Konten dari Pengguna

10 Puisi tentang Hari Pahlawan yang Menyentuh Hati

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi tentang Hari Pahlawan. Sumber: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi tentang Hari Pahlawan. Sumber: Unsplash.

Puisi tentang Hari Pahlawan berisi ungkapan kekaguman atas keberanian para pejuang. Karya sastra ini diciptakan untuk mengenang jasa-jasa mereka yang telah gugur demi bangsa.

Membaca puisi kepahlawanan dapat membangkitkan kembali semangat nasionalisme. Puisi-puisi tersebut mengingatkan akan pengorbanan besar untuk meraih kemerdekaan Indonesia.

Kumpulan Puisi tentang Hari Pahlawan

Ilustrasi puisi tentang Hari Pahlawan. Sumber: Unsplash.

Dikutip dari buku Antologi Puisi Kemerdekaan (2021) oleh Alfin Nirhayatul Islamiyah, dkk dan buku Terima Kasih Pahlawan (2020) oleh Joy Rema, Moes Subulussalam, dkk., berikut kumpulan puisi tentang Hari Pahlawan yang menyentuh hati dan penuh makna.

1. Merah Darah Putih Tulang

Oleh: Fransiskus Dika Sidabutar

Merdeka telah diperjuangkan

Eulogi kami panjatkan bagi para pahlawan

Rela tinggalkan keluarga

Air mata dan darah pun diikhlaskan

Hanya untuk kemerdekaan

Perjuangan takkan ku henti

Untuk memperjuangkan tanah air

Tekad akan ku jahit

Intuisi akan terus berlari

Hanya tuk mengharumkan negeri

2. Kisah Pahlawan Bangsa

Oleh: Randi Handika Wijaya

Sedikit cerita tentang mereka

Orang-orang yang dijuluki pahlawan bangsa

Pejuang kemerdekaan Republik Indonesia

Teriakan merdeka mengiringi pertumpahan darah

Sumpah serapah terucap lantang di udara

Mereka ingin bebaskan bangsa ini dari pendosa yang tak tahu arah

Menjajah seluruh negeri dan menguasai ibu pertiwi, sehingga rakyat menderita

Berjuang sampai mati mereka melawan penjajah

Berpeluh darah dan penuh semangat membara demi satu kata merdeka

Semua itu menjadi kisah tak terlupa

Cerita mereka terukir indah dalam buku sejarah

Perjuangan mereka yang gigih tak kenal lelah dan pantang menyerah

Membumihanguskan penjajah membuat ibu pertiwi bangga

17 Agustus 1945, hari sejarah kemerdekaan Indonesia

Kita petik buah manis dari perjuangan yang penuh tangis

Sekarang kita hanya perlu meneruskan perjuangan mereka

Menjaga agar bangsa ini tidak jatuh ke tangan yang salah

3. Merdeka

Oleh: Raden Ali

Aku berterima kasih

Pada Tuhan dan juga para pahlawan

Yang telah memperjuangkan kemerdekaan

Hingga mereka rela menghilang dari kehidupan

Di Madura ada sakera juga para kiai

Yang selalu siap berperang demi merebut kembali NKRI

Selama 350 tahun mereka tak pernah tidur

Untuk memerangi para tentara sekutu

Terima kasih pahlawanku

Sampai sekarang jasamu kan kukenang selalu

Semoga NKRI tetap tegak berdiri

Hingga ribuan Agustus mendatang

4. Indonesia; Jasa Pahlawan Bangsa

Oleh: Joy Rema Kamaruddin

Hamparan tanah penuh tersimba darah

Lautan api tak terbendung dalam gencatan senjata

Tiap sudut ada rintihan kata merdeka

Menjadi doa yang dipanjatkan kepada Yang Maha Esa

Satu zaman yang penuh dengan amarah

Tiap sosok kehilangan sanak dan saudara

Tumpukan mayat menjadi pemandangan yang biasa

Menyimpul kisah tak ada yang abadi didunia

Butir peluru gencar dicipta

Menghabisi pemuda harapan anak bangsa

Tiap teriakan dan tiap tetes darah yang ada

Menjadi tanda bahwa Indonesia lahir dari asa

Tak pandang besi, bom bahkan lubang buaya

Tiap mereka siap mati katanya

Memar di dada membuat mereka bangga

Hanya untuk mengibarkan bendera sang pusaka

5. Pahlawan Hakiki

Oleh : Moes Subulussalam

