12 Soal UKKJ Guru Pertama ke Guru Muda dan Kunci Jawabannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) adalah salah satu tahapan penting bagi guru yang ingin naik ke jenjang jabatan fungsional lebih tinggi. Ujian ini menguji kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, hingga penguasaan materi kebahasaan.
Guru dapat mulai melakukan persiapan menghadapi ujian ini dengan mempelajari berbagai contoh soal UKKJ guru pertama ke guru muda. Jika butuh bahan untuk belajar, simak beberapa contoh soalnya berikut ini!
Contoh Soal UKKJ Guru Pertama ke Guru Muda
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut contoh soal UKKJ guru pertama ke guru muda dan kunci jawabannya yang bisa dijadikan sebagai bahan belajar.
1. Seorang guru menghadapi siswa dengan gaya belajar yang berbeda-beda. Apa langkah yang paling tepat?
A. Menyeragamkan metode pembelajaran
B. Fokus pada siswa yang cepat memahami
C. Menerapkan strategi pembelajaran yang beragam
D. Memberikan tugas rumah lebih banyak
Jawaban: C
2. Apa bentuk refleksi diri yang paling tepat bagi seorang guru?
A. Membandingkan hasil ujian antar siswa
B. Menilai kembali efektivitas metode yang digunakan
C. Melaporkan nilai siswa ke kepala sekolah
D. Mengganti silabus setiap semester
Jawaban: B
4. Mengapa guru perlu mengikuti pelatihan dan seminar secara berkala?
A. Agar mendapatkan tunjangan tambahan
B. Untuk memperluas jaringan sosial
C. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan profesional
D. Supaya dapat bersaing dengan rekan kerja
Jawaban: C
5. Sikap yang mencerminkan kepribadian guru yang baik adalah?
A. Tegas dan suka menghukum
B. Rendah hati dan terbuka terhadap kritik
C. Menjaga jarak dengan siswa
D. Selalu membenarkan diri
Jawaban: B
6. Berikut yang merupakan bentuk pengembangan profesional guru adalah?
A. Menulis status pendidikan di media sosial
B. Membuat tugas rumah yang berat
C. Berpartisipasi dalam penelitian tindakan kelas
D. Mengerjakan soal ujian siswa
Jawaban: C
7. Guru perlu menanamkan nilai toleransi di kelas. Cara terbaik adalah?
A. Melarang diskusi yang memicu perbedaan pendapat
B. Menyuruh siswa memilih teman yang seagama
C. Mendorong siswa menghargai perbedaan budaya
D. Menghindari isu sosial dalam pembelajaran
Jawaban: C
8. Apa indikator guru profesional dalam mengelola kelas?
A. Kelas selalu diam dan tidak bergerak
B. Guru dominan berbicara sepanjang pelajaran
C. Adanya interaksi aktif antara guru dan siswa
D. Siswa tidak boleh bertanya selama pelajaran
Jawaban: C
9. Materi pengajaran bahasa yang disajikan dalam bentuk latihan berbicara dapat membentuk keterampilan berbahasa berdasarkan kebiasaan, kriteria kegramatikalan secara rapi yang terkait dengan pembelajaran dan disusun dari tataran terendah berupa fonem, morfem, kata, frasa, klausa, dan kalimat, serta tidak mereka-reka data atau berdasarkan keumuman, dan mudah diterima. Setelah itu, baru diajarkan keterampilan membaca dan menulis. Hal yang dinyatakan pada ilustrasi tersebut termasuk teori linguistik.
A. Fungsional
B. Deskriptif
C. Struktural
D. Tradisional
Jawaban: C
10. Pembelajaran bahasa Indonesia yang terkait teori linguistik deskriptif berupa fonem bahasa Indonesia, adalah.
A. [t], [t], dan [t], pada kata [tarik], [taruh], dan [tabuh]
B. [m], [a], dan [h], pada kata [makan], [marah], dan [malah]
C. [f], [v], dan [p] pada kata [propinsi], [profinsi], dan [provinsi]
D. [r], [s], dan [k] pada kata [dari], [dasi], dan [daki]
Jawaban: D
11. Cermati kalimat berikut.
(1) Perempuan itu ibu saya.
(2) Dia, perempuan yang bekerja di rumah sakit.
(3) Penyampaian visi dan misi partai oleh perempuan itu sangat lantang.
(4) Duh, dasar perempuan!
(5) Apa bisa tenaga perempuan sepertimu ini mengangkat peti besi ini?
Berdasarkan konteks kalimat yang diakibatkan peristiwa gramatik, kata perempuan pada contoh tersebut memiliki perbedaan dari segi semantik, pada nomor.
A. (1) dan (2)
B. (2) dan (3)
C. (3) dan (4)
D. (4) dan (5)
Jawaban: D
12. Cermati ilustrasi berikut. Pada usia ini bahasa anak telah menyerupai bahasa orang dewasa. Sebagian besar aturan gramatika dan pola bahasa yang telah dikuasainya serta panjang tuturannya semakin bervariasi. Anak telah mampu menggunakan bahasa dalam berbagai cara untuk berbagai keperluan, termasuk bercanda atau menghibur. Usia anak yang memiliki kemampuan berbahasa sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah berumur.
A. 0-1 tahun
B. 3-4 tahun
C. 5-6 tahun
D. 10-15 tahun
Jawaban: C
(FHK)
Baca juga: Kumpulan Soal Literasi PPG Prajabatan dan Jawabannya untuk Latihan
