2 Contoh Ceramah Isra Miraj Singkat dan Bermakna

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Isra Miraj adalah peristiwa perjalanan suci Nabi Muhammad SAW yang sangat istimewa bagi umat Islam. Ada banyak cara untuk memperingati peristiwa mulia ini, salah satunya dengan menyampaikan atau mendengarkan ceramah.
Mengutip buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 2 (2018) oleh Imam Taufik dkk, ceramah adalah bentuk komunikasi atau pengungkapan pikiran melalui kata-kata yang dilakukan di depan khalayak. Isi atau materi yang disampaikan dapat berupa pengetahuan umum atau informasi aktual.
Naskah ceramah yang menarik tentu sangat dibutuhkan agar jemaah tak bosan saat menyimaknya. Jika butuh referensi ceramah Isra Miraj singkat, simak beberapa contoh berikut ini!
Contoh Ceramah Isra Miraj Singkat
Dikutip dari buku Kumpulan Naskah Khutbah Jum'at (2025) oleh Rusdiana dan buku Khutbah Zaynul Atqiya' (2021) oleh Mimbar Dakwah LIM Lirboyo Kediri, berikut contoh ceramah Isra Miraj singkat yang bisa dijadikan referensi.
Contoh 1
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.
Alhamdulillah pada kesempatan ini kita kembali memperingati peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
Isra' Mi'raj adalah peristiwa yang agung, yaitu Allah SWT memberikan keistimewaan pada Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan mulia bersama malaikat Jibril mulai dari Masjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Palestina. Kemudian dilanjutkan dari Masjidil Aqsha menuju Sidratil Muntaha untuk menghadap Allah SWT sang pencipta Alam semesta.
Jamaah sekalian,
Apa pelajaran yang dapat kita ambil dari peringatan Isra' Mi'raj?
Pertama, Isra' Mi'raj adalah kemuliaan dan keistimewaan dari Allah SWT kepada hambanya tercinta, Nabi Muhammad SAW. Allah ingin menguatkan hati Nabi dengan melihat secara langsung kebesaran Allah SWT.
Kedua, kewajiban menjalankan shalat lima waktu bagi setiap muslim. Sebuah keharusan bagi setiap muslim menghadap (mi'raj) kepada Allah SWT lima kali sehari dengan jiwa dan hati yang khusyu'.
Ketiga, Isra' Mi'raj adalah mukjizat Nabi Muhammad SWT. Peristiwa luar biasa yang menembus dimensi ruang dan waktu ini menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT yang melampaui logika manusia.
Keempat, dalam perjalanan Isra' Mi'raj, terdapat penyebutan dua masjid umat Islam, yaitu Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha. Hal tersebut memberikan pelajaran bagi kita bahwa Masjidil Aqsha adalah bagian dari tempat suci umat Islam.
Mari kita jadikan peristiwa Isra Miraj ini sebagai momentum dalam kehidupan untuk tetap tawadu dan bertaqwa kepada Allah SWT. Semoga kita selalu menjadi umat yang selalu dapat mengambil hikmah dan dari peristiwa Isra' Mi'raj ini dan mengamalkannya dengan sebaik-baiknya. Allahumma Aamin.
Contoh 2
Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.
Hadirin jamaah sekalian,
Bulan Rajab merupakan salah satu dari rangkaian bulan yang mulia, karena pada bulan ini Rasulullah SAW pernah mengalami peristiwa Isra' Mi'raj. Lafadz isra' secara bahasa bermakna perjalanan malam, sedangkan mi'raj memiliki makna tangga untuk naik ke atas.
Namun, yang dimaksud Isra' Mi'raj adalah perjalanan Rasulullah di malam hari, mulai dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsha. Kemudian Allah SWT menaikkan Rasulullah dari Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha.
Saat Rasulullah isra', beliau singgah dan salat dua rakaat di berbagai tempat. Setelah singgah dibeberapa tempat tersebut, Rasulullah melanjutkan perjalanannya.
Hingga akhirnya Rasulullah tiba di Masjidil Aqsa. Beliau masuk dengan malaikat Jibril, kemudian melakukan salat dua rakaat tahiyyatul masjid. Kemudian malaikat Jibril mempersilahkan Rasulullah untuk menjadi imam salat dan yang menjadi makmumnya adalah para Nabi dan Rasul.
Setelah Rasulullah melaksanakan salat berjamaah, malaikat Jibril menghidangkan 3 wadah yang berisikan air, khamr dan susu kepada Rasulullah. Rasulullah pun lebih memilih untuk mengambil wadah yang berisikan susu dan meminumnya.
Akhirnya, Rasulullah dinaikkan dari masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha. Saat itulah, Allah SWT mewajibkan pada Rasulullah sekaligus umatnya untuk melaksanakan salat 50 kali dalam sehari semalam.
Kemudian Rasulullah SAW turun dari Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Nabi Musa. Nabi Musa memberi saran untuk meminta keringanan. Singkat cerita, akhirnya salat yang awalnya diwajibkan sebanyak 50 kali dalam sehari semalam diringankan menjadi 5 kali saja.
Peristiwa yang sangat agung ini sungguh menyimpan banyak hikmah yang dapat kita ambil pelajaran untuk menambah ketebalan iman, tabah menghadapi cobaan dan pantang menyerah dalam hal kebaikan.
(FHK)
Baca juga: 3 Contoh Proposal Isra Miraj yang Bisa Dijadikan Referensi
