2 Doa Bulan Muharram yang Dapat Diamalkan Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam kalender Hijriah. Sebagai penanda awal tahun baru Islam, Muharram menjadi momen yang tepat bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal saleh guna meraih keberkahan dari Allah SWT.
Salah satu yang dianjurkan adalah mengamalkan doa bulan Muharram. Doa ini dapat menjadi sarana untuk memohon perlindungan, ampunan, dan kebaikan agar perjalanan hidup di tahun yang baru senantiasa diselimuti keberkahan.
Bagi yang ingin mengamalkannya, simak bacaan doa bulan Muharram berikut ini lengkap dengan bahasa latin dan terjemahannya.
Bacaan Doa Bulan Muharram
Untuk menyambut datangnya bulan Muharram, umat Islam biasanya membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah. Merujuk pada buku Amalan Muharram dan Asyura oleh Tim Tarbiyah Wa Da'wah, berikut bacaan doa bulan Muharram yang dapat diamalkan.
1. Doa Akhir Tahun
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ لَمْ تَرْضَهُ وَنَسِيتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلُمْتَ عَنِّي مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي، وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِي عَلَيْكَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِي.
وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ، وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ، فَتَقَبَّلْهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِي مِنْكَ، يَا كَرِيمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu min ‘amalin fis-sanatil māḍiyati lam tarḍahu wa nasītuhu wa lam tansahu, wa ḥalumta ‘annī ma‘a qudratika ‘alā ‘uqūbatī, wa da‘autanī ilat-taubati ba‘da jarā'atī ‘alaika. Allāhumma innī astaghfiruka minhu faghfir lī. Wa mā ‘amiltu min ‘amalin tarḍāhu, wa wa‘adtanī ‘alaihits-tsawāba wal-ghufrāna, fataqabbalhu minnī wa lā taqṭa‘ rajā'ī minka, yā Karīmu yā Arḥamar-Rāḥimīn. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya. (Ya Allah) Apa yang aku lakukan di tahun kemarin yang Engkau tidak ridhoi, yang aku telah lupa sedangkan Engkau tidak pernah lupa, yang Engkau bersifat lembut kepadaku meskipun Engkau mampu untuk menghukumku, Engkau mengajakku untuk bertaubat setelah kelancanganku kepada-Mu, (Ya Allah) Aku memohon ampun kepadaMu atasnya dan Ampunilah aku. (Ya Allah) Apa yang aku lakukan yang Engkau ridhoi, yang Engkau janjikan bagiku pahala atasnya serta pengampunan, terimalah itu dariku. Janganlah Engkau memutus pengharapanku dariMu. Wahai Yang Mahamulia, Wahai Yang Maha pengasih di antara pengasih. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.
2. Doa Awal Tahun
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللَّهِ نُورًا، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا.
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرَمِ جُودِكَ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Alhamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn. Allāhumma shalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin ṣalātan tamla'u khazā'inallāhi nūran, wa takūnu lanā walil-mu'minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallim taslīman katsīrā. Allāhumma antal-abadīyul-qadīmul-awwalu, wa ‘alā faḍlikal-‘aẓīmi wa karami jūdikal-mu‘awwalu, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala, as'alukal-‘iṣmata fīhi minasy-syaithāni wa auliyā'ih, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū', wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā dzal-jalāli wal-ikrām. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallam.
Artinya: Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji Bagi Allah, Tuhan semesta alam. (Ya Allah) semoga Engkau limpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad dengan shalawat yang memenuhi khazanah Allah dengan cahaya. Dan yang menjadi jalan keluar, kebahagiaan dan kesenangan bagi kami dan orang yang beriman. Limpahkan pula kepada keluarga serta sahabatnya disertai keselamatan yang banyak. (Ya Allah) Engkau Yang Maha Abadi, Kekal dan Maha Awal. Di atas Anugerah-Mu yang agung serta kedermawan-Mu yang mulia yang menjadi sandaran. Ini adalah tahun yang baru tengah datang. Aku memohon kepada-Mu penjagaan di dalamnya dari setan dan para pembantunya. Aku juga memohon pertolongan untuk menghadapi nafsu yang selalu memerintahkan keburukan. Aku memohon agar disibukan dengan apa yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu. Wahai Pemilik Pengagungan dan Penghormatan. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.
Baca Juga: Tarikh Awal Muharram 2026, Ini Jadwal Tahun Baru Islam dan Keistimewaannya
Amalan Bulan Muharram
Selain membaca doa bulan Muharram, ada sejumlah ibadah lain yang dapat dikerjakan untuk mengejar pahala pada bulan yang mulia ini. Berdasarkan buku Muharaam Bulan Keramat, Mitos atau Realita? oleh Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Lukman, berikut amalan yang dianjurkan pada bulan Muharram:
Menjalankan puasa sunnah, terutama pada hari Asyura (10 Muharram).
Memperbanyak amal saleh, seperti bersedekah, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan membantu sesama.
Bertaubat kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
(NSF)
