10 Puisi tentang Hari Pahlawan yang Menyentuh Hati

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang Hari Pahlawan berisi ungkapan kekaguman atas keberanian para pejuang. Karya sastra ini diciptakan untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah gugur demi bangsa.
Membaca puisi kepahlawanan dapat membangkitkan kembali semangat nasionalisme. Puisi-puisi tersebut mengingatkan akan pengorbanan besar untuk meraih kemerdekaan Indonesia.
Kumpulan Puisi tentang Hari Pahlawan
Dikutip dari buku Antologi Puisi Kemerdekaan (2021) oleh Alfin Nirhayatul Islamiyah, dkk dan buku Terima Kasih Pahlawan (2020) oleh Joy Rema, Moes Subulussalam, dkk., berikut kumpulan puisi tentang Hari Pahlawan yang menyentuh hati dan penuh makna.
1. Merah Darah Putih Tulang
Oleh: Fransiskus Dika Sidabutar
Merdeka telah diperjuangkan
Eulogi kami panjatkan bagi para pahlawan
Rela tinggalkan keluarga
Air mata dan darah pun diikhlaskan
Hanya untuk kemerdekaan
Perjuangan takkan ku henti
Untuk memperjuangkan tanah air
Tekad akan ku jahit
Intuisi akan terus berlari
Hanya tuk mengharumkan negeri
2. Kisah Pahlawan Bangsa
Oleh: Randi Handika Wijaya
Sedikit cerita tentang mereka
Orang-orang yang dijuluki pahlawan bangsa
Pejuang kemerdekaan Republik Indonesia
Teriakan merdeka mengiringi pertumpahan darah
Sumpah serapah terucap lantang di udara
Mereka ingin bebaskan bangsa ini dari pendosa yang tak tahu arah
Menjajah seluruh negeri dan menguasai ibu pertiwi, sehingga rakyat menderita
Berjuang sampai mati mereka melawan penjajah
Berpeluh darah dan penuh semangat membara demi satu kata merdeka
Semua itu menjadi kisah tak terlupa
Cerita mereka terukir indah dalam buku sejarah
Perjuangan mereka yang gigih tak kenal lelah dan pantang menyerah
Membumihanguskan penjajah membuat ibu pertiwi bangga
17 Agustus 1945, hari sejarah kemerdekaan Indonesia
Kita petik buah manis dari perjuangan yang penuh tangis
Sekarang kita hanya perlu meneruskan perjuangan mereka
Menjaga agar bangsa ini tidak jatuh ke tangan yang salah
3. Merdeka
Oleh: Raden Ali
Aku berterima kasih
Pada Tuhan dan juga para pahlawan
Yang telah memperjuangkan kemerdekaan
Hingga mereka rela menghilang dari kehidupan
Di Madura ada sakera juga para kiai
Yang selalu siap berperang demi merebut kembali NKRI
Selama 350 tahun mereka tak pernah tidur
Untuk memerangi para tentara sekutu
Terima kasih pahlawanku
Sampai sekarang jasamu kan kukenang selalu
Semoga NKRI tetap tegak berdiri
Hingga ribuan Agustus mendatang
4. Indonesia; Jasa Pahlawan Bangsa
Oleh: Joy Rema Kamaruddin
Hamparan tanah penuh tersimba darah
Lautan api tak terbendung dalam gencatan senjata
Tiap sudut ada rintihan kata merdeka
Menjadi doa yang dipanjatkan kepada Yang Maha Esa
Satu zaman yang penuh dengan amarah
Tiap sosok kehilangan sanak dan saudara
Tumpukan mayat menjadi pemandangan yang biasa
Menyimpul kisah tak ada yang abadi didunia
Butir peluru gencar dicipta
Menghabisi pemuda harapan anak bangsa
Tiap teriakan dan tiap tetes darah yang ada
Menjadi tanda bahwa Indonesia lahir dari asa
Tak pandang besi, bom bahkan lubang buaya
Tiap mereka siap mati katanya
Memar di dada membuat mereka bangga
Hanya untuk mengibarkan bendera sang pusaka
5. Pahlawan Hakiki
Oleh : Moes Subulussalam
Suara desingan peluru tidak menyurutkan langkahmu
Ada yang hendak engkau raih di sudut suasana itu
