Konten dari Pengguna

3 Cara Mengetahui Skincare Cocok atau Tidak untuk Mencegah Breakout

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menggunakan masker kecantikan wajah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggunakan masker kecantikan wajah. Foto: Shutter Stock

Cara mengetahui skincare cocok atau tidak, penting untuk dipahami agar kulit wajah tidak mengalami breakout. Breakout biasanya ditandai dengan munculnya jerawat yang menyebabkan iritasi pada kulit wajah.

Breakout disebabkan oleh berbagai faktor, salah satu yang paling sering terjadi adalah paparan bahan atau zat kimia tertentu pada wajah. Hal itu bisa jadi merupakan efek dari pemilihan skincare yang kurang tepat.

Oleh sebab itu, pilihlah skincare yang cocok untuk meminimalisir efek sampingnya. Bagaimana cara mengetahuinya? Beberapa tips di bawah ini mungkin dapat membantu.

Cara Mengetahui Skincare Cocok atau Tidak

Ilustrasi cara mengetahui skincare cocok atau tidak. Foto: Shutter Stock

1. Mengetahui Jenis Kulit dan Kebutuhannya

Sebelum memilih produk skincare, ketahui terlebih dulu apa jenis kulit Anda. Dengan memahaminya, Anda akan tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh kulit. Menurut laman WebMD, ada lima jenis kulit yang diketahui, yaitu:

  • Normal, merupakan tipe kulit yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Tipe kulit ini biasanya tidak banyak mengalami masalah dan memiliki pori-pori yang hampir tidak terlihat.

  • Kombinasi, yaitu kulit yang normal di beberapa area dan berminyak di area lainnya. Biasanya, area yang berminyak adalah T-zone, yakni area hidung, dahi, dan dagu.

  • Kering (dry), ditandai dengan tekstur kulit yang kasar dan kurang elastis, bersisik, mengelupas, atau mudah meradang. Pemilik kulit kering disarankan memakai skincare yang dapat menghidrasi kulitnya

  • Berminyak (oily), dapat dibedakan dari produksi minyak yang berlebihan di sebagian besar area wajah. Akibatnya, wajah jadi kusam dan mengilap, pori-pori membesar, serta timbul komedo dan jerawat.

  • Sensitif. Pemilik kulit sensitif perlu memberikan perhatian ekstra terhadap skincare yang digunakan. Sebab, kulit sensitif cenderung mudah merah, gatal, iritasi, dan terbakar jika salah memakai skincare.

Dengan mengetahui jenis-jenis kulit di atas, Anda dapat memilih skincare berdasarkan kebutuhan kulit. Tak perlu repot membaca ingredients satu per satu, karena kebanyakan produk skincare saat ini sudah mencantumkan fungsinya berdasarkan tipe kulit pada bagian kemasan.

2. Melakukan Patch Test

Ilustrasi menggunakan skincare. Foto: Shutter Stock

Patch test adalah cara mengetahui skincare cocok atau tidak yang mudah dicoba. Patch test merupakan cara untuk memeriksa reaksi kulit terhadap suatu produk skincare baru yang hendak digunakan.

Dijelaskan dalam situs Medical News Today, patch test dilakukan untuk melihat apakah ada reaksi alergi, jerawat, atau iritasi sebelum menggunakan produk skincare baru.

Patch test dilakukan dengan cara mengaplikasikan skincare ke area tubuh selain wajah, misalnya belakang telinga. Gunakan skincare sebanyak yang nantinya akan diaplikasikan ke wajah.

Lakukan metode tersebut dua kali sehari selama 7-10 hari. Jika tidak ada reaksi negatif seperti iritasi, artinya produk tersebut aman digunakan sebagai skincare sehari-hari.

3. Mengecek Reaksi Kulit Wajah terhadap Skincare

Jika sudah telanjur menggunakan skincare tanpa melakukan patch test terlebih dahulu, Anda bisa mengecek reaksi kulit wajah secara langsung terhadap skincare tersebut.

Apabila setelah memakainya wajah terasa gatal, muncul jerawat, atau bahkan iritasi, segera hentikan penggunaan skincare tersebut. Sebab, hal itu bisa mengindikasikan bahwa skincare yang digunakan tidak cocok untuk kulit Anda.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Berapa lama mengetahui skincare cocok atau tidak?
chevron-down

Lakukan patch test dua kali sehari selama 7-10 hari untuk mengetahui skincare cocok atau tidak.

Apa itu patch test?
chevron-down

Patch test merupakan cara untuk memeriksa reaksi kulit terhadap suatu produk skincare baru yang hendak digunakan.

Apa yang harus dilakukan jika kulit tidak cocok dengan skincare?
chevron-down

Segera hentikan penggunaan skincare tersebut agar terhindar dari breakout yang lebih parah.