3 Amalan di Malam Takbiran Idul Fitri Untuk Meraih Kemuliaan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malam takbiran sebelum hari raya Idul Fitri biasanya dirayakan dengan mengucapkan takbir di dalam masjid atau di jalan. Takbir tersebut biasanya dikumandangkan hingga malam hari, bahkan ada yang hingga esok harinya.
Malam takbiran sendiri dipercaya dengan momen penuh berkah, pengampunan dosa, dan terkabulnya doa. Tak heran jika di malam istimewa tersebut banyak umat Muslim yang berlomba untuk mendapat keberkahanNya.
Berikut kumpulan amalan yang bisa dilakukan sepanjang malam takbiran untuk meraih kemuliaan dalam menyambut hari kemenangan.
Mengumandangkan Takbir
Mengumandangkan takbir menjadi tradisi sekaligus amalan yang bisa dilakukan di malam takbiran. Di Indonesia, masyarakat biasanya mengumandangkan takbir dengan diiringi berbagai arak-arakan yang ramai.
Ya, ada beberapa orang yang melakukan takbiran dengan berkeliling ke rumah penduduk. Mengumandangkan takbir dilakukan terus menerus setelah melaksanakan salat maghrib, Isya, hingga setelah salat Idul fitri.
Berikut bacaan yang sering dipanjatkan saat mengumandangkan takbir.
اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لاَ اِلـٰهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اللهُ اَكْبَرُ وَ ِللهِ الْحَمْدُ، الْحَمْدُ ِللهِ عَلَى مَا هَدَانَا وَلَهُ الشُّكْرُ عَلَى مَا اَوْلاَنَا
Allâhu Akbaru Allâhu Akbar(u), Lâ ilâha illallâhu wallâhu Akbar, Allâhu akbaru wa lillâhil-hamd(u). Al-hamdu lillâhi ‘alâ mâ hadânâ wa lahusy-syukru ‘alâ mâ awlânâ
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji milik Allah; Alhamdulillah kami panjatkan puji pada-Nya yang telah menunjuki kami, kami sampaikan rasa syukur pada-Nya yang telah menyayangi kami.
Salat Dua Rakaat
Setelah salat maghrib di hari terakhir Ramadhan, ada baiknya untuk melakukan salat dua rakaat guna mendapat keberkahaan malam takbiran. Ada beberapa ketentuan untuk salat tersebut seperti membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 100 hingga 1000 kali pada rakaat pertama.
Sedangkan pada rakaat kedua, surat Al-Ikhlas kembali dibaca sebanyak satu kali. Lalu, lakukan sujud setelah salam sambil melafalkan 100 kali kalimat “Atûbu ilallâh” yang artinya “aku bertaubat kepada Allah”.
Setelah salat berakhir, dilanjutkan dengan membaca doa sambil mengangkat kedua tangan ke langit. Berikut bacaan doa yang bisa dipanjatkan.
يَا ذَا الْمَنِّ وَالطَّوْلِ يَا ذَا الْجُوْدِ يا مُصْطَفِيَ مُحَمَّدٍ وَنَاصِرَهُ، صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَاغْفِرْ لِي كُلَّ ذَنْبٍ اَحْصَيْتَهُ وَهُوَ عِنْدَكَ فِيْ كِتَابٍ مُبِيْنٍ
Yâ dzal-manni wath-thaul(i), yâ dzal-jûdi, yâ musthafiya Muhammadin wa nâshirah(u), shalli ‘al â Muhammadin wa âli Muhammad(in), waghfirlî kulla dzanbin ah-shaitahu wahuwa ‘indaka fî kitâbin mubîn
Artinya: Wahai Yang Memiliki karunia dan anugrah, wahai Yang Memiliki kedermawanan, wahai Yang Memilih Muhammad dan Menolongnya, sampaikan shalawat kepada Muhammad dan Keluarga Muhammad, dan ampuni seluruh dosaku yang telah Kau hitung, ia ada di sisi-Mu di dalam Kitab yang nyata.
Mempersiapkan Diri untuk Idul Fitri
Setelah berdoa dan mengumandangkan takbir, umat Muslim juga disunnahkan menyiapkan diri untuk salat Idul Fitri pada esok hari. Salah satunya dengan menyiapkan pakaian terbaik dan wewangian yang akan dipakai, hingga mempersiapkan sedekah. Umat Muslim juga harus memastikan kewajiban membayar zakat fitrah sebelum salat Idul Fitri dimulai.
(Rav)
