Konten dari Pengguna

3 Doa Selamat Perjalanan Menurut Ajaran Islam

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa selamat perjalanan dapat dipanjatkan oleh umat Islam sebelum bepergian. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Doa selamat perjalanan dapat dipanjatkan oleh umat Islam sebelum bepergian. Foto: Pexels.com

Doa selamat perjalanan dapat dipanjatkan oleh umat Islam sebelum bepergian. Tujuan dari membaca doa ini adalah untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT.

Hal ini tidak hanya merupakan amalan yang dianjurkan dalam syariat, tetapi juga termaasuk sunnah Rasulullah SAW yang penting untuk diikuti. Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa doa perjalanan adalah salah satu doa yang dikabulkan oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui bacaan doa tersebut.

Doa Selamat Perjalanan

Ilustrasi seseorang membaca doa selamat perjalanan. Foto: Pexels.com

Berikut beberapa doa yang bisa diucapkan untuk meminta perlindungan dan keselamatan saat melakukan perjalanan:

Doa 1

Dalam buku 101 Pesan Rasulullah untuk Anak Saleh karya Wulan M.P, berikut adalah doa selamat perjalanan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

(Allahuma hawwin alaina safarana haadza wa atwi'anna bu'dahu. Allahuma anta ash-shahibu fis safari wal kholiifu fil ahli.)

Artinya:

"Ya Allah, permudahlah perjalanan kami ini, dan jadikanlah perjalanan yang jauh terasa dekat. Ya Allah, Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi harta dan keluarga (yang ditinggal)."

Baca Juga: Doa Keluar Rumah dan Adab-adabnya yang Perlu Diketahui Umat Islam

Doa 2

Doa selamat perjalanan dapat diamalkan untuk untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT Foto: Pexels.com

Menurut Abu Abdi A'la Hari Ahadi dalam buku Bekal Safar, potongan surat Az-Zukhruf juga bisa dibacakan sebagai doa selamat perjalanan. Berikut bunyi ayatnya:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِى سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

(Allahumma innaa nas'aluka fii safarinaa hadza al birro wat taqwa wa minal 'amali ma tardho. Allahumma hawwin 'alainaa safaronaa hadza, wathwi 'anna bu'dahu. Allahumma antash shoohibu fis safar, wal kholiifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzubika min wa'tsaa-is safari wa ka-aabatil manzhori wa suu-il munqolabi fil maali wal ahli.)

Artinya:

"Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan, taqwa, dan amal yang Engkau ridhai dalam perjalanan kami ini. Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami ini, dekatkanlah bagi kami jarak yang jauh. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan pengganti di tengah keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesukaran perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan, dan pemandangan yang buruk pada harta dan keluarga."

Doa 3

Muhammad Rahmatullah dalam bukunya yang berjudul Doa & Zikir Mustajab menyebutkan bahwa Rasullulah SAW pernah membaca doa berikut ini untuk memohon keselamatan saat berpergian jauh:

اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيفَةُ فِى الأَهْلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِى الْمَالِ وَالأَهْلِ

(Allahumma anta ash shahibu fis safari wal khalifatu fil ahli. Allahumma inni a'udzu bika min wa'tsaais safari wa kaabatil manzhari wa suu-il munqalabi fil maali wal ahli.)

Artinya:

"Ya Allah, Engkau adalah Teman dalam perjalanan, dan Pengganti dalam keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan, dan kesedihan saat kembali, serta dari kekafiran setelah iman, dan dari doa orang yang dizalimi dari keburukan pemandangan dalam keluarga dan harta."

(SAI)