10 Lagu Minang Terbaik dan Terpopuler yang Wajib Didengar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lagu Minang kini mulai dilirik oleh banyak kalangan berkat alunan musik dan liriknya yang memikat. Lagu ini kerap dijadikan backsound video TikTok, Instagram, dan platform lainnya.
Musik tradisional Minangkabau ini memang memiliki ciri khas tersendiri, khususnya di bagian lirik yang mengandung makna mendalam serta mampu merepresentasikan identitas budaya masyarakat Sumatera Barat.
Menurut Ensiklopedi Musik Tradisional Indonesia terbitan Kemendikbud (2014), lagu daerah seperti lagu Minang memainkan peran penting dalam pelestarian bahasa, nilai-nilai adat, serta ekspresi emosi kolektif masyarakatnya.
Penasaran apa saja lagu Minang yang populer dan banyak didengar? Yuk, simak rekomendasinya dalam artikel berikut ini.
10 Lagu Minang Terbaik dan Terpopuler yang Sering Didengar
Berikut adalah 10 lagu Minang terbaik dan terpopuler yang sering disetel di berbagai platform musik digital seperti Spotify dan Youtube Music.
1. Ayam Den Lapeh
Lagu 'Ayam Den Lapeh' menceritakan tentang seseorang yang kehilangan seekor ayam jantan kesayangannya. Namun ternyata, makna lagu ini sangatlah dalam.
Secara metaforis, lagu ini sering dimaknai sebagai ungkapan kesedihan atas kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Nuskan Syarif selaku pencipta lagu sengaja memilih irama yang ceria, kontras dengan lirik yang bernuansa sendu. Inilah yang menjadikan lagu Ayam Den Lapeh disukai oleh banyak kalangan.
2. Kampuang Nan Jauh Di Mato
Lagu ini menyuarakan kerinduan seorang perantau kepada kampung halamannya. Irama yang mendayu-dayu seolah mewakili rasa haru dan rindu terhadap suasana desa, keluarga, dan tanah kelahiran.
Lagu ini banyak dinyanyikan oleh penyanyi Minang maupun nasional dan menjadi simbol kuat dari semangat merantau yang melekat dalam budaya Minangkabau. Lagu ini sempat populer di kalangan anak-anak 90-an ketika dibawakan oleh artis cilik Chikita Meidy.
3. Rantau Den Pajauah
Seperti banyak lagu Minang lainnya, “Rantau Den Pajauah” mengangkat tema perantauan. Lagu ini menyiratkan tentang perjuangan, kesedihan, dan semangat seseorang untuk bertahan di negeri orang.
Dengan nada yang sendu, lagu ini mengingatkan kita bahwa meski berada jauh dari kampung halaman, identitas budaya dan asal-usul tetap melekat dalam hati. Lagu yang juga dinyanyikan oleh Ipank dan Rayola ini berhasil menjadi lagu minang yang disukai banyak orang.
4. Taragak Pulang
Secara bahasa, “Taragak Pulang” artinya rindu untuk pulang. Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang merindukan rumah dan orang-orang tercinta setelah sekian lama merantau.
Lirik dan melodinya begitu menyentuh. Itu kenapa, lagu ini kerap diputar di momen-momen mengharukan seperti perpisahan atau saat Lebaran, waktu di mana para perantau pulang ke kampung halaman.
5. Mak Inang
“Mak Inang” merupakan lagu tradisional yang penuh nasihat dan petuah hidup. Lagu ini sering dibawakan dalam irama yang ringan dan bersemangat. Pesan moral yang terkandung dalam lagu ini yaitu mencerminkan nilai-nilai Minang seperti menghormati orang tua, menjaga adat, dan hidup bijak dalam pergaulan sosial.
6. Dindin Badindin
Lagu ini sangat populer dan sering digunakan dalam acara adat maupun festival budaya. Liriknya sederhana namun sarat akan makna.
Lagu ini biasanya dinyanyikan dengan iringan tari tradisional Minang seperti Tari Pasambahan atau Tari Piring. Iramanya yang dinamis dan enak didengar membuat lagu ini digemari oleh berbagai kalangan.
7. Bareh Solok
“Bareh Solok” atau “Beras Solok” merupakan lagu yang menggambarkan kualitas beras unggulan dari daerah Solok, Sumatera Barat. Selain mempromosikan daerah, lagu ini juga mencerminkan kebanggaan masyarakat Minang terhadap hasil buminya. Iringan musik yang cepat dan ringan menjadikan lagu ini mudah diingat dan sering dinyanyikan dalam acara budaya.
8. Tak Tong Tong
Lagu “Tak Tong Tong” menggambarkan keceriaan suasana pasar tradisional di Minangkabau. Lagu ini memiliki tempo cepat dan bersemangat, mencerminkan hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari masyarakat Minang. Tak heran jika lagu ini sering digunakan dalam pertunjukan seni maupun pembelajaran lagu daerah di sekolah.
9. Kambanglah Bungo
Lagu Kambanglah Bungo menggambarkan keindahan alam Minangkabau melalui metafora bunga yang sedang mekar. Lagu ini juga mengandung makna tentang masa muda, cinta, dan harapan.
Irama lagu yang lembut dan puitis menjadikannya enak untuk didengar. Itu kenapa, lagu menyentuh ini cocok untuk dinikmati dalam suasana tenang.
10. Anak Daro
“Anak Daro” atau “Gadis Minang” merupakan lagu yang menggambarkan kecantikan dan keanggunan perempuan Minang yang akan menikah. Lagu ini sering diputar dalam prosesi pernikahan adat. Liriknya memuji kelembutan dan budi pekerti perempuan Minang, serta menjadi simbol penting dalam budaya pernikahan di Sumatera Barat.
Baca Juga: Mitos Danau Singkarak, Cerita Rakyat Minangkabau yang Sarat Makna
