10 Kumpulan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMA dan Kunci Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SMA/SMK/Sederajat mengujikan tiga mata pelajaran wajib, salah satunya Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, banyak siswa mencari kumpulan contoh soal TKA Bahasa Indonesia untuk mempelajari format ujian yang akan dihadapi.
Menurut laman Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), TKA Bahasa Indonesia difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi tunggal maupun jamak, serta teks fiksi.
Kumpulan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMA
Dikutip dari laman Pusmendik dan buku SIJAGO TUNTAS (Siasat Jitu Agar Gampang Lolos) Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/MA IPA (2025) oleh Tim Smart Global Nusantara, berikut kumpulan contoh soal TKA Bahasa Indonesia yang bisa dijadikan bahan latihan.
Perhatikan teks berikut untuk soal nomor 1 - 4.
Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik. Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat. Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.
Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini. Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.
Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru. Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat. Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.
Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos. Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.
1. Makna istilah mobilisasi pada paragraf kedua teks tersebut adalah ....
A. Bergerak bersama
B. Melangkah cepat
C. Beradu cepat
D. Mengatur bersama
E. Berpikir bersama
Jawaban: A
2. Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf pertama teks tersebut?
A. Ancaman plastik terhadap lautan.
B. Efek dari pemanasan laut.
C. Kadar tingkat keasaman laut.
D. Pemompaan CO2 ke atmosfer.
E. Ancaman bagi negara berkembang.
Jawaban: A
3. Mengapa lautan menghadapi ancaman pada 2050?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan.
B. Lautan akan terus mengalami pemanasan dan semakin asam.
C. Manusia terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer.
D. Jumlah ikan yang terancam punah semakin banyak.
E. Penggunaan plastik terus meningkat dan tidak dikelola dengan baik
Jawaban: A dan E
4. “Solusi tersebut tidak mudah.”
Mengapa penulis menggunakan kalimat tersebut pada teks?
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
A. Menginformasikan kepada pembaca bahwa pemecahan masalah sampah merupakan tanggung jawab utama kita sebagai masyarakat sipil sehingga sulit untuk diselesaikan.
B. Menunjukkan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah plastik sangat rumit dan tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu singkat.
C. Membuktikan kepada pembaca bahwa permasalahan sampah yang rumit disebabkan pemecahan masalah yang bergantung pada perekonomian negara berkembang.
Jawaban:
A. Salah
B. Benar
C. Salah
Perhatikan teks berikut untuk soal nomor 5 - 7.
“E...gurumu itu orang desa ini juga. Pasti tahu bahwa saat ini musim maddongi (mengusir burung saat buah padi mulai menguning). Besok kau menghadap, sampaikan bahwa kau membantu Ayah di sawah. Nah, pasti gurumu mengerti mengapa kamu tidak ke sekolah.”
Aku terpana. Jawaban Ayah benar-benar membuatku hampir menangis histeris. Bagaimana tidak. Lomba semakin dekat, sementara masih banyak materi yang belum aku paham. Terbayang aku akan hancur dan tidak bisa bersaing dengan siswa sekolah lain. Ingin rasanya aku berteriak agar Ayahku tahu bagaimana kacaunya pikiranku. Namun, aku sadar bahwa ini adalah perbuatan yang tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan semakin membuat Ayahku geram. Otakku terus berpikir untuk mencari solusi terbaik. Sambil berjalan mengikuti Ayah dari belakang, aku mulai menyusun strategi. “Bagaimana kalau aku ke rumah iyye-ku (nenek), menyampaikan masalahku ini. Ya, hanya dia yang mampu menundukkan Ayah.”
Esok harinya, sepulang sekolah, kuayunkan sepedaku menuju rumah iyye-ku.
“Kenapa kamu lesu?” Iyye menanyakan keadaanku. Aku pun menceritakan semuanya kepada iyye.
“Ya sudah, tidak usah sedih. Nanti kusampaikan pada ayahmu. Kau ke dalam, makan dulu, baru pulang,” ujar iyye-ku.
5. Apa permasalahan yang dihadapi tokoh aku dalam kutipan tersebut?
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
A. Kekecewaan dan kesedihan tokoh aku terhadap sikap Ayahnya yang tidak mengizinkannya masuk sekolah di musim maddongi, padahal dia harus mempersiapkan diri untuk bersaing dalam lomba dengan siswa sekolah lain.
