Konten dari Pengguna

15 Motto Skripsi Islami yang Bisa Dicantumkan di Lembar Persembahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membuat skripsi Foto: fizkes/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membuat skripsi Foto: fizkes/Shutterstock

Beberapa karya tulis seperti skripsi dilengkapi dengan lembar persembahan yang memuat motto penulis dan ucapan terima kasih. Lembar tersebut berada di halaman awal, tepat sebelum masuk ke bagian pendahuluan.

Biasanya, motto skripsi ditulis dengan kata-kata bijak. Tak jarang, penulis juga mengutipnya dari kata-kata tokoh terkenal atau ayat-ayat Alquran agar lebih menarik saat dilihat atau alasan lainnya.

Motto tersebut dapat dijadikan pegangan hidup yang mewakili semangat diri seseorang. Dijelaskan dalam buku Quo Vadis susunan Marulam MT Simarmata, dkk., motto juga merupakan semboyan yang menggambarkan motivasi dan tujuan hidup individu maupun organisasi.

Bagi yang beragama Islam, Anda bisa mencantumkan motto skripsi Islami pada lembar persembahan. Berikut contoh lengkapnya yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi.

Motto Skripsi Islami

Ilustrasi membuat skripsi. Foto: Shutter Stock

Dirangkum dari buku Untaian Kata Bijak Islami karya Naufal Kazari (2013), berikut ini contoh motto skripsi Islami yang berasal dari ayat-ayat Alquran dan perkataan Nabi Muhammad SAW:

  1. “Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya di kala dia marah.”

  2. Ada dua hal yang tidak bisa dilarang kejelekannya, yaitu berbuat syirik dan merugikan umat Islam. Begitu pula, terdapat dua hal yang tidak dapat dimaafkan kebaikannya, yaitu beriman kepada Allah serta memberi manfaat kepada umat Islam.”

  3. "Perbanyaklah kamu mengingat mati karena hal itu bisa membersihkan dosa dan menyebabkan zuhud (tidak cinta kepada dunia)."

  4. "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu." (Q.S. Al Baqarah:45)

  5. "Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."(QS. Al Baqarah: 153)

  6. "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan Anda, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 155)

  7. "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal dia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal dia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al Baqarah: 216)

  8. "Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Q.S. Al Baqarah:277)

  9. "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya." (QS. Al-Baqarah:286)

  10. "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Ali Imraan:14)

  11. "Kehidupan yang sebenarnya adalah hari ini. Jangan menyibukkan diri dengan mengenang masa lalu dan mencemaskan masa depan yang tidak kita ketahui."

  12. "Hidup itu adalah untuk mencari bekal akhirat, aturlah kehidupan sehari-hari dengan benar dan memperkaya akal untuk membuat jiwa semakin bermakna."

  13. "Kehidupanmu adalah ciptaan dirimu sendiri. Jangan menilai negatif kehidupan orang lain dan warnailah hidupmu dengan hal positif."

  14. "Jangan terkungkung dengan rutinitas yang itu-itu saja. Jauhi kemalasan dan berjalan-jalanlah."

  15. "Kematian bukanlah suatu bencana terbesar dalam hidup. Bencana terbesar dalam hidup adalah saat rasa takut kita kepada Allah mati saat kita masih hidup. Berdoalah dan berada terus dalam ketaatan."

(MSD)