Konten dari Pengguna

3 Contoh Susunan Acara Walimatussafar Haji yang Bisa Dijadikan Referensi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jemaah haji. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jemaah haji. Foto: Pexels

Walimatussafar atau acara pemberangkatan jemaah haji merupakan salah satu tradisi yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Tidak hanya menandai awal perjalanan ibadah seseorang ke Tanah Suci, tetapi juga bisa menjadi momen yang tepat untuk meminta doa dan restu dari orang-orang terdekat.

Biasanya, walimatussafar diisi dengan sejumlah acara, mulai dari pengajian hingga tausiyah tentang makna dan tanggung jawab ibadah haji. Agar pelaksanaannya lancar, diperlukan susunan acara yang jelas dan sistematis.

Susunan ini berfungsi sebagai panduan agar setiap rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana. Jika ingin menggelar acara serupa, simak contoh susunan acara walimatussafar berikut ini sebagai referensi.

Contoh Susunan Acara Walimatussafar Haji

Ilustrasi susunan acara walimatussafar haji. Foto: Unsplash

Menurut Udji Asiyah dalam bukunya berjudul Dakwah Cerdas: Ramadhan, Idul Fitri, Walimatul Hajj dan Idul Adha, walimatussafar berasal dari dua kata, yaitu 'walimah' yang berarti perjamuan atau pesta, dan 'safar' yang berarti perjalanan. Maka, walimatussafar bisa diartikan sebagai acara jamuan yang diselenggarakan untuk seseorang yang akan melakukan perjalanan jauh.

Untuk memastikan acara berjalan lancar, dibutuhkan susunan acara yang terorganisir dengan baik. Susunan acara ini dapat digunakan sebelum keberangkatan haji maupun saat kepulangannya.

Tentu, Anda dapat menyesuaikan susunan acara tersebut dengan ketersediaan waktu masing-masing. Berikut contoh susunan acara walimatussafar haji yang bisa dijadikan panduan:

Contoh 1

  • Pembukaan oleh pembawa acara mengucapkan salam dan selamat datang kepada seluruh tamu undangan.

  • Pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

  • Sambutan dari ketua panitia acara.

  • Sambutan dari pejabat setempat atau perwakilan Kementerian Agama.

  • Sambutan dari pihak keluarga calon jemaah haji.

  • Pembacaan talbiyah secara bersama-sama.

  • Penyampaian tausiyah singkat tentang makna dan keutamaan ibadah haji.

  • Penyerahan cendera mata kepada calon jemaah sebagai bentuk penghormatan.

  • Doa pelepasan yang dipimpin oleh tokoh agama.

  • Pembacaan sholawat haji untuk memohon keselamatan dan kelancaran ibadah.

  • Penutupan acara oleh pembawa acara.

  • Prosesi bersalaman dengan calon jemaah haji.

  • Pelepasan keberangkatan dengan iringan sholawat nabi.

  • Ramah tamah untuk mempererat suasana dan memberi dukungan menjelang keberangkatan.

Sumber: Laman Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH)

Contoh 2

  • Pembukaan dimulai dengan pembacaan surat Al-Fatihah.

  • Dilanjutkan dengan Qiro’atil Qur’an dan lantunan sholawat haji.

  • Pembacaan Asmaul Husna bersama-sama.

  • Membaca tahlil dan surat Yasin sebagai bentuk doa bersama.

  • Sambutan dari perwakilan keluarga calon jemaah haji.

  • Sesi ramah tamah untuk menciptakan suasana kekeluargaan.

  • Penyampaian tausiyah oleh tokoh agama atau undangan.

  • Doa penutup sebagai penutup rangkaian acara.

Sumber: Buku Tradisi Haji susunan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Contoh 3

  • Pembukaan acara dengan membaca doa Iftitah Al-Majelis.

  • Dilanjutkan dengan Qira’atul Qur’an atau pembacaan ayat suci Al-Qur’an.

  • Prosesi penyerahan diri atau berpamitan calon jemaah haji.

  • Penyampaian pamit haji yang diwakili oleh pihak keluarga.

  • Pembacaan doa safar sebagai permohonan perlindungan selama perjalanan.

  • Pelantunan azan dan iqamah sebagai simbol keberangkatan.

  • Pembacaan sholawat haji bersama-sama.

  • Mushafahah atau bersalaman, diiringi dengan lantunan sholawat haji.

Sumber: Buku Tradisi Haji susunan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Baca juga: Daftar Haji 2025 Berangkat Tahun Berapa? Ini Cara Cek Estimasi Waktunya

(RK)