Suara desingan peluru tidak menyurutkan langkahmu

Ada yang hendak engkau raih di sudut suasana itu

Kemuliaan yang telah dijanjikan Tuhan-Mu

Atau kematian terbaik yang siap menantimu

Penghargaan untuk apa yang telah engkau kerjakan

Terpatri hanya pada Sang Maha Pengharapan

Untuk apa tersekat dengan kejayaan

Dari makhluk yang sama-sama melakukan penghambaan

Perjuangan membebaskan tanah lahir

Membutuhkan pengorbanan yang tak berakhir

Nilai besar nanti yang akan bergulir

Hanya didapatkan ketika benar-benar terukir

Pahlawan jasamu akan terus terkenang

Oleh mereka yang berharap jadi pemenang

Derap jiwa dan darah yang pernah tergenang

Kejayaan dihasilkan dari berbagai pertarungan

6. Jiwa Pahlawan Bergema

Oleh: Moes Subulussalam

Pahlawan

Kata yang paling sering digemakan

Menembus ke seantero angkasa

Membangkitkan jiwa yang lara

Pahlawan

Namamu terdengar bersahutan

Menggerakkan manusia masa depan

Supaya tetap dalam siaran peradaban

Pahlawan

Berkat juangmu negeri ini berkembang

Bersatu dalam berbagai ruang

Merancang berbagai kehidupan yang mapan

Pahlawan

Jiwamu telah menyata dengan para fans

Dari lagu dan cerita yang berkembang

Digerakkan dari studio sang pahlawan

7. Pahlawan Di Hatiku

Oleh: Suhardi

Wahai pahlawan

Jasamu tak akan kulupakan

Sepanjang sejarah kehidupan

Seribu peluru tertancap didadamu

Demi mempertahankan negaramu

Wahai pahlawan

Kau merasa kesakitan demi perjuangan

Kau merasa kepanasan demi perjuangan

Kau merasa kedinginan demi perjuangan

Semua kau korbankan demi perjuangan

Wahai pahlawan

Andai aku hidup dimasamu

Tak akan sanggup diriku yang lemah ini

Aku hanya bisa menjadi bayanganmu

Walaupun aku tidak bersamamu dimasa lalu

Tapi hatiku selalu ada untukmu

8. Pejuang

Oleh: Venus

Namamu harum terkenang masa

Jiwa tertanam menjadi panutan bangsa

Berhati mulia bagai pelita

Di tengah malam gelap gulita

Kau ukir arti sebuah kesabaran

Membabat habis mereka yang tak berperikemanusiaan

Peluh darah tak menjadi penghalang

Meski hanya tinggal tulang belulang

Deru langkah bergesekan

Pada kawasan peperangan

Berjuang demi panji kemenangan

Pengharapan panjang penuh penderitaan

Di sini aku berdiri tegak berbaris

Menghadap sang saka legendaris

Tak rela jika hanya dianggap formalitas

Mengingat perjuangan pahlawan diberantas

9. Pahlawanku

Oleh: Galih Puspita A.

Untukmu para pahlawan Indonesia

Panas terik matahari kau hadapi

Tebarkan semangat hingga urat nadi

Tak peduli berbekal bambu runcing

Teriak kumandangkan syahadat

Maju tak gentar, demi ibu pertiwi

Semua untuk tanah air

Bangsa kita, bangsa Indonesia

Kini semua mata melihat

Tanah air Indonesiaku telah merdeka

Berjuang demi negara kita

Tak bisa kulupakan begitu saja

Sebagai anak bangsa

Ku kobarkan semangat generasi bangsa

Melawan dan terus maju

Perjuangan harga mati,

Demi memperjuangkan tanah airku.

10. Pahlawan Negeri

Oleh: Hudher

Wahai pahlawan negaraku

Sungguh berjasa dirimu

Engkau meninggalkan keluargamu

Untuk membela negaraku

Banyak orang yang melupakanmu

Namun perjuanganmu takkan terlupakan olehku

Kuingin mengambil semangatmu

Untuk perubahan di masa depanku

Wahai pahlawanku

Darahmu berceceran di tanah negerimu

Dan tanah ini menjadi saksi atas perjuanganmu

Kau berjuang hingga titik penghabisan darah terakhirmu

Bambu runcing sebagai senjatamu

Doa sebagai benteng pertahananmu

Allah tempat bergantungmu

Dan surgalah tempat yang pantas bagimu

(FHK)

Baca juga: 12 Rekomendasi Film untuk Hari Pahlawan 10 November