10 Soal TKA Kimia dan Jawabannya sebagai Bahan Belajar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen nasional yang dirancang pemerintah untuk mengukur penguasaan akademik peserta didik pada berbagai mata pelajaran, termasuk kimia. Tes ini menguji pemahaman konsep sekaligus kemampuan analisis peserta.
Soal TKA kimia disusun berdasarkan materi esensial dari Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Muatannya meliputi kimia dasar, analitik, fisik, dan organik.
Agar lebih siap menghadapi tes, peserta dapat berlatih mengerjakan contoh-contoh soal seperti yang tersaji dalam artikel ini. Simak selengkapnya berikut ini.
Contoh Soal TKA Kimia
Dihimpun dari Peraturan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Nomor 045/H/AN/2025 dan Prediksi Soal dan Pembahasan TKA dan US 2025 Kimia terbitan Penerbit CMedia, berikut beberapa contoh soal TKA kimia yang bisa dijadikan bahan latihan:
1. Seorang murid akan melakukan eksperimen untuk menghasilkan 1,435 gram AgCl dari larutan AgNO3 dan NaCl melalui reaksi kimia berikut:
AgNO3(aq) + NaCl (aq) → AgCl(s) + NaNO3(aq)
Terdapat empat botol zat yang berisi dua jenis reaktan dengan dua variasi konsentrasi berbeda untuk masing-masing reaktan.
Botol A: AgNO3 1M
Botol B: AgNO3 2M
Botol C: Nacl 1M
Botol D: Nacl 2M
Murid tersebut melakukan perhitungan untuk menentukan larutan dari botol mana yang akan digunakan dan menentukan jumlah larutannya untuk menghasilkan jumlah zat yang diinginkan.
Komposisi mana saja yang dapat menghasilkan tepat 1,435 gram padatan AgCl? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat pada pilihan komposisi berikut!
(Ar Ag = 108; Ar N = 14; Ar O = 16; Ar Na = 23; Ar N = 14; Ar Cl = 35,5)
A. 5 mL larutan dari Botol A + 5 mL larutan dari Botol C
B. 10 mL larutan dari Botol A + 5 mL larutan dari Botol D
C. 10 mL larutan dari Botol B + 10 mL larutan dari Botol D
Jawaban: A. Tidak tepat, B. Tepat, C. Tidak tepat
2. Sekelompok peneliti kimia lingkungan sedang meneliti kandungan bahan organik dalam limbah cair industri makanan. Mereka berhasil memurnikan satu senyawa organik utama, yang diketahui hanya tersusun atas unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O).
Dari hasil uji laboratorium, senyawa tersebut memiliki komposisi massa sebagai berikut:
40% karbon
6,7% hidrogen
sisanya adalah oksigen
Melalui spektrometri massa, diketahui bahwa massa molar senyawa tersebut adalah 180 g/mol.
Mereka menyimpulkan bahwa rumus empiris dan rumus molekul senyawa itu adalah CH₂O. Apakah kesimpulan tersebut benar?
(Ar C=12; H=1; dan O=16)
A. Benar, karena CH₂O adalah rumus empiris dan sesuai dengan rumus molekulnya.
B. Benar, karena rumus molekul harus sama dengan rumus empiris.
C. Salah, karena rasio mol tidak sesuai dengan komposisi yang diberikan.
D. Salah, karena massa molar menunjukkan bahwa rumus molekulnya adalah C₆H₁₂O₆.
E. Salah, karena rumus empiris adalah CH₂O tetapi rumus molekulnya adalah C4H8O4.
Jawaban: D
3. Suatu reaksi asam basa dapat didasarkan pada beberapa teori, yaitu teori asam basa Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis. Perhatikan reaksi di bawah ini.
H2PO4- + H2O → HPO42- + H3O+
Berdasarkan reaksi tersebut, pernyataan yang benar mengenai reaksi asam basa berdasarkan teori Bronsted-Lowry adalah ….
