12 Weton Pahit Lidah yang Ucapannya Tajam, Siapa Sajakah Itu?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian masyarakat Jawa percaya bahwa setiap weton kelahiran memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada weton yang dijuluki sebagai ‘si pahit lidah’ karena dianggap memiliki kata-kata yang sakti dan menyakitkan. Apa maknanya?
Dalam Primbon Jawa, weton pahit lidah digambarkan sebagai orang yang kata-kata atau ucapannya tajam. Jadi, segala yang ia ucapkan, baik ataupun buruk, akan menjadi kenyataan. Namun umumnya, ucapan buruk yang cenderung dikabulkan oleh Tuhan.
Weton pahit lidah seakan dikutuk dengan kesialan tersebut. Sehingga, mereka yang lahir dengan weton ini pun harus berhati-hati dengan ucapannya sendiri.
Kendati demikian, weton pahit lidah juga memiliki beberapa karakter yang baik seperti weton lainnya. Kira-kira, weton apa saja yang masuk dalam kelompok “si pahit lidah” ini?
Karakter Weton Pahit Lidah
Masyarakat yang menganut ilmu Kejawen percaya bahwa istilah “pahit lidah” ini benar-benar ada dan dimiliki oleh sebagian orang. Maka, orang yang memiliki weton kelahiran pahit lidah diminta untuk lebih waspada dan hati-hati dalam berucap, terutama ketika sedang marah.
Sebab jika tidak, orang tersebut bisa membawa kesialan kepada dirinya dan orang lain. Dirangkum dari buku Primbon Praktis karya Mama Flo (2008), berikut beberapa karakter weton pahit lidah yang bisa kamu ketahui:
Senin Pon: Tidak mudah puas terhadap sesuatu, pekerja keras, dan berambisi.
Minggu Kliwon: Pemalas, cemburuan, tapi perhatian kepada pasangan.
Minggu Pon: Berbakti dan menghormati pasangan, keras hati, cemburuan.
Sabtu Pon: Banyak rezeki, berhati-hati, kikir, cenderung berani kepada pasangan.
Selasa Pon: Waspada, banyak untung, ikhlas melakukan sesuatu.
Rabu Pon: Kurang bisa merawat pasangan, tidak terlihat kalau sebenarnya cemburuan.
Rabu Kliwon: Pemalas, kurang memperhatikan pasangan, dan cerewet.
Kamis Pon: Dapat mengambil hati sehingga dicintai pasangan, suka selingkuh, banyak rezeki.
Kamis Kliwon: Pandai, suka menuntut ilmu, pendiam, berpura-pura bodoh, mengerti keinginan pasangan.
Jumat Kliwon: Sangat menghargai pasangan, mengerti segala kehendak pasangan, berhati-hati, memiliki rezeki, tapi sangat pencemburu.
Jumat Pon: Berani menyangkal pasangan, boros, banyak mendapatkan rintangan tapi selalu memperoleh anugerah dari Tuhan, segala keinginannya selalu terkabul.
Sabtu Kliwon: Pemalas, suka mencari perkara, cemburuan, dan berani kepada pasangan.
Rahasia di Balik Weton Kelahiran
Secara garis besar, weton kelahiran digolongkan menjadi 5 jenis, yaitu Pahing, Kliwon, Pon, Legi, dan Wage. Dikutip dari buku 100 Rahasia Cowok karya Hoeda Manis (2010), berikut watak dasar di balik kelima weton tersebut:
Pahing: Selalu berhati-hati terhadap apapun, dinamis, pandai bergaul, pekerja keras, ambisius, mudah marah, angkuh, dan keras kepala.
Kliwon: Lembut, ramah, sangat sopan, hobi berkhayal dan berangan-angan, sangat sensitif, emosional, cenderung pendendam, dan sulit memaafkan orang lain.
Pon: Jujur, keras, tegas, haus akan ilmu, cenderung sombong, pemaaf, dan sulit ditebak.
Legi: Sangat bijaksana, mudah emosi, cerdas, kreatif, kurang bisa berbasa-basi, tidak pilah-pilih teman, pencemburu.
Wage: Jujur, bertanggung jawab, setia, gigih mengejar sesuatu, berprinsip, sedikit egos, tidak mudah emosi, menyukai kemewahan dan keindahan.
(MSD)
