25 Contoh Refleksi Orang Tua di Raport Anak TK yang Sopan dan Bijak

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh refleksi orang tua di raport anak TK pada artikel ini dapat dijadikan sebagai refrensi. Refleksi pada bagian raport berfungsi sebagai tanggapan orang tua untuk evaluasi guru.
Dalam Kurikulum Merdeka, refleksi orang tua menjadi bagian penting dalam pelaporan hasil belajar siswa. Melalui refleksi, orang tua dapat menyampaikan rasa terima kasih atas segala usaha guru dalam mendampingi perkembangan anak.
Contoh Refleksi Orang Tua di Raport Anak TK
Refleksi orang tua merupakan bagian penting yang harus diisi dalam raport capaian pembelajaran anak TK. Dalam kolom refleksi, orang tua dapat memberikan feedback kepada guru mengenai pencapaian yang telah diraih anak selama proses pembelajaran.
Mengutip Capaian Pembelajaran untuk Satuan PAUD oleh Kemdikbudristek, orang tua diminta untuk menuliskan tanggapan mengenai tiga pertanyaan yang berkaitan dengan perkembangan anak.
Pertanyaan yang perlu dicantumkan dalam refleksi orang tua, yaitu:
Apakah yang saya amati sudah berkembang pada diri anak saya?
Apa saja yang masih perlu dikembangkan pada diri anak saya?
Langkah-langkah apa yang dapat saya lakukan untuk membantu anak saya mengembangkan hal tersebut?
Disadur melalui laman Holidappy dan sumber lainnya, berikut beberapa contoh refleksi orang tua di raport anak TK yang bisa digunakan sebagai referensi:
Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang bapak/ibu guru berikan kepada (nama anak) setiap hari. Kami tidak akan lupa akan perubahan positif yang telah bapak/ibu guru bawa dalam hidupnya.
Terima kasih banyak atas semangat bapak/ibu guru dalam mengajar anak-anak. Kami sangat menghargai dampak positif yang Anda berikan terhadap perkembangan dan keberhasilan anak saya.
Terima kasih atas bimbingan bapak/ibu guru yang telah membuat (nama anak) lebih disiplin dan bersemangat setiap kali berangkat ke sekolah.
Kami juga melihat perkembangan yang baik dalam kemampuan komunikasi (nama anak), terutama dalam berinteraksi dengan teman-temannya. Terima kasih atas perhatian bapak/ibu guru.
Anak kami (nama anak) kini mulai mengenal doa-doa sehari-hari, dan kami akan mendampingi untuk memperdalam pemahaman doa saat beribadah. Terima kasih atas bimbingan yang diberikan bapak/ibu guru.
Terima kasih kepada bapak/ibu guru atas bimbingannya yang telah membantu (nama anak) menjadi lebih mahir dalam berhitung. Namun, kami menyadari bahwa kemampuan menulisnya masih perlu pengembangan dan kami akan mendukungnya di rumah.
Anak kami (nama anak) kini menunjukkan perkembangan yang baik dalam menulis dan membaca, meskipun kemampuan mengejanya masih perlu diperbaiki. Kami akan fokus memberikan perhatian lebih pada keterampilan mengejanya.
Kami sangat menghargai bimbingan bapak/ibu guru yang telah mengajarkan (nama anak) untuk lebih peduli terhadap kerapian diri dan lingkungan sekitar. (Nama anak) kini mulai terbiasa merapikan barang-barangnya sendiri.
Anak kami (nama anak) mulai menunjukkan kemajuan dalam keterampilan berbicara, terutama dalam mengungkapkan dirinya. Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan bapak/ibu guru.
Saat ini, anak kami (nama anak) semakin menunjukkan kreativitasnya, terutama dalam kegiatan seni. Ini adalah hal yang sangat positif dan patut terus dikembangkan.
Kami juga memperhatikan bahwa (nama anak) semakin mampu berkonsentrasi dan fokus dalam aktivitas, terutama saat belajar. Terima kasih banyak atas bimbingan bapak/ibu guru.
Terima kasih banyak, bapak/ibu guru. Meskipun (nama anak) telah menunjukkan perkembangan yang baik, kami merasa kemandirian dan fokusnya masih perlu diperbaiki.
Kami berharap (nama anak) dapat lebih mandiri dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari, seperti merapikan mainan dan perlengkapan sekolahnya sendiri.
Saya melihat peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri anak saya, terutama dalam enam bulan terakhir.
Anak kami telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam berbagai aspek. Kini, dia semakin percaya diri saat berinteraksi dengan teman-temannya di kelas.
Saya sangat menghargai dan berterima kasih atas dedikasi bapak/ibu guru dalam mengajar di sekolah. Saat ini, saya melihat perkembangan pesat pada (nama anak), terutama dalam keberaniannya untuk berbicara di depan kelas.
Saya ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tulus atas komitmen bapak/ibu guru. Saya kini melihat kemajuan yang signifikan pada (nama anak) yang semakin percaya diri.
Kami melihat (nama anak) semakin fokus dan dapat berkonsentrasi dengan baik dalam setiap aktivitas, terutama saat belajar. Terima kasih atas bimbingan bapak/ibu guru.
Anak kami kini sudah mengenal angka dan huruf A-Z. Kami akan terus memperhatikan kemampuan mengejanya dan menyediakan alat bantu yang dapat menarik perhatiannya.
Sebagai orang tua, kami melihat bahwa (sebutkan nama) sangat tertarik dengan kegiatan melukis. Apakah bapak/ibu guru memiliki saran mengenai sanggar lukis atau lomba melukis yang dapat diikuti anak kami di masa depan?
Harapan kami adalah agar anak kami merasa nyaman dan betah selama berada di kelas. Kami sangat menghargai usaha bapak/ibu guru dalam menciptakan suasana belajar yang ceria dan penuh kegembiraan.
Kami juga merasa bersyukur karena bapak/ibu guru telah memberikan kesempatan bagi anak kami untuk menampilkan kemampuan bernyanyinya di depan kelas. Ia terlihat sangat percaya diri dan senang saat menceritakan pengalaman tersebut.
Beberapa bulan terakhir, kami senang melihat perkembangan keterampilan motorik kasar dan halus (nama anak). Sekarang, (nama anak) sudah bisa melompat dengan baik. Terima kasih atas bimbingan bapak/ibu guru.
Kami juga berterima kasih atas bimbingan bapak/ibu guru yang telah membantu (nama anak) semakin terampil dalam berbahasa. Kami akan terus mendukungnya.
Kami menghargai usaha bapak/ibu guru dalam memotivasi anak kami untuk lebih antusias berangkat ke sekolah. Saya melihat bahwa semester ini, (nama anak) semakin semangat untuk pergi ke sekolah pagi-pagi dan bersosialisasi dengan teman-temannya.
Baca juga: 10 Contoh Narasi Raport TK Kurikulum Merdeka
(RK)
