Konten dari Pengguna

3 Doa Sujud Terakhir: Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sujud terakhir dalam sholat. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sujud terakhir dalam sholat. Foto: Pexels

Doa merupakan salah satu cara bagi umat Islam untuk berkomunikasi dengan Allah SWT, baik dalam mengharapkan ampunan, serta memohon hal yang baik untuk dunia maupun akhirat. Salah satu momen terbaik untuk berdoa adalah ketika sujud terakhir dalam sholat.

Berdasarkan buku Rahasia Agar Doa Mustajab oleh Ustaz Cinta (2010), sujud mengandung makna penyerahan atau kepasrahan diri kepada Allah SWT. Sujud terakhir dalam sholat adalah waktu yang paling mustajab bagi seorang hamba untuk berdoa kepada Allah.

Berikut bacaan doa sujud terakhir yang bisa dibaca ketika sholat sesuai ajaran Rasulullah SAW, lengkap dengan arab, latin, dan artinya.

3 Doa Sujud Terakhir

Ilustrasi sujud terakhir dalam sholat. Foto: Adobe Stock

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa saat sujud, sebagaimana tercantum dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Artinya: “Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ‘Momentum terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat itu.’” (HR. Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i)

Hadist di atas menerangkan bahwa sujud merupakan wujud kepasrahan diri dan tunduk akan kuasa Allah. Karenanya, sujud menjadi salah satu waktu terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Dihimpun dari buku Risalah Doa & Zikir Keluarga oleh Tim Madinatul Ilmi dan Muhammad Auli (2017), berikut tiga doa yang dianjurkan dibaca dalam sujud terakhir:

1. Doa Meminta Husnul Khatimah

اَللّ‍هُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ حُسْنُ اْلخَاتِمَة

Allahumma inni as’aluka husnal khõtimah.

Artinya: “Ya Allah, aku meminta kepada-Mu husnul khatimah”

2. Doa Wafat dalam Keadaan Bertaubat

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ تَوْبَتًا نَصُوْحَا قَبْلَ الْمَوْت

Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut.

Artinya: “Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (taubat sebenar-benarnya) sebelum wafat."

3. Doa Meminta Ketetapan dalam Islam

اَللَّهُمَّ يِاَ مُقَلِّبَ الْقُلُوْبْ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ

Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinika

Baca juga: Tata Cara Shalat Rajab dan Doa yang Dibaca Usai Salam

Doa Setelah Tahiyat Akhir Sebelum Salam

Ilustrasi tahiyat akhir sebelum salam. Foto: Pexels

Selain doa di sujud terakhir, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa saat tahiyat akhir sebelum salam. Berikut bacaan yang dikutip dari laman NU Online:

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma inni a uudzubika min adzaabil qabri wa min adzaabinnaari jahannama wa min fitnatil mahyaa wal mamati wa min fitnatil masiihid ddajjaal.

Artinya: Artinya: "Ya Allah aku berlindung hanya kepada-Mu dari siksaan neraka Jahannam, dari adzab kubur, dari bencana kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal."

Keutamaan doa ini adalah sebagai perlindungan dari fitnah Dajjal dan cobaan dunia. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ، يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ (رواه مسلم)

Artinya: “Jika kamu telah selesai melakukan tasyahud akhir, maka berlindunglah kepada Allah SWT dari empat hal, adzab api Jahanam, adzab kubur, fitnah hidup dan mati, dan keburukan Dajjal yang terhapus dari rahmat-Mu.” (HR. Muslim).

(SLT)