kepada-Ku dan tidak menjadikan sesembahan lain bersama-Ku, aku berhak untuk memberikan ampunan kepadanya.” (HR. Ahmad)

  2. Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu hanya disebut sebagai orang-orang yang bertakwa lantaran mereka meninggalkan perkara yang tidak ada dosa padanya dalam rangka menjaga diri dari perkara yang ada dosa padanya.” (HR. At-Tirmidzi)

  3. Abu Dzar dan Mu'adz bin Jabal meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabd: “Bertakwalah kepada Allah bagaimana pun keadaanmu! Ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik yang akan menghapusnya! Bergaul lah dengan orang-orang dengan akhlak yang baik.” (HR. At-Tirmidzi)

  4. “Bertakwalah kalian kepada Allah Rabb kalian , kerjakanlah shalat lima waktu , berpuasalah di bulan Ramadhan, bayarkanlah zakat harta kalian , dan taatilah pemegang urusan kalian , niscaya kalian masuk surga Rabb kalian!” (HR. At-Tirmidzi)

  5. “Dari Abi Najih Al-Irbadh bin Sariyah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW menasihati kami dengan sebuah pesan yang membuat hati takut dan air mata berlinang. Kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah SAW, wejanganmu ini seakan nasihat terakhir. Berilah kami nasihat.’ Rasulullah menjawab, ‘Aku berpesan kepadamu untuk bertakwa kepada Allah, patuh, dan taat sekali pun seorang budak Habsyi menjadi pemerintahmu.’” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

  6. Sahabat Adi berkata, ia mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda, "Takutlah kepada api meski hanya dengan (sedekah) sobekan kurma. Siapa saja yang tidak menemukan sobekan kurma, maka bisa dengan kalimat yang baik." (HR. Bukhari).

  7. “Rasulullah SAW berdiri di tengah hari Tasyriq. Ia menyeru, ‘Wahai manusia, Tuhanmu satu. Nenek moyangmu juga satu. Ketahuilah, tidak ada kelebihan bangsa Arab di atas bangsa ajam (bangsa non-Arab), tidak ada kelebihan bangsa ajam di atas bangsa Arab, tidak ada kelebihan bangsa kulit hitam di atas bangsa kulit merah, dan tidak ada kelebihan bangsa kulit merah di atas kulit hitam kecuali sebab ketakwaannya kepada Allah. Kamu semua dari Nabi Adam. Nabi Adam dari tanah.” (Musnad Abdullah Ibnul Mubarak).

  8. Rasulullah SAW pernah ditanya perihal ‘Siapakah yang dimaksud dengan keluarganya?’ ‘Siapa saja yang bertakwa,’ jawab Rasulullah SAW.” (HR. Baihaqi).

  9. Abu Dzar a menuturkan bahwa Rasulullah pernah berpesan kepadanya, "Aku wasiatkan kepadamu untuk bertakwa kepada Allah dalam urusanmu yang rahasia maupun yang terang terangan. Jika kamu berdoa, berdoalah dengan baik! Janganlah kamu meminta sesuatu apa pun kepada orang lain! Jangan kamu menyimpan amanat ; dan janganlah kamu memberi keputusan di antara dua orang!" (HR. Ahmad)

  10. Nabi SAW bersabda: “Aku wasiatkan kamu untuk bertakwa kepada Allah, karena sesungguhnya takwa adalah pokok semua urusan. Hendaklah kamu berjihad, karena sesungguhnya jihad itu adalah ruhbaniyah (bakti total kepada Allah) di dalam Islam. Hendaklah kamu berdzikir kepada Allah dan membaca Alquran, karena sesungguhnya (jika kamu seperti itu) ruhmu di langit sementara dzikirmu di bumi.” (HR. Bukhari)

Frequently Asked Question Section

Apa itu taqwa?

chevron-down

Taqwa adalah penjagaan diri seorang hamba terhadap kemurkaan Allah SWT dengan cara menjalankan semua perintah-Nya dan semua larangan-Nya.

Apa fungsi taqwa bagi umat Muslim?

chevron-down

Agar bisa mendapat ridha Allah SWT beserta ampunan-Nya.

(NDA)