10 Istilah dalam Kehamilan yang Perlu Diketahui Calon Ibu

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masa kehamilan merupakan momen istimewa yang didambakan oleh pasangan suami-istri. Di momen ini, calon ibu akan mengandung selama 9 bulan untuk melahirkan buah hati tercintanya.
Berbagai persiapan perlu dilakukan selama masa kehamilan. Ibu hamil dan calon ayah perlu mengantongi ilmu pengetahuan yang cukup seputar kandungan agar tidak salah dalam melangkah.
Hal ini mencakup istilah dalam kehamilan beserta penjelasannya menurut ilmu medis. Di zaman modern ini, informasi tersebut bisa didapatkan dari mana saja, baik itu buku maupun sumber internet.
Akan lebih baik jika informasi yang didapat bisa dikonfirmasi langsung dengan dokter kandungan Anda. Sebagai persiapan, berikut istilah dalam kehamilan selengkapnya yang menarik untuk disimak.
Istilah Kehamilan dalam Ilmu Medis
Dirangkum dari buku Kamus Obstetri dan Ginekologi karya Abdul Bari Saifuddin, dkk., berikut istilah dalam kehamilan menurut ilmu medis yang perlu diketahui:
1. HCG
HCG (Human Chrorionic Gonadotropin) adalah hormon kehamilan yang terdapat dalam darah dan urin ibu hamil. Hormon ini biasa dimanfaatkan dalam tes kehamilan menggunakan tespek. Hasilnya akan diketahui dalam 2-5 menit dengan akurasi mencapai 96%.
2. Tali pusat atau tali pusar
Tali pusat (funis) berisi pembuluh darah umbilikalis yang memanjang dari janin sampai plasenta. Pembuluh darah ini diselubungi dan dilindungi oleh zat gelatin yang terbentuk dari mesoderm.
Dijelaskan dalam buku Bugar dengan Senam Hamil karya Widya Kusumawati, dkk., seluruh tali pusat diselubungi oleh lapisan amnion, sama seperti lapisan yang menyelubungi plasenta.
3. Episiotomi bilateral
Episiotomi bilateral dilakukan dengan membuat torehan-torehan ke dalam dan samping perineum. Prosesnya dilakukan dengan tegak lurus pada garis tengah. Namun, operasi ini jarang dilakukan karena berisiko mengakibatkan kerusakan jaringan, perdarahan yang berlebihan, dan penambahan ruangan kecil.
4. Oligohidramnion
Dijelaskan dalam buku Obstetri William: Panduan Ringkas karya Kenneth J. Leveno, dkk., oligohidramnion adalah keadaan di mana volume cairan amnion berkurang yang secara sonografis didefinisikan sebagai Indeks Cairan Amnion (AFI).
Penyebab keadaan ini belum diketahui secara pasti. Namun umumnya, oligohidramnion terjadi karena ibu hamil memiliki prognosis buruk di awal masa kehamilan.
5. Gerakan aktif janin
Keadaan ini menggambarkan pergerakan janin yang dirasakan oleh calon ibu dan teraba oleh dokter melalui perabaan (palpasi) dinding perut. Ibu hamil dapat merasakannya paling awal di usia kehamilan 12 minggu dan menjadi tanda (indikasi) bahwa janin hidup (active fetal movements)
6. Eklampsia
Eklampsia merupakan peristiwa kejang satu kali atau lebih yang bukan berasal dan kondisi otak seperti epilepsi atau perdarahan otak. Kelainan ini biasa terjadi pada ibu hamil yang juga menderita preeklampsia.
7. Air ketuban
Air ketuban adalah cairan yang menyelimuti janin dalam kandungan. Asal cairan ini masih diperdebatkan, namun para ahli medis memperkirakan kedatangannya berasal dari air kemih janin (amniotic fluid) yang muncul di akhir masa kehamilan.
8. Bilirubin
Bilirubin merupakan pigmen kuning yang disalurkan ke dalam darah dan diekskresikan dengan konsentrasi tinggi ke dalam empedu. Umumnya, bilirubin dapat dijumpai dalam air kemih, darah, dan jaringan pada penyakit kuning. Pigmen ini dibentuk dari heme yang berasal dari hemoglobin di dalam sel retikuloendotelial.
9. Baki prematur
Baki prematur adalah kondisi berhentinya fungsi ovarium sebelum usia 40 tahun. Hal ini bisa disebabkan oleh penuaan prematur dari ovarium, proses debilitasi, dan proses infeksi (premature menopause).
10. Amnionitis
Amnionitis disebut juga radang selaput ketuban. Kondisi ini merupakan manifestasi intrauterus yang sering berkaitan dengan ketuban pecah lama atau persalinan lama (amnionitis).
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu HCG?

Apa itu HCG?
HCG (Human Chrorionic Gonadotropin) adalah hormon kehamilan yang terdapat di dalam darah dan urin.
Bagaimana cara kerja tespek?

Bagaimana cara kerja tespek?
Tespek mengukur kadar hormon HCG dalam urin ibu hamil. Prosesnya berlangsung selama 2-5 menit dengan akurasi mencapai 96%.
Apa penyebab baki prematur pada ibu hamil?

Apa penyebab baki prematur pada ibu hamil?
Hal ini dapat disebabkan oleh penuaan prematur dari ovarium, proses debilitasi, atau proses infeksi (premature menopause).
