Konten dari Pengguna

15 Contoh Narasi Raport TK Kurikulum Merdeka Semester 2

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak Taman Kanak-kanak (TK). Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak Taman Kanak-kanak (TK). Foto: Unsplash

Menjelang akhir tahun ajaran, guru Taman Kanak-Kanak (TK) biasanya akan disibukkan dengan penyusunan raport siswa. Berbeda dengan jenjang lainnya, raport TK umumnya tidak menggunakan angka maupun nilai, melainkan disajikan dalam bentuk narasi.

Narasi tersebut menjelaskan perkembangan anak secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, sosial-emosional, dan motorik siswa. Penulisannya sendiri disesuaikan dengan kondisi tiap siswa agar perkembangannya dapat digambarkan dengan jelas.

Lewat format tersebut, orang tua dapat memahami kemajuan anak secara lebih mendalam, baik dalam proses belajar maupun aktivitas sehari-hari. Jika butuh referensi, simak contoh narasi raport TK Kurikulum Merdeka semester 2 lewat artikel berikut!

Contoh Narasi Raport TK Kurikulum Merdeka Semester 2

Ilustrasi contoh narasi raport TK Kurikulum Merdeka semester 2. Foto: Pexels

Raport TK semester 2 menyoroti perkembangan anak pada tahap yang lebih lanjut. Setiap aspek menggambarkan kemajuan keterampilan dan pengetahuan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran.

Sebagai gambaran, berikut contoh narasi raport TK Kurikulum Merdeka semester 2 yang disadur dari laman guru.kemendikdasmen.go.id.

1. Nilai Agama dan Budi Pekerti

  • Anak menunjukkan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mulai menerapkan nilai-nilai agama dalam kegiatan sehari-hari. Anak juga terbiasa menjaga kebersihan diri sebagai bentuk syukur. Ke depan, diharapkan kebiasaan baik ini terus dijaga dan semakin konsisten. Orang tua diharapkan dapat mendampingi dan memberi contoh dalam kegiatan ibadah serta kebiasaan baik di rumah.

  • Anak mulai memahami nilai agama serta menunjukkan sikap sopan, jujur, dan menghargai orang lain dalam keseharian. Perkembangan ini sudah baik dan perlu terus diperkuat. Orang tua diharapkan membiasakan nilai-nilai tersebut di lingkungan keluarga.

  • Anak menunjukkan kepedulian terhadap diri sendiri, teman, dan lingkungan sekitar dengan mulai terbiasa menjaga kebersihan dan kerapian. Hal ini merupakan perkembangan yang positif. Orang tua dapat membantu dengan membiasakan kemandirian dan kebiasaan hidup bersih di rumah.

  • Anak mulai menunjukkan rasa sayang terhadap makhluk hidup dan peduli terhadap lingkungan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Perilaku ini sudah terlihat dan perlu terus diarahkan. Orang tua diharapkan memberi contoh dalam menjaga lingkungan dan menumbuhkan rasa empati anak.

  • Anak menunjukkan kemampuan bersosialisasi yang baik, seperti berbagi, membantu teman, dan bekerja sama dalam kegiatan sederhana. Ke depan, kemampuan ini diharapkan semakin berkembang. Orang tua diharapkan terus melatih anak untuk berinteraksi dan saling membantu di rumah.

2. Jati Diri

  • Anak mulai mengenali diri sendiri, mampu menyampaikan perasaan dan pikiran secara lisan maupun melalui berbagai media sederhana. Perkembangan ini sudah baik dan perlu terus dilatih agar anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Orang tua diharapkan memberi kesempatan anak untuk bercerita dan berpendapat di rumah.

  • Anak menunjukkan minat pada kegiatan pramembaca dan pramenulis, serta mulai menikmati aktivitas sederhana seperti mengenal huruf dan menulis bentuk dasar. Hal ini perlu terus didukung agar kemampuan literasi awal semakin berkembang. Orang tua dapat mendampingi anak melalui kegiatan membaca bersama di rumah.

  • Anak mulai mengenal konsep pramatematika sederhana dan mampu menggunakannya untuk memecahkan masalah ringan dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ini sudah baik dan perlu terus diasah. Orang tua dapat melatih anak melalui kegiatan berhitung sederhana dalam aktivitas harian.

  • Anak menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi melalui kegiatan mengamati dan mencoba hal-hal baru di lingkungan sekitar. Sikap ini sangat baik untuk perkembangan belajar anak. Orang tua diharapkan mendukung dengan memberikan kesempatan eksplorasi yang aman di rumah maupun lingkungan sekitar.

  • Anak mulai menunjukkan kemampuan berpikir kreatif, kritis, serta bekerja sama dalam kegiatan sederhana bersama teman. Perkembangan ini perlu terus dilatih agar semakin matang. Orang tua dapat membiasakan anak untuk berdiskusi ringan dan melakukan kegiatan bersama di rumah.

3. Dasar-dasar Literasi, Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Seni

  • Anak mulai mengenal huruf, simbol, dan menunjukkan minat pada kegiatan membaca serta menulis sederhana. Perkembangan ini perlu terus didukung agar kemampuan literasi awal semakin baik. Orang tua dapat membiasakan kegiatan membaca bersama di rumah.

  • Anak mampu menggunakan konsep pramatematika sederhana seperti menghitung dan membandingkan benda dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini sudah berkembang dengan baik dan perlu terus dilatih melalui aktivitas yang menyenangkan. Orang tua dapat melatih melalui permainan berhitung sederhana.

  • Anak menunjukkan rasa ingin tahu melalui kegiatan mengamati dan mencoba hal baru di lingkungan sekitar. Sikap ini membantu anak dalam memahami fenomena sederhana di sekitarnya. Orang tua diharapkan memberi kesempatan anak untuk bereksplorasi dengan aman.

  • Anak mulai mengenal penggunaan teknologi sederhana secara terbimbing untuk mencari informasi atau belajar hal baru. Perkembangan ini perlu diarahkan agar anak menggunakan teknologi dengan bijak. Orang tua diharapkan mendampingi saat anak menggunakan perangkat digital.

  • Anak menunjukkan minat dalam kegiatan seni seperti menggambar, mewarnai, dan mengekspresikan ide melalui karya sederhana. Hal ini perlu terus dikembangkan agar kreativitas anak semakin baik. Orang tua dapat mendukung dengan menyediakan waktu dan alat untuk berkarya di rumah.

Baca juga: 10 Catatan Wali Kelas di Raport Kelas 6 yang Penuh Motivasi

(RK)