3 Cara Menghargai Wanita dalam Islam yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam sangat memuliakan keberadaan wanita dan menganggapnya setara dengan kaum laki-laki. Yang membedakan keduanya hanyalah bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalil-dalil shahih telah banyak menjelaskan tentang kedudukan wanita dalam Islam. Bahkan, Allah SWT secara khusus memberikan aturan tentang tata cara berpakaian, bersosialisasi dengan lawan jenis, dan lain sebagainya.
Aturan tersebut dibuat semata-mata agar wanita dapat melindungi dirinya sendiri. Sehingga, ia akan terhindar dari perlakuan semena-mena lawan jenis, pelecehan, atau penindasan.
Dijelaskan dalam buku Pendidikan Gender dalam Sudut Pandang Islam karya Dr. Shabri Saleh, dkk., menghargai, menyayangi, dan melindungi wanita adalah kewajiban bagi seorang laki-laki. Sebab, wanita memiliki kemuliaan tersendiri di sisi Allah.
Bagaimana cara menghargai wanita dalam Islam? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Cara Menghargai Wanita dalam Islam
Sejatinya, peran dan tugas seorang wanita dalam kehidupan sehari-hari sangat kompleks. Tak sedikit wanita yang dituntut menjadi multitasking. Oleh karena itu, Islam menganjurkan laki-laki agar menghargai wanita dan memberikan perasaan aman kepadanya.
Islam tidak menganut paham patriarki yang menyatakan bahwa kedudukan laki-laki jauh lebih tinggi dari seorang wanita. Namun, Islam menganggap bahwa status keduanya adalah setara.
Maka, seorang Muslim hendaknya menghargai kehadiran wanita dengan sebaik-baiknya. Berikut ini penjelasan tentang cara menghargai wanita selengkapnya yang bisa Anda simak:
1. Tidak boleh menyusahkan wanita
Tugas seorang pria adalah membahagiakan wanitanya dan tidak membuatnya kesusahan. Ini bisa mencakup untuk istri, ibu, anak, saudara perempuan, dan lain-lain.
Seorang wanita hendaknya tidak dipaksa melakukan hal-hal yang tidak ia senangi. Dalam Surat An-Nisa ayat 19, Allah berfrman:
“Wahai orang-orang beriman, tidak Halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata.
Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS. An Nisa: 19)
2. Memberikan mahar yang layak
Mahar merupakan pemberian yang wajib ditunaikan oleh suami untuk memperkuat ikatan kasih sayang dengan istrinya. Mahar ini menjadi hak milik bagi seorang wanita, sehingga ia bebas menggunakannya sesuai dengan kehendak.
Mengutip buku Hukum dan Etika Pernikahan dalam Islam karya Prof. Dr. Thobroni (2017), Islam membolehkan wanita untuk memanfaatkan mahar tersebut sesuka hati. Ini adalah cara Islam untuk memperhatikan dan menghargai hak kaum wanita pada masa kini.
3. Tidak boleh memfitnah wanita
Dalam Islam, wanita baik-baik tidak boleh difitnah melakukan perbuatan yang melanggar perintah Allah. Misalnya, menuduh wanita melakukan zina, mabuk-mabukan, dan lain-lain.
Dalam Surat An-Nur ayat 23, Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita yang baik-baik, yang lengah (tidak terbersit di benaknya berbuat zina) lagi beriman, mereka dilaknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.”
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana kedudukan wanita dalam Islam

Bagaimana kedudukan wanita dalam Islam
Islam sangat memuliakan wanita dan menganggap derajatnya setara dengan kaum laki-laki.
Apa yang membedakan wanita dan laki-laki?

Apa yang membedakan wanita dan laki-laki?
Yang membedakan nilai dari keduanya hanyalah ketakwaannya kepada Allah SWT.
Apa saja yang dibahas dalam Alquran tentang wanita?

Apa saja yang dibahas dalam Alquran tentang wanita?
Allah SWT juga memberikan aturan tentang tata cara berpakaian, bersosialisasi dengan lawan jenis, dan lain-lain.