A. H2O menerima ion hidrogen dari H2PO4- dan bersifat asam
B. H3O+ memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat asam
C. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat asam
D. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada H2O dan bersifat basa
E. H2PO4- memberikan ion hidrogen kepada HPO42- dan bersifat asam
Jawaban: C
4. Minyak bumi terdiri atas ribuan senyawa hidrokarbon yang sebagian besar bersifat nonpolar dan memiliki titik didih yang berbeda-beda. Proses distilasi fraksional digunakan untuk memisahkan hidrokarbon berdasarkan titik didihnya. Perbedaan titik didih ini tidak hanya ditentukan oleh massa molekul, tetapi juga bentuk molekul, karena bentuk molekul memengaruhi gaya Van der Waals antar molekul.
Berdasarkan informasi tersebut, tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pernyataan mengenai titik didih dari isomer-isomer hidrokarbon berikut!
A. Titik didih n-butana lebih besar dari titik didih 2-metil-propana.
B. Titik didih 2,2-dimetil-propana lebih besar dari titik didih 2-metil-butana.
C. Titik didih n-heksana lebih besar dari titik didih 3-metil-pentana.
Jawaban: A. Tepat, B. Tidak tepat, C. Tepat
5. Produksi H2SO4 dilakukan melalui proses kontak yang berlangsung melalui reaksi kesetimbangan berikut.
2SO2 (g) + O2(g) ⇋ 2SO3 (g) ∆H = –197 kJmol-1
Untuk meningkatkan produksi H2SO4 dapat dilakukan dengan memanfaatkan reaksi kesetimbangan yang terjadi.
Pernyataan mana saja yang menunjukkan upaya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan SO3 sebanyak-banyaknya? Pilihlah jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
A. Memperbesar volume wadah
B. Menambah O2 ke dalam campuran reaksi
C. Menurunkan tekanan gas
D. Menurunkan suhu reaksi
E. Mengeluarkan SO3 dari wadah
Jawaban: B, D, dan E
6. Persamaan reaksi berikut belum setara.
CH2(g) + O2 (g) → CO2 (g) + H2 (g)
Perbandingan volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi menurut hukum Gay Lussac yang paling tepat adalah ….
A. 1 CH4; 1 O2; 1 CO2; 1 H2O
B. 2 CH4; 2 O2; 2 CO2; 2 H2O
C. 1 CH4; 2 O2; 2 CO2; 2 H2O
D. 1 CH4; 2 O2; 1 CO2; 2 H2O
E. 1 CH4; 1 O2; 1 CO2; 2 H2O
Jawaban: D
7. Berikut adalah daftar spesi kimia yang dapat membentuk larutan penyangga:
(1) NH3
(2) NaHCO3
(3) NH4Cl
(4) H2PO4
(5) HCO2
Pasangan spesi kimia yang dapat membentuk larutan penyangga adalah ….
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (3) dan (5)
Jawaban: B
8. Larutan NaCl 0,4 M sebanyak 10 mL ditambahkan dalam 10 mL larutan Pb(NO3)2 0,1 M. Massa endapan PbCl2 yang terjadi adalah ....
(Ar Pb = 207, Cl =35; Ksp PB Cl2 = 2.10-5)
A. 0,207 gr
B. 0,277 gr
C. 0,280 gr
D. 0,400 gr
E. 0,700 gr
Jawaban: E
9. Berikut adalah tiga senyawa yang mengandung unsur oksigen, yaitu Raksa(II) sulfat, Asam silikat, dan Kalium karbonat. Bilangan oksidasi unsur sulfur, silikon, dan karbon pada tiga senyawa tersebut berturut-turut adalah ....
A. +2; +3; +3
B. +2; +4; +4
C. +4; +4; +2
D. +6; +4; +4
E. +6; +4; +3
Jawaban: B
10. Berikut ini adalah hasil uji suatu senyawa.
- Uji Moslich memberikan warna merah-ungu pada bagian atas.
- Uji iodin tidak memberikan warna biru-ungu.
- Uji Fehling tidak memberikan endapan merah.
- Hidrolisis: menghasilkan dua molekul monosakarida berbeda.
Senyawa yang diuji tersebut adalah ....
A. maltosa
B. laktosa
C. sukrosa
D. amilum
E. glukosa
Jawaban: C
Baca Juga: Bagaimana Jika Siswa Tidak Ikut TKA? Ini Penjelasannya
(NSF)
