3 Contoh Jawaban LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah untuk PPG Dalam Jabatan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah dibutuhkan dalam proses seleksi PPG (Pendidikan Profesi Guru). Lembar kerja ini nantinya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pembelajaran.
Dalam LK 1.2 termuat pembahasan mengenai masalah yang biasa terjadi di dalam kelas. Guru perlu menganalisis masalah tersebut, kemudian mencari tahu penyebabnya, dan menemukan solusinya.
Tahap pengisian LK ini biasanya dilakukan setelah peserta PPG melewati masa orientasi. Tujuannya untuk menyeleksi peserta-peserta yang dianggap kompeten dan berbakat menjadi guru.
Tentunya, LK 1.2 tidak boleh diisi sembarangan. Berikut ini contoh jawaban LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah selengkapnya yang bisa Anda simak.
Contoh Jawaban LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah
Sebenarnya, jawaban LK 1.2 bisa berbeda-beda tergantung masalah yang dihadapi oleh peserta PPG. Namun, ada ketentuan khusus yang mesti dipahami.
Dalam LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah, ada kolom-kolom yang harus diisi. Kolom tersebut terdiri atas masalah yang telah diidentifikasi; hasil eksplorasi penyebab masalah; dan analisis eksplorasi penyebab masalah.
Pada kolom “hasil eksplorasi penyebab masalah”, peserta PPG bisa mengisinya dengan kajian literatur, wawancara, dokumentasi, dan lain-lain. Berikut contoh jawaban LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah yang bisa dijadikan referensi:
Masalah 1
Masalah yang telah diidentifikasi:
Minat belajar siswa rendah saat pembelajaran berlangsung.
Hasil eksplorasi penyebab masalah:
Menurut Hamzah B. Uno, motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa yang sedang belajar untuk mengadakan tingkah laku, pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur-unsur yang mendukung. Indikator-indikator tersebut, antara lain:
Adanya hasrat dan keinginan berhasil
Dorongan dan kebutuhan dalam belajar, harapan, dan cita-cita masa depan
Penghargaan dalam belajar
Lingkungan belajar yang kondusif
Sementara Oemar Hamalik menyebutkan fungsi motivasi itu meliputi:
Mendorong timbulnya kelakuan/ suatu perbuatan
Sesuatu yang mengarah pada perbuatan ke pencapaian tujuan yang diinginkan
Sebagai penggerak, artinya sebagai motor penggerak dalam kegiatan belajar
Hasil wawancara menentukan bahwa:
Secara internal, siswa ingin berhasil tapi kejenuhan belajar Bahasa Inggris mulai muncul disebabkan metode mengajar yang kurang menarik.
Guru belum menggunakan metode mengajar yang tepat, sehingga materi jadi sulit dipahami siswa.
Kesulitan siswa dalam memahami materi ini membuat mereka tidak memiliki penggerak dalam kegiatan belajar.
Analisis eksplorasi penyebab masalah:
Setelah dianalisis, dapat dipahami bahwa rendahnya minat belajar siswa saat pembelajaran berlangsung umumnya disebabkan oleh:
Guru kurang mendapatkan pelatihan tentang cara menerapkan pembelajaran inovatif, sehingga sangat monoton.
Guru belum memiliki cukup waktu untuk menyiapkan media pembelajaran yang sesuai, sehingga mengajar ala kadarnya saja.
Tuntutan kurikulum tidak sejalan dengan kondisi di lapangan, sehingga guru mengejar materi cepat selesai sementara siswa belum menguasai materi tersebut.
Guru kurang kreatif dalam menata ruang kelas menjadi ruangan yang menarik dan nyaman untuk digunakan.
Masalah 2
Masalah yang telah diidentifikasi:
Siswa kesulitan membaca angka, tanggal, tahun, menghitung, menyebutkan nominal uang dan menyebutkan jam dalam Bahasa Inggris.
Hasil eksplorasi penyebab masalah:
Literasi numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol . Ini terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah nyata dalam situasi kehidupan sehari-hari.
Tujuannya yaitu untuk memberikan informasi dalam format yang berbeda baik itu grafik, tabel, maupun bagan. Literasi numerasi juga digunakan sebagai interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan.
Menurut Han, dkk., (2017), indikator kemampuan literasi numerasi dapat diuraikan sebagai berikut:
Menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.
Menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk (grafik, tabel, bagian, diagram, dan sebagainya).
Menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan.
Sementara hasil wawancaranya mengemukakan bahwa:
Siswa sering keliru meyebutkan angka, jam, dan nominal uang dalam Bahasa Inggris.
Siswa keliru menggunakan angka dalam Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis eksplorasi penyebab masalah:
Kesulitan siswa dalam membaca angka, tanggal, dan tahun, serta menyebutkan nominal uang dan menyebutkan jam dalam Bahasa Inggris dikarenakan oleh:
Siswa menganggap mudah membaca angka dalam Bahasa Inggris.
Siswa jarang menggunakan angka berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Guru kurang membiasakan siswa menggunakan angka dalam Bahasa Inggris.
Jarang terdapat angka berbahasa Inggris yang ditempel di dinding.
Masalah 3
Masalah yang telah diidentifikasi:
Kebanyakan siswa belum memiliki keterampilan berbicara bahasa Inggris yang baik.
Hasil eksplorasi penyebab masalah:
Menurut Darsiana, faktor yang mempengaruhi pembelajaran Bahasa Inggris terasa sulit bagi siswa yaitu:
Rendahnya kemampuan keterampilan berbicara bahasa Inggris karena tidak terbiasa
Sebagian siswa masih enggan dan bahkan tutup mulut apabila mereka diajak berbicara dalam bahasa Inggris. Padahal, kalau dilihat dari penguasaan kosa kata, siswa tersebut seharusnya sudah mampu berbicara bahasa Inggris meskipun dalam rangkaian kalimat yang sangat sederhana
Merasa kesulitan dalam berbicara bahasa Inggris sehingga mereka belum mampu berkomunikasi.
Analisis eksplorasi penyebab masalah:
Keengganan siswa untuk mencoba berbicara menggunakan bahasa Inggris
Takut salah grammar-nya.
Guru kurang membiasakan siswa berbahasa Inggris.
Baca juga: Contoh LK 1.1 Identifikasi Masalah PPG 2023 dan Cara Mengisinya
(MSD)
