Konten dari Pengguna

10 Lagu tentang Ibu yang Cocok Dinyanyikan Saat Hari Ibu

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Hananeko_Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Hananeko_Studio/Shutterstock

Di perayaan Hari Ibu pada 22 Desember, sejumlah anak sibuk mempersiapkan segalanya untuk menjadikan momen ini semakin istimewa. Tidak hanya kado, ada juga kata-kata puitis dan lagu manis yang ditujukan untuk ibu tercinta.

Lagu tersebut biasanya berisikan pesan atau kata-kata manis yang mewakili perasaan seorang anak. Misalnya lagu Bunda milik Melly Goeslaw yang menceritakan tentang betapa berartinya kehadiran sosok ibu dalam hidup seorang anak.

Selain Bunda, ada juga lagu tentang ibu lainnya yang tak kalah populer. Apa sajakah itu? Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

Baca Juga: 10 Pantun tentang Hari Ibu yang Unik dan Menyentuh Hati

Lagu tentang Ibu yang Populer

Berikut ini kumpulan lagu tentang ibu yang populer dan cocok dinyanyikan saat perayaan Hari Ibu 22 Desember:

Ilustrasi Ibu Bekerja dengan Anak Perempuannya. Foto: Shutterstock

1. Ibu - Iwan Fals

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku, anakmu

Ibuku sayang, masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

Seperti udara

Kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas Ibu

Ibu

Ingin kudekap

Dan menangis di pangkuanmu

Sampai aku tertidur

Bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa

Baluri sekujur tubuhku

Dengan apa membalas Ibu?

Ibu

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh

Lewati rintang untuk aku, anakmu

Ibuku sayang, masih terus berjalan

Walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah

Seperti udara

Kasih yang engkau berikan

Tak mampu ku membalas Ibu

Ibu

2. Bertaut - Nadine Amizah

Bun, hidup berjalan seperti bajingan

Seperti landak yang tak punya teman

Ia menggonggong bak suara hujan

Dan kau pangeranku, mengambil peran

Bun, kalau saat hancur ku disayang

Apalagi saat ku jadi juara

Saat tak tahu arah kau di sana

Menjadi gagah saat ku tak bisa

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu

Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu

Caraku marah, caraku tersenyum

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini

Melihatmu kuat setengah mati

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Bun, aku masih tak mengerti banyak hal

Semuanya berenang di kepala

Dan kau dan semua yang kau tahu tentangnya

Menjadi jawab saat ku bertanya

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu

Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu

Caraku marah, caraku tersenyum

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini

Melihatmu kuat setengah mati

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

Semoga lama hidupmu di sini

Melihatku berjuang sampai akhir

Seperti detak jantung yang bertaut

Nyawaku nyala karena denganmu

3.Hanya Rindu - Andmesh Kamaleng

Saat ku sendiri kulihat photo dan video

Bersamamu yang tlah lama kusimpan

Hancur hati ini melihat semua gambar diri

Yang tak bisa ku ulang kembali

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu

Segala cara telah kucoba

Agar aku bisa tanpa dirimu oh

Namun semua berbeda

Sulitku menghapus kenangan bersamamu

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu oh

Hanya rindu

Kuingin saat ini engkau ada di disini

Tertawa bersamaku seperti dulu lagi

Walau hanya sebentar Tuhan tolong kabulkanlah

Bukannya diri ini tak terima kenyataan

Oh bukannya diri ini tak terima kenyataan

Hati Ini hanya rindu oh

Hati Ini hanya rindu hm

Kurindu senyummu Ibu

4. Lagu Untukmu - Raisa

Setiap 'ku mendengar kalimat

"Sayang, apa kabarmu?"

Sungguh remuk rasa hatiku

Membuatmu harus bertanya

Tak akan lama

Takkan kuingkari lagi

Ku segera berlari

Tak perlu menunggu

Ku 'kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

Sungguh sulit buatmu percaya

Tiada yang berubah

Bulan yang terus silih berganti

Belum juga kucium tanganmu

Tak akan lama

Tak akan kuingkari lagi

Ku segera berlari

Tak perlu menunggu

Ku 'kan datang hari ini

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

Hanya kau tempat

Di mana aku menjadi diriku sendiri

Pulang ke pelukanmu

Tenteramnya telinga yang mendengar

Tanpa menghakimi

Secangkir kopi hangat

Yang kita hirup berdua

Gurauan dalam petuahmu

Ibu, ibu, ibu, aku rindu

Ilustrasi ibu dan anak. Foto: Chaay_Tee/Shutterstock

5. Ibu - Haddad Alwi

Bersinar kau bagai cahaya

Yang selalu beriku penerangan

Selembut sutra kasihmu 'kan

S'lalu kurasa dalam suka dan duka

Kaulah ibuku, cinta kasihku

T'rima kasihku takkan pernah terhenti

Kau bagai matahari yang s'lalu bersinar

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Bagaikan embun kau sejukkan

Hati ini dengan kasih sayangmu

Betapa kau sangat berarti

Dan bagiku kau takkan pernah terganti

Kaulah ibuku, cinta kasihku

T'rima kasihku takkan pernah terhenti

Kau bagai matahari yang s'lalu bersinar

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Kaulah ibuku, cinta kasihku

Pengorbananmu sungguh sangat berarti

Kaulah ibuku, cinta kasihku

T'rima kasihku takkan pernah terhenti

Kau bagai matahari yang s'lalu bersinar

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Kaulah ibuku, cinta kasihku

T'rima kasihku takkan pernah terhenti

Kau bagai matahari yang s'lalu bersinar

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Sinari hidupku dengan kehangatanmu

6. Muara Kasih Bunda - Erie Suzan

Bunda.

