Konten dari Pengguna

100 Bahasa Banjar dan Artinya yang Sering Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku. Foto: Shutter Stock

Sebagai negara yang kaya akan keberagaman, setiap wilayah di Indonesia memiliki bahasa daerahnya masing-masing. Sebut saja bahasa Banjar yang dituturkan oleh sebagian besar masyarakat Kalimantan Selatan.

Mengutip buku Indonesiaku Kaya Bahasa oleh Desi Saraswati, bahasa Banjar merupakan anak cabang bahasa yang berkembang dari bahasa Melayu. Bahasa ini juga banyak dipengaruhi oleh bahasa Jawa dan Dayak.

Selain di Kalimantan Selatan, bahasa Banjar juga kerap digunakan sebagai bahasa penghubung antarsuku di daerah lainnya, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Riau, hingga Jambi.

Bagi yang ingin mempelajarinya, simak kumpulan bahasa Banjar dan artinya yang sering diucapkan dalam percakapan sehari-hari berikut ini.

Baca juga: 5 Aplikasi Translate Bahasa Banjar untuk Android

Kumpulan Bahasa Banjar dan Artinya

Ilustrasi belajar bahasa Banjar dan artinya. Foto: Shutter Stock

Dijelaskan dalam jurnal Pemberdayaan Bahasa Banjar Melalui Pemasyarakatan Bahasa Indonesia oleh Heppy Lismayanti dkk., bahasa Banjar dituturkan dalam dialek hulu dan kuala. Perbedaan keduanya terletak pada jumlah vokal yang digunakan.

Dialek Banjar kuala memiliki vokal yang sangat lengkap seperti dialek bahasa Indonesia pada umumnya, yaitu a, i, u, e, dan o. Sedangkan, dialek hulu hanya mempunyai tiga jumlah vokal, yakni a, i, dan u.

Agar lebih mudah memahaminya, berikut 100 bahasa Banjar dan artinya yang bisa dipelajari dikutip dari buku Kamus Banjar-Indonesia tulisan Abdul Djebar Hapip:

  1. Abah: ayah

  2. Abut: ribut

  3. Abang: kakak laki-laki

  4. Acil: bibi, tante

  5. Ading: adik

  6. Adu: bertanding

  7. Akai: aduh

  8. Aluh: panggilan untuk anak perempuan

  9. Ambak: pendiam, tidak banyak bicara

  10. Ancah: kuah, sambal

  11. Andak: letak, taruh

  12. Andup: tukar, bertukar

  13. Anggah: panggilan untuk orang yang lebih tua dari datuk

  14. Anggat: terhenti, terputus

  15. Anggih: milik, kepunyaan

  16. Anggung: bawa, pikul

  17. Anglo: dapur

  18. Anguk-anguk: menganggur, duduk tanpa kerja

  19. Antin: panggilan untuk saudara ipar yang lebih tua

  20. Anum: muda

  21. Anyar: baru

  22. Baapa: buat apa

  23. Babal: bodoh

  24. Babacaan: berceramah (tentang agama Islam), membaca ayat Alquran

  25. Bagah: perasaan perut yang terlalu banyak minum air

  26. Babagi: berbagi

  27. Bajamu: terkadang

  28. Balakang: punggung, belakang

  29. Balap: lari kencang

  30. Balatan: jangan-jangan

  31. Baluk: balok

  32. Balukuk: tengkuk, leher bagian belakang

  33. Balum: belum

  34. Balman: masih belum

  35. Bangat: sangat, sekali

  36. Bungas: cantik

  37. Bungul: bodoh

  38. Cakang: sombong

  39. Cabut: pegang

  40. Campa: pendek, rendah, cebol

  41. Cangkal: rajin, ulet, tekun

  42. Capak: rendah

  43. Caracat: cepat

  44. Catuk: pukul

  45. Cawah: robek

  46. Cuba: coba

  47. Cagat: tegak

  48. Dangar: dengarkan

  49. Dangsanak: saudara

  50. Danut: basah

  51. Dapung: ikat

  52. Duit: uang

  53. Hampai: sampai, hingga

  54. Hancap: cepat, segera, lekas

  55. Handap: pendek

  56. Hantar: terbaring

  57. Hawas: melihat

  58. Hiyau: menyapa, memanggil

  59. Hamput: lempar

  60. Jadam: pelit

  61. Jajak: injak

  62. Jangga: gula

  63. Julak: panggilan untuk kakak dari orang tua

  64. Kadut: tempat uang dari kain

  65. Ka’i: kakek

  66. Kalas: muka kelihatan pucat

  67. Kalu: barang kali

  68. Lampau:gubuk di tengah sawah

  69. Licak: Becek

  70. Longkang: jendela

  71. Lurung: lorong

  72. Mantah: mentah, belum matang

  73. Marina: saudara ibu atau bapak

  74. Minantu: menantu

  75. Mintuha: mertua

  76. Mukut: makan di dalam

  77. Muwar: benci

  78. Muyak: bosan

  79. Nanang: anak lelaki kesayangan

  80. Nyunyuk: stres

  81. Ngalin: sukar, sulit

  82. Pagat: putus

  83. Pajah: padam

  84. Pagut: peluk

  85. Pinandu: kenal

  86. Pukah: patah

  87. Pulang: lagi

  88. Rabah: Roboh

  89. Rahal: ganggu

  90. Ranai: sunyi

  91. Rukat: berkelahi

  92. Salau: memang

  93. Sangit: marah

  94. Sikap: sigap, cepat, segera

  95. Supan: malu

  96. Takajut: terkejut

  97. Tampungas: cuci muka

  98. Tangkup: menutup

  99. Uma: Ibu

  100. Wani: berani

(ADS)

Baca juga: 6 Contoh Pantun Bahasa Banjar yang Mencakup Beragam Tema

Frequently Asked Question Section

Bahasa Banjar digunakan di daerah mana?

chevron-down

Bahasa Banjar dituturkan oleh sebagian besar masyarakat Kalimantan Selatan.

Apa arti cantik dalam bahasa Banjar?

chevron-down

Bahasa Banjarnya cantik adalah bungas.

Apa bahasa Banjar ibu?

chevron-down

Dalam bahasa Banjar, ibu dipanggil dengan uma.