B. Kemarahan hati tokoh aku terhadap Ayahnya yang melarang dia pergi sekolah karena sedang musim maddongi di sawah dan dia diberi tugas menghalau burung yang hinggap pada padi di sawah mereka.
C. Perasaan tertekan tokoh aku terhadap peraturan keluarganya yang mengharuskan dia tidak masuk sekolah setiap musim maddongi, padahal dia ingin sekali belajar dan tidak mau ketinggalan pelajaran.
Jawaban:
A. Benar
B. Salah
C. Salah
6. Apa yang akan terjadi jika tokoh aku tidak datang ke rumah iyye?
Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Iyye akan datang menasehati Ayah karena melarang tokoh aku untuk belajar.
B. Tokoh aku akan kehilangan kesempatan belajar untuk mengikuti
C. Ayah akan tetap melarang tokoh aku untuk belajar dan mengikuti lomba.
D. Permasalahan tokoh aku dan ayah akan berlarut karena tidak terselesaikan.
E. Tokoh aku tidak akan bisa fokus untuk belajar dan mengikuti lomba yang diadakan sekolah.
Jawaban: B dan D
7. Keterkaitan nilai sosial dalam kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehari-hari adalah …
A. Masih ditemukan orang tua yang tidak memedulikan pendidikan anaknya demi membantu pekerjaan mereka.
B. Terbenturnya cita-cita anak karena tradisi sebuah keluarga yang mengutamakan anak mampu bekerja mandiri.
C. Asumsi bahwa bekerja lebih bermanfaat daripada sekolah yang dianggap tidak menghasilkan apa-apa untuk keluarga.
D. Kebiasaan anak-anak tidak sekolah di musim maddongi demi menjalankan tradisi di lingkungan keluarga mereka.
E. Orang tua mengarahkan anak-anak untuk rajin bekerja membantu mereka di sawah agar bisa melanjutkan kehidupannya kelak.
Jawaban: A
8. Perhatikan gurindam berikut!
Siapa mengenal Tuhan yang Esa,
Segala perintah pasti dipatuhi jua.
Maksud dari gurindam tersebut adalah ....
A. Orang yang tidak memiliki keyakinan terhadap Tuhan akan selalu merasa ragu dan kebingungan dalam hidupnya
B. Seseorang yang mengenal Tuhan dengan baik akan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya
C. Jika seseorang menjauhi keburukan dan dosa, maka ia akan mendapatkan ketenangan dalam hidupnya
D. Mereka yang diberi petunjuk oleh Tuhan akan selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya
E. Tuhan tidak menyukai orang yang melakukan keburukan atau mengabaikan perintah-Nya
Jawaban: B
9. Bacalah penggalan puisi berikut!
Ucapannmu seperti belati menusuk hati,
Matamu tajam tanpa belas kasih,
Tanganmu terangkat tanpa ragu,
Tak peduli, air matanya jatuh berderai,
Namun engkau hanya tersenyum sinis,
Semua terjadi hanya karena satu hal,
Keinginanmu tak kunjung dikabulkan!
Makna puisi tersebut adalah ....
A. Seorang anak yang lupa akan budi baik orang tuanya.
B. Kemarahan orang tua terhadap anak yang selalu menuntut lebih.
C. Seorang anak yang durhaka dan tidak memiliki rasa iba terhadap orang tuanya.
D. Sikap seorang anak yang sinis terhadap orang tua karena permintaannya tidak dituruti.
E. Pertengkaran yang terus terjadi antara anak dan orang tua.
Jawaban: C
10. Bacalah penggalan puisi berikut!
Indonesia di Masa Lalu dan Kini
Dulu kami berdiri tegak,
Tak gentar menghadapi ancaman,
Menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat,
Merinding bulu tengkuk mendengar irama suci,
Semangat kami seluas lautan,
Pengorbanan kami setinggi langit,
Air mata haru mengalir di pipi,
Menjadi butiran berlian di tanah pertiwi.
Makna kata langit dalam puisi tersebut adalah ....
A. Sesuatu yang tidak terjangkau.
B. Ruang luas tak terbatas.
C. Keagungan yang luar biasa.
D. Ketinggian cita-cita yang luar biasa.
E. Keteguhan hati dalam memperjuangkan sesuatu.
Jawaban: C
(FHK)
Baca juga: 20 Contoh Soal TKA Bahasa Inggris SMA 2025 dan Kunci Jawabannya
