Konten dari Pengguna

13 Pertanyaan Wawancara PPG Prajabatan 2025 dan Cara Menjawabnya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tes wawancara PPG Prajabatan 2025. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tes wawancara PPG Prajabatan 2025. Foto: Unsplash

Setelah melewati serangkaian seleksi yang panjang, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan atau Calon Guru 2025 yang dinyatakan lolos tes substantif akan melanjutkan ke tahap wawancara. Tahap krusial ini dijadwalkan berlangsung pada 3–20 Desember 2025.

Tes wawancara akan dilaksanakan secara online melalui platform konferensi video yang sudah terintegrasi dengan SIMPKB. Dalam tahapan ini, para peserta akan dinilai berdasarkan nilai-nilai keguruan, seperti profesionalisme mengajar dan keteladanan sikap.

Adapun tiga materi pertanyaan yang akan diberikan kepada peserta mencakup aspek kompetensi, kepribadian, dan motivasi. Untuk memperkuat persiapan calon guru, berikut disajikan beberapa contoh pertanyaan wawancara PPG Prajabatan 2025 dan jawabannya.

Contoh Pertanyaan Wawancara PPG Prajabatan 2025

Ilustrasi contoh pertanyaan wawancara PPG Prajabatan 2025. Foto: Unsplash

Pertanyaan pada tahap wawancara biasanya berasal dari soal esai, tetapi dapat berkembang sesuai jawaban peserta. Agar lebih percaya diri, berikut beberapa contoh pertanyaan wawancara PPG Prajabatan 2025 yang dirangkum dari kanal YouTube Arya Rifan Syah.

Motivasi dan Komitmen

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui alasan memilih profesi guru serta komitmen dalam menjalankannya.

1. Apa motivasi utama Anda mengikuti PPG dan menjadi guru profesional?

Jawaban: Motivasi mengikuti PPG adalah untuk meningkatkan kemampuan mengajar sehingga dapat mendidik siswa dengan lebih efektif, serta menjadi guru yang profesional dan menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.

2. Apa pandangan Anda mengenai peran guru di era digital saat ini?

Jawaban: Di era digital, guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing yang memanfaatkan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.

3. Apakah Anda bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia sebagai guru profesional? Berikan alasannya.

Jawaban: Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, karena pengalaman mengajar di berbagai daerah akan memperluas wawasan, menambah keterampilan, dan memungkinkan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di mana pun dibutuhkan.

4. Bagaimana Anda mendefinisikan Guru Profesional?

Jawaban: Guru Profesional adalah pendidik yang kompeten, bertanggung jawab, menjadi teladan bagi siswa, serta senantiasa mengembangkan kemampuan dan strategi pembelajaran agar proses belajar mengajar lebih efektif dan bermakna.

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Kompetensi Pedagogik

Pertanyaan ini menekankan kemampuan dalam merancang dan mengelola pembelajaran, memahami karakteristik peserta didik, serta menghadapi berbagai tantangan di kelas.

1. Bagaimana cara Anda menangani siswa yang memiliki masalah disiplin atau menunjukkan perilaku negatif di kelas?

Jawaban: Pertama, saya akan memahami penyebab perilaku tersebut dan berbicara secara personal dengan siswa. Selanjutnya, saya akan memberikan bimbingan yang konsisten, menetapkan aturan jelas, serta memberikan konsekuensi yang adil, sambil tetap mendorong sikap positif.

2. Bagaimana Anda akan menciptakan lingkungan belajar yang dapat mendukung perkembangan individu setiap siswa dalam kelas yang besar (pembelajaran berdiferensiasi)?

Jawaban: Saya akan menerapkan pembelajaran yang bervariasi sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa, menggunakan kelompok kecil, media berbeda, serta memberi kesempatan setiap siswa untuk berpartisipasi sesuai kekuatan dan minatnya.

3. Bagaimana strategi Anda untuk menumbuhkan semangat belajar dan membuat siswa aktif bertanya?

Jawaban: Saya akan menciptakan suasana kelas yang aman dan menyenangkan, menggunakan metode interaktif, memberi penghargaan atas partisipasi, serta mendorong rasa ingin tahu melalui pertanyaan terbuka dan proyek yang menantang.

4. Bagaimana Anda menilai keberhasilan pembelajaran yang Anda berikan?

Jawaban: Keberhasilan pembelajaran dinilai melalui kombinasi observasi, tugas, tes, serta keterlibatan dan perkembangan siswa. Selain itu, feedback dari siswa juga digunakan untuk memperbaiki proses belajar mengajar.

5. Menurut Anda, bagaimana cara yang efektif untuk membentuk siswa agar memiliki pengetahuan dan kesadaran teknologi?

Jawaban: Dengan mengintegrasikan teknologi secara terarah dalam pembelajaran, memberikan praktik langsung, mendorong siswa menggunakan alat digital untuk proyek dan kolaborasi, serta menekankan etika dan keamanan digital.

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah Rakyat. Foto: Kemendikdasmen

Kompetensi Sosial dan Kepribadian

Pertanyaan ini menguji kemampuan berinteraksi dengan lingkungan sekolah dan masyarakat, sekaligus menilai integritas dan kepribadian guru.

1. Bagaimana cara guru menghadapi tantangan dalam mengajar di lingkungan yang beragam (budaya, latar belakang sosial, dll.)?

Jawaban: Guru perlu memahami latar belakang masing-masing siswa, menghargai perbedaan, serta menyesuaikan metode pembelajaran agar inklusif dan relevan bagi semua peserta didik.

2. Ceritakan satu pengalaman Anda ketika mengambil peran aktif dalam komunitas atau lingkungan sekitar sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bermakna.

Jawaban: Saya pernah memimpin proyek literasi di lingkungan sekitar, mengajak siswa dan warga berpartisipasi, sehingga pembelajaran menjadi nyata, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat.

3. Apa yang akan Anda lakukan untuk terus mengembangkan diri sebagai seorang guru?

Jawaban: Terus belajar melalui pelatihan, membaca literatur terbaru, mengikuti seminar, dan refleksi atas praktik mengajar agar kemampuan pedagogik, sosial, dan profesional selalu berkembang.

4. Apa yang menjadi kelebihan Anda yang menunjang sebagai seorang guru?

Jawaban: Kemampuan komunikasi yang baik, empati terhadap siswa, kreatif dalam merancang pembelajaran, serta konsistensi dalam menegakkan nilai-nilai profesionalisme dan keteladanan.

Baca juga: 7 Contoh Soal Numerasi PPG Prajabatan beserta Kunci Jawabannya

(RK)