10 UMR Terendah di Indonesia Berdasarkan Daerahnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UMR adalah upah bulanan terendah yang diberikan oleh pengusaha atau pelaku industri kepada karyawannya. Penetapan gaji ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Penetapan UMR dilaksanakan oleh Dewan Pengupahan Daerah (DPD) secara langsung. Adapun pihak-pihak yang terlibat di antaranya birokrat, akademisi, buruh, dan pengusaha.
Gaji UMR di tiap daerah bisa berbeda-beda setiap tahunnya. Mengutip buku Kamus Istilah Ekonomi Populer karya Henricus W. Ismanthono (2003), hal ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kebutuhan hidup yang berbeda, tingkat perekonomian, serta indeks harga yang dikonsumsi oleh seseorang.
Di tahun 2023, Karawang memiliki besaran UMR mencapai Rp5.176.179, di mana angka tersebut menjadikannya sebagai daerah dengan gaji UMR tertinggi saat ini. Bagaimana dengan gaji UMR terendah di Indonesia?
Gaji UMR Terendah di Indonesia
Menurut data Kemnaker, UMR terendah di Indonesia pada tahun 2023 mayoritas berada di pulau Jawa. Pemerintah telah merilis datanya dalam Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.
Kenaikan upah yang diberikan paling tinggi mencapai 10% saja. Berikut ini daftar 10 gaji UMR terendah di Indonesia selengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Kabupaten Banjarnegara
Banjarnegara adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Di tahun 2023, Banjarnegara memiliki UMR sebesar Rp1.958.169, menempati urutan pertama UMR terendah di Indonesia.
2. Kabupaten Wonogiri
Wonogiri adalah sebuah wilayah Kabupaten di Jawa Tengah, tepatnya di bagian tenggara. Pada tahun 2023, daerah ini memiliki Gaji UMR sebesar Rp1.968.448.
3. Kabupaten Sragen
UMR Kabupaten Sragen adalah Rp1.969.569. Daerah ini terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan besaran tersebut, UMR Sragen menempati urutan ketiga terendah di Indonesia.
4. Kota Banjar
Berbeda dengan Banjarnegara, Kota Banjar ini terletak di Provinsi Jawa Barat. Menempati urutan ke-4, Kota Banjar memiliki besaran UMR senilai Rp1.998.119
5. Kabupaten Kuningan
Kabupaten Kuningan merupakan sebuah wilayah yang dekat dengan Cirebon, Jawa Barat. Wilayah ini memiliki UMR yang kecil, yaitu Rp2.018.836. Namun, UMR ini selaras dengan biaya hidupnya yang relatif murah.
6. Kabupaten Rembang
Rembang merupakan salah satu nama Kabupaten di Jawa Tengah. Kabupaten dengan jumlah 20 desa ini memiliki besaran UMR senilai Rp2.015.927. UMR tersebut termasuk urutan ke-6 paling rendah di Indonesia.
7. Kabupaten Pangandaran
Lagi-lagi, UMR terendah di Indonesia berasal dari Jawa Barat. Daerah Pangandaran yang terletak di bagian tenggara Provinsi Jawa Barat ini memiliki UMR senilai Rp2.018.389.
8. Kabupaten Brebes
Kabupaten Brebes berdekatan dengan Tegal, Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki UMR sebesar Rp2.018.836. Angka tersebut menjadikan Brebes berada di peringkat ke-8 UMR terendah di Indonesia.
9. Kabupaten Ciamis
Kabupaten Ciamis menempati urutan ke-9 yang memiliki besaran UMR senilai Rp2.021.657. Kabupaten ini berada di bagian tenggara Jawa Barat atau berbatasan langsung dengan Majalengka dan Kuningan.
10. Kabupaten Temanggung
Di urutan terakhir, ada Kabupaten Temanggung yang memiliki besaran UMR senilai Rp2.027.569. Angka tersebut menempatkan Temanggung pada urutan ke-10 dengan UMR terendah di Indonesia. Menurut sejumlah informasi, biaya hidup di daerah ini relatif murah.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa kepanjangan dari UMR?

Apa kepanjangan dari UMR?
Upah Minimum Regional.
Mengapa UMR tiap daerah berbeda?

Mengapa UMR tiap daerah berbeda?
Ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti kebutuhan hidup yang berbeda, tingkat perekonomiannya, serta indeks harga konsumen di tiap daerah.
Daerah mana yang memiliki UMR paling tinggi?

Daerah mana yang memiliki UMR paling tinggi?
Karawang dengan besaran upah bulanan mencapai Rp5.176.179