Engkaulah muara kasih dan sayang

Apapun pasti kau lakukan

Demi anakmu yang tersayang

Bunda

Tak pernah kau berharap budi balasan

Atas apa yang kau lakukan

Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan

Peluk kasihmu dan sayang

Saat kujauh dari jangkauan

Doamu kau sertakan

Maafkan diriku bunda

Kadang tak sengaja kumembuat

Relung hatimu terluka

Kuingin kau tau bunda

Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya

Kumohon restu dalam langkahku

Bahagiaku seiring doamu

Bunda

Tak pernah kau berharap budi balasan

Atas apa yang kau lakukan

Untuk diriku yang kau sayang

Saat diriku dekat dalam sentuhan

Peluk kasihmu dan sayang

Saat ku jauh dari jangkauan

Doa mu kau sertakan

Maafkan diriku bunda

Kadang tak sengaja ku membuat

Relung hatimu terluka

Kuingin kau tau bunda

Betapa ku mencintaimu lebih dari segalanya

Kumohon restu dalam langkahku

Bahagiaku seiring doamu

Bunda

Engkaulah muara kasih dan sayang

Apapun pasti kau lakukan

Untuk diriku yang kau sayang

7. Ku Rindu Ibu - Rizky Febian

Sempat terfikirkan 'tuk mengakhiri perjalanan ini

Lelah yang membuat perasaan hilang seketika

S'lalu ku mencoba 'tuk melabuhi perasaan ini

Inginnya kujujur 'tuk ungkapkan rasa

Sulit 'tuk diriku menerima semua

Inginnya kujujur 'tuk ungkapkan rasa

Betapa belum siapnya ku tanpamu

Haruskah terdiam lama

Ketika kau tak ada

Hingga menjadi debu

Hilang tak berbekas

Tapi kehilanganmu ternyata ku memburu

Harus melepas namun ku tak ingin

Ketika terlepas hanya tersisa penyesalan ini

Penyesalan ini, huu...

Tepukan ringan di pundakku menjadi penyemangat

Usapan rambutmu adalah bukti kasih

Meski ku tak sempat membalas itu semua

Kuyakin kau s'lalu memahami itu

Ibu, ibu, ibu maafkanlah atas perbuatanku

Ibu kumemohon maafkan atas kelakuan diriku

Yang tak pernah berbakti kepadamu

Yang lalaikan semuanya atas semua yang t'lah engkau berikan

Ibu, ibu, semoga kau s'lalu tenang di sana

Ku s'lalu mendoakan di setiap sujudku

Agar kau tahu betapa ku menyayangi dirimu

Agar kau tahu betapa sayangnya diriku

Walau kita tak lagi sama

Hanya ingin kuungkapkan

Ku rindu ibu

8. Doa Ibu - Armada

Kau yang membuatku (ada di dunia)

Kau pun besarkanku (penuh bahagia)

Hingga 'ku dewasa

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu

Tak berniat untuk menyakiti hatimu

Oh, ibu

Cintamu tak mengenal waktu

Kasihmu menyadarkan aku

Tak ada yang lebih darimu

(Oh, ibu)

Apakah 'ku mampu membalas

Semua yang telah kau beri dengan ikhlas?

Nyawa pun rela 'kan kttlepas

(Oh, ibu)

(Oh, ibu)

Oh ... oh ... oh ...

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu

Tak berniat untuk menyakiti hatimu

Oh, ibu (ibu)

Cintamu tak mengenal waktu

Kasihmu menyadarkan aku

Tak ada yang lebih darimu

Oh, ibu

Apakah 'ku mampu membalas

Semua yang telah kau beri dengan ikhlas?

Nyawa pun rela 'kan kulepas

Oh, ibu

Doamu 'kan menuntun jalanku

Cahaya terang dalam gelap langkahku

Ke surga di kakimu

Oh, menuju surga di kakimu

(Oh, ibu)

(Oh, ibu)

9. Satu Rindu - Opick

Hujan teringatkan aku

Tentang satu rindu

Dimasa yang lalu

Saat mimpi masih indah bersamamu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu oh ibu

Alloh izinkanlah aku

Bahagiakan dia

Meski dia telah jauh

Biarkanlah aku

Berarti untuk dirinya

Oh ibu oh ibu kau ibu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu

Terbayang satu wajah

Penuh cinta penuh kasih

Terbayang satu wajah

Penuh dengan kehangatan

Kau ibu oh ibu kau ibu

Oh ibu oh ibu

Hujan teringatkan aku

Tentang satu rindu

Dimasa yang lalu

Saat mimpi masih indah bersamamu

Kau ibu kau ibu kau ibu

10. Masa Kecilku - Payung Teduh

Terkenang

Masa masa kecilku

Senangnya

Aku s'lalu dimanja

Apa yang kuminta

Selalu saja ada

Dari mama

Dari papa

Cium pipiku dulu

Saat ku tiba berulang tahun

Senangnya

Hadiahku boneka

Lucunya

Kusuka sampai kini kusuka

Kini aku

T'lah dewasa

Boneka kubawa s'lalu

Ingin ku kembali

Ke masa yang lalu

Bahagianya dulu

Waktu kecilku

Kudengar cerita

Mama papa bilang

Aku lincah, lucu

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Aku suka bernyanyi

Du-du du-du du du

Du-du du

Du-du du

Saat ku tiba berulang tahun

Tak lupa

Hadiahku sepeda

Kupakai

Setelah selesai kubelajar

Janji mama

Janji papa

Setelah ku naik kelas

Ingin ku kembali

Ke masa yang lalu

Bahagianya dulu

Waktu kecilku

Kudengar cerita

Mama papa bilang

Aku lincah, lucu

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Waktu kecilku

Aku suka bernyanyi

(MSD)