25 Ayat Alkitab untuk Natal yang Bisa Direnungi Umat Kristen

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Natal menjadi salah satu agenda spesial yang dirayakan umat Kristen setiap tahunnya. Perayaan ini diadakan untuk memperingati hari lahirnya Yesus Kristus Sang Juru Selamat.
Umat Kristen merayakan malam natal pada 24 Desember, lalu dilanjutkan dengan ibadah Misa pada 25 Desember. Rangkaian ibadah ini penting dilakukan untuk memperbarui iman sekaligus menciptakan kehangatan dan kebersamaan bersama anggota keluarga.
Menurut Christy Kirana dalam buku Aku dan Tuhanku: Buku Pra Remaja (2022), aspek rohaniah merupakan bagian terpenting yang harus diisi dalam perayaan Natal. Untuk itu, umat Kristen biasanya memperingati momen spesial ini dengan dengan pujian, penyalaan lilin Natal, khotbah, dan perenungan ayat-ayat Alkitab.
Banyak ayat Alkitab tentang Natal yang bisa didalami maknanya oleh umat Kristen. Apa saja? Yuk, simak daftar lengkapnya lewat artikel berikut ini.
Ayat Alkitab tentang Natal untuk Direnungi Umat Kristen
Kedudukan Natal menjadi sangat berharga karena firman Allah. Melalui perayaan ini, Allah tengah menunjukkan wujud kasih sayang-Nya kepada umat.
Natal yang sesungguhnya tentu membicarakan semua hal tentang Yesus. Hal ini dapat ditemukan lewat ayat-ayat Alkitab tentang Natal yang bisa Anda renungi berikut ini:
“Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.”” - Yohanes 20:21 (TB)
“Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.” - Kisah Para Rasul 5:31 (TB)
“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” - Roma 6:23 (TB)
“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.” - Galatia 4:4 (TB)
“Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,” - Titus 3:4-5 (TB)
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” - 1 Yohanes 4:9-10 (TB)
“Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.” - Matius 1:18 (TB)
“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” - Matius 1:21 (TB)
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” --yang berarti: Allah menyertai kita.”" - Matius 1:23 (TB)
“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”” - Matius 2:1-2 (TB)
“Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” - Matius 2:6 (TB)
“Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.” - Matius 2:10-11 (TB)
“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.” - Matius 10:40 (TB)
“Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”” - Lukas 1:30-31 (TB)
“Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” - Lukas 1:32-33 (TB)
“Sebab itu Tuhan sendiri yang akan memberikan kepadamu suatu tanda: Anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia akan diberi nama Imanuel.” - Yesaya 7:14
“Ambillah sikap yang ada dalam Kristus Yesus: walaupun ia dalam rupa Tuhan, ia tidak menganggap kesetaraan dengan Tuhan sebagai sesuatu yang patut dieksploitasi. Namun dia mengosongkan dirinya dengan mengambil wujud seorang budak dan menjadi seperti manusia.” - Filipi 2:5-7
“Yesus tahu bahwa Bapa telah menyerahkan segalanya ke dalam tangannya dan bahwa Dia datang dari Tuhan dan kembali kepada Tuhan.” - Yohanes 13:3
“Semoga Allah sumber pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan kedamaian dalam iman sehingga kamu dipenuhi dengan pengharapan oleh kuasa Roh Kudus.” - Roma 15:13
“Inilah yang akan menjadi tanda bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan kain kafan dan terbaring di dalam palungan.” - Lukas 2:12
“Kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu! Orang yang berlindung padanya sungguh berbahagia!” - Mazmur 34: 8
“Berbahagialah mereka yang percaya kepada Tuhan, yang mengandalkan Tuhan.” - Yeremia 17:7
“Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya!” - Mazmur 72:11 (TB)
“Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.” - Mazmur 95:2 (TB)
“TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!” - Mazmur 97:1 (TB)
(MSD)
