10 Tanda Kiamat Menurut Islam, Munculnya Dukhan hingga Hancurnya Ka'bah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari kiamat merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti terjadi dan tidak ada satu manusia pun yang mengetahui kapan datangnya. Meski demikian tanda-tanda mengenai hari akhir telah dijabarkan secara detail dalam Alquran dan Hadits.
Saat itu manusia akan diberi cobaan. Di antaranya adalah terjadinya kerusakan di bumi dan tersiksanya banyak manusia. Meski terdengar menakutkan, dalam hadits-hadits dijelaskan bahwa orang-orang yang beriman akan terselamatkan. Tentu saja ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Untuk memahami besarnya kuasa Allah, simak beberapa tanda hari kiamat berikut ini:
Asap (Dukhan) yang Menyelimuti Bumi
Salah satu tanda hari akhir yaitu munculnya asap atau dukhan yang menyelimuti bumi. Asap ini akan bertahan selama empat puluh hari empat puluh malam. Jika umat Muslim terkena asap ini, mereka seperti merasakan pilek. Sedangkan orang kafir disebut akan merasakan kesakitan yang luar biasa.
Dari Abu Malik Al Asy’ari RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Rabb kalian memperingatkan kalian dari tiga hal: asap yang jika mengenai orang Muslim maka mereka merasakan seperti pilek, sedangkan jika mengenai orang kafir maka mereka akan sesak napas dan keluar cairan dari kuping mereka; kemudian yang kedua munculnya dabbah; dan yang ketiga munculnya dajjal." (HR. Thabrani, dihasankan oleh Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, 7/235).
Kemunculan Imam Mahdi
Kiamat kubra tidak akan terjadi sebelum kemunculan Imam Mahdi. Imam Mahdi adalah seorang juru selamat di akhir zaman yang dipilih oleh Allah SWT untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi.
Munculnya Dajjal
Dajjal diceritakan membawa fitnah besar yang akan merenggut keimanan banyak orang. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah bersabda, "Tidak ada satu pun mahluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal”.
Turunnya Nabi Isa
Menjelang kiamat, Nabi Isa akan turun kembali ke bumi. Nabi Isa AS akan bekerja sama dengan Imam Mahdi untuk memberantas semua musuh-musuh Allah, termasuk Dajjal.
Ya'juj dan Ma'juj
Dalam Alquran disebutkan bahwa Ya'juj dan Ma'juj adalah kaum yang suka berbuat kerusakan di muka bumi. Ketika mereka telah menguasai bumi, tidak ada manusia yang mampu menghentikannya. Hanya Allah SWT yang bisa menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj dengan mengirim sejenis ulat untuk menyerang mereka.
Matahari Terbit dari Arah Barat
Dalam hadits Abu Dawud serta Ibnu Majah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata, “Aku hafal dari Rasulullah sabda beliau, ‘Sesungguhnya pertanda yang pertama-tama muncul (menjelang Kiamat) ialah terbitnya matahari dari Barat dan munculnya binatang melata menemui manusia pada waktu Dhuha. Mana saja dari keduanya yang lebih dulu terjadi, maka tidak lama sesudah itu yang lainnya pun segera terjadi’."
Munculnya Binatang Melata
Keterangan ini tercantum dalam hadits yang sama. Namun tidak diketahui mana yang akan terjadi lebih dahulu, apakah kemunculan binatang melata atau matahari yang terbit dari Barat.
Munculnya Api yang Mengumpulkan Manusia
Kiamat akan terjadi ketika api keluar dari Yaman. Api ini akan menggiring manusia ke Syam yang menjadi tempat berkumpul.
Gempa Dahsyat
Di hari akhir, bumi akan digoncang dengan dahsyat. Ini tercantum dalam surat Al Hajj ayat 1 yang berbunyi:
“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar”.
Kehancuran Ka'bah
Dalam hadits riwayat Muslim dan Bukhari, Rasulullah mengatakan Ka'bah akan diruntuhkan oleh Dzu Suwaiqatain dari Habasyah. Di waktu itu tidak ada seorang pun di bumi yang mengucapkan, “Allah! Allah”.
Hal ini disebutkan dalam shahih Muslim: “Kiamat tidak akan terjadi hingga tidak ada lagi orang yang mengucapkan, “Allah! Allah.”
(ERA)
