2 Cara Cek NPSN Sekolah Melalui Laman Kemendikbud

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

NPSN adalah kode pengenal satuan pendidikan yang bersifat unik dan membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya, baik di seluruh wilayah Indonesia maupun sekolah Indonesia di luar negeri.
NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasinal) terdiri dari 8 digit. Kode ini dapat memudahkan sekolah dan Kemendikbud dalam memproses pengelolaan data satuan pendidikan.
Tidak hanya itu, NPSN juga dapat digunakan untuk mendaftar SNBP, SNBT, dan Ujian Mandiri. Apabila tidak memilikinya, maka sekolah tidak dapat mengajukan proses pembuatan akun LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi).
Alhasil, tidak ada siswa dari sekolah tersebut yang bisa ikut seleksi PTN. Lantas, bagaimana cara cek NPSN sekolah? Untuk mengetahui jawabannya, simaklah penjelasannya berikut ini.
Cara Cek NPSN Sekolah
Cek NPSN dapat dilakukan melalui dua cara, yakni DAPO Kemendikbud dan Data Referensi Kemendikbud. Berikut langkah-langkahnya:
1. DAPO Kemendikbud
Akses laman https://dapo.kemdikbud.go.id.
Di halaman awal, klik Data Pokok dan tuliskan nama sekolah dengan benar. Disarankan menggunakan huruf kapital.
Klik Tampilkan.
Nantinya akan muncul Hasil Pencarian yang menunjukkan Nama Sekolah, NPSN, Status, dan Alamat. Anda bisa mengecek NPSN pada halaman ini.
2. Data Referensi Kemendikbud
Buka laman https://referensi.data.kemdikbud.go.id pada kolom pencairan browser.
Klik “Cari Sekolah/NPSN”
Tuliskan nama sekolah/NPSN pada kolom yang tertera lalu tekan Enter pada keyword.
Cek NPSN, Nama Satuan Pendidikan, Alamat, Kelurahan, dan Status Sekolah pada halaman tersebut.
Manfaat NPSN untuk Sekolah
Selain untuk mengajukan proses pembuatan akun LTMPT, ada juga manfaat lain yang bisa didapatkan sekolah dan Dinas Pendidikan dengan NPSN, yaitu:
1. Pelaksanaan kebijakan pendidikan
Lewat NISN, Dinas Pendidikan dan Kemdikbud dapat memetakan kebijakan yang tepat untuk tiap sekolah. Sebab, informasi seperti fasilitas pendidikan, tenaga pendidik, jumlah siswa, jumlah sekolah, dan lainnya dapat diketahui lewat NPSN.
2. Memudahkan administrasi sekolah
NPSN memuat identitas sekolah yang unik dan berbeda. Melalui informasi ini, proses administrasi sekolah dapat berjalan dengan lancar. Ini mencakup proses pengisian formulir, laporan kegiatan, dan pengarsipan data.
3. Memudahkan proses penerimaan siswa baru
Karena administrasinya tertata dengan baik, maka proses penerimaan siswa baru pun dapat berjalan dengan lancar. Pihak sekolah dapat mengorganisir berjalannya PPDB dan pemerintah dapat mengontrol jumlah siswa yang diterima setiap tahunnya.
4. Meningkatkan kualitas pendidikan
Pemerintah dapat melakukan evaluasi terhadap lembaga pendidikan. Evaluasi ini dapat memastikan sekolah memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan dan meningkatkan kualitas pendidikannya.
5. Membantu proses pemantauan
Lewat NPSN, pemerintah dapat memantau jalannya proses pembelajaran di tiap sekolah. Pemerintah juga dapat memastikan apakah perkembangan pendidikannya berjalan secara efisien atau tidak.
(MSD)
