10 Tanda Baca dalam Alquran yang Wajib Diketahui Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami tanda baca Alquran merupakan salah satu cara untuk membaca Alquran dengan fasih, baik, dan benar. Hal ini perlu diperhatikan karena membaca Alquran merupakan ibadah dan amalan yang mulia bagi umat Islam.
Tanda baca ada untuk memudahkan pembacaan huruf hijaiyah dalam Alquran. Dikutip dari buku 1 ½ Jam Lancar Membaca Alquran karya Ahmad Junaeni, fungsi tanda baca dalam Alquran adalah untuk menunjukkan pembacaan vokal pendek, vokal panjang, vokal berakhiran “n”, tanda mati (sukun), dan tanda dobel atau tasydid.
Tanda baca adalah hal penting untuk memperjelas pengucapan, karena pada dasarnya huruf hijaiyah hanyalah huruf murni yang terdiri dari konsonan. Selain itu, membaca Alquran tanpa memperhatikan tanda baca dapat mengubah makna suatu ayat.
Disadur dari buku Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar Imam an-Nawawi karangan Imam an-Nawawi, seseorang yang melakukan kesalahan membaca ayat surat Al-Fatihah dalam shalat hingga mengubah maknanya, shalatnya tidak sah.
Sebagai umat Islam, tentu tidak ingin kesempurnaan ibadah terganggu akibat kesalahan membaca Alquran. Maka dari itu, penting untuk mengetahui bentuk tanda baca dalam Alquran.
10 Tanda Baca dalam Alquran
Sebagai ibadah yang mulia, membaca Alquran harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan senantiasa memerhatikan tanda bacanya agar tidak terjadi kesalahan pengucapan. Salah pengucapan dapat membuat perubahan arti dan makna dari sebuah ayat.
Berikut 10 tanda baca dalam Alquran yang disadur dari buku Quran Hadist karangan Asep B.R. dan 1 ½ Jam Lancar Membaca Alquran karangan Ahmad Junaeni.
Tanda fathah ( ﹷ )
Fathah berarti terbuka. Tanda ini dibaca “a” dengan membiarkan bibir terbuka saat mengucapkannya.
Tanda kasrah ( ِ- )
Kasrah merupakan garis di bawah huruf dan dibaca “i” dengan posisi bibir agak mengarah ke bawah saat membaca.
Tanda dhamah ( ُ- )
Dhamah artinya mengumpul. Tanda ini dibaca “u” dengan posisi bibir saat membaca sedikit dimajukan.
Tanda fathatain ( ً- )
Fathatain adalah dua garis fathah sejajar yang diletakkan di atas huruf, dibaca “an”.
Tanda kasratain ( ٍٍ- )
Tanda ini dibaca “in”, dengan lambang dua garis kasrah sejajar.
Tanda dhamatain ( ٌ- )
Tanda ini dibaca “un”, dengan lambang dhamah beralis.
Tanda sukun ( ْ- )
Sukun merupakan tanda baca yang diletakkan di atas huruf hijaiyah. Huruf hijaiyah yang bertanda sukun disebut huruf mati.
Tanda tasydid ( ّ- )
Tanda tasydid merupakan tanda baca yang diletakkan di atas huruf hijaiyah. Huruf hijaiyah yang bertanda tasydid dibaca dobel.
Tanda vokal panjang fathah
Fathah panjang ditandai dengan tambahan huruf alif ( ا ) dan dibaca dua ketuk. Dalam Alquran, tanda kasrah panjang juga ditandai dengan kasrah berdiri ( ٰ ) yang diletakkan di atas huruf.
Tanda vokal panjang kasrah
Kasrah panjang ditandai dengan tambahan huruf ya ( ﻱ ) dan dibaca dua ketuk. Dalam Alquran, tanda kasrah panjang juga ditandai dengan kasrah berdiri yang diletakkan di bawah huruf.
(DND)