Kemuliaan yang telah dijanjikan Tuhan-Mu
Atau kematian terbaik yang siap menantimu
Penghargaan untuk apa yang telah engkau kerjakan
Terpatri hanya pada Sang Maha Pengharapan
Untuk apa tersekat dengan kejayaan
Dari makhluk yang sama-sama melakukan penghambaan
Perjuangan membebaskan tanah lahir
Membutuhkan pengorbanan yang tak berakhir
Nilai besar nanti yang akan bergulir
Hanya didapatkan ketika benar-benar terukir
Pahlawan jasamu akan terus terkenang
Oleh mereka yang berharap jadi pemenang
Derap jiwa dan darah yang pernah tergenang
Kejayaan dihasilkan dari berbagai pertarungan
6. Jiwa Pahlawan Bergema
Oleh: Moes Subulussalam
Pahlawan
Kata yang paling sering digemakan
Menembus ke seantero angkasa
Membangkitkan jiwa yang lara
Pahlawan
Namamu terdengar bersahutan
Menggerakkan manusia masa depan
Supaya tetap dalam siaran peradaban
Pahlawan
Berkat juangmu negeri ini berkembang
Bersatu dalam berbagai ruang
Merancang berbagai kehidupan yang mapan
Pahlawan
Jiwamu telah menyata dengan para fans
Dari lagu dan cerita yang berkembang
Digerakkan dari studio sang pahlawan
7. Pahlawan Di Hatiku
Oleh: Suhardi
Wahai pahlawan
Jasamu tak akan kulupakan
Sepanjang sejarah kehidupan
Seribu peluru tertancap didadamu
Demi mempertahankan negaramu
Wahai pahlawan
Kau merasa kesakitan demi perjuangan
Kau merasa kepanasan demi perjuangan
Kau merasa kedinginan demi perjuangan
Semua kau korbankan demi perjuangan
Wahai pahlawan
Andai aku hidup dimasamu
Tak akan sanggup diriku yang lemah ini
Aku hanya bisa menjadi bayanganmu
Walaupun aku tidak bersamamu dimasa lalu
Tapi hatiku selalu ada untukmu
8. Pejuang
Oleh: Venus
Namamu harum terkenang masa
Jiwa tertanam menjadi panutan bangsa
Berhati mulia bagai pelita
Di tengah malam gelap gulita
Kau ukir arti sebuah kesabaran
Membabat habis mereka yang tak berperikemanusiaan
Peluh darah tak menjadi penghalang
Meski hanya tinggal tulang belulang
Deru langkah bergesekan
Pada kawasan peperangan
Berjuang demi panji kemenangan
Pengharapan panjang penuh penderitaan
Di sini aku berdiri tegak berbaris
Menghadap sang saka legendaris
Tak rela jika hanya dianggap formalitas
Mengingat perjuangan pahlawan diberantas
9. Pahlawanku
Oleh: Galih Puspita A.
Untukmu para pahlawan Indonesia
Panas terik matahari kau hadapi
Tebarkan semangat hingga urat nadi
Tak peduli berbekal bambu runcing
Teriak kumandangkan syahadat
Maju tak gentar, demi ibu pertiwi
Semua untuk tanah air
Bangsa kita, bangsa Indonesia
Kini semua mata melihat
Tanah air Indonesiaku telah merdeka
Berjuang demi negara kita
Tak bisa kulupakan begitu saja
Sebagai anak bangsa
Ku kobarkan semangat generasi bangsa
Melawan dan terus maju
Perjuangan harga mati,
Demi memperjuangkan tanah airku.
10. Pahlawan Negeri
Oleh: Hudher
Wahai pahlawan negaraku
Sungguh berjasa dirimu
Engkau meninggalkan keluargamu
Untuk membela negaraku
Banyak orang yang melupakanmu
Namun perjuanganmu takkan terlupakan olehku
Kuingin mengambil semangatmu
Untuk perubahan di masa depanku
Wahai pahlawanku
Darahmu berceceran di tanah negerimu
Dan tanah ini menjadi saksi atas perjuanganmu
Kau berjuang hingga titik penghabisan darah terakhirmu
Bambu runcing sebagai senjatamu
Doa sebagai benteng pertahananmu
Allah tempat bergantungmu
Dan surgalah tempat yang pantas bagimu
(FHK)
Baca juga: 12 Rekomendasi Film untuk Hari Pahlawan 10 November
