Konten dari Pengguna

3 Khutbah Jumat Bulan Syaban dengan Materi Menyambut Ramadhan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi khutbah Jumat bulan Syaban. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi khutbah Jumat bulan Syaban. Foto: Unsplash.

Bulan Syaban adalah bulan kedelapan dalam kalender Hijriah di antara Rajab dan Ramadhan. Pada bulan ini, banyak masjid yang mengangkat tema-tema khusus terkait keutamaan Syaban dalam khutbah Jumat.

Khutbah Jumat bulan Syaban biasanya membahas tentang anjuran memperbanyak puasa sunnah, pentingnya membaca Al-Qur'an dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta persiapan lahir batin untuk menyambut Ramadhan.

Jika butuh referensi atau inspirasi untuk menyusun khutbah Jumat di bulan Syaban, simak beberapa contohnya berikut ini!

Khutbah Jumat Bulan Syaban

Ilustrasi khutbah Jumat bulan Syaban. Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Khutbah Jumat: Tema-Tema Kontemporer (2024) oleh Najamuddin Petta Solong dan buku Kumpulan Naskah Khutbah Jum'at: Membangun Bangsa (2025) oleh Rusdiana, berikut contoh khutbah Jumat bulan Syaban yang bisa disampaikan.

Contoh Khutbah 1

Jamaah salat Jumat yang mulia,

Sholawat dan salam marilah kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya dan sahabatnya. Semoga pada hari kiamat nanti kita dan keluarga besar kita mendapatkan syafaat dari beliau. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah,

Bulan Syaban adalah bulan ke delapan dalam Islam. Para ulama mengatakan bahwa bulan ini dinamakan Syaban karena berasal dari kata sya'b atau syi'b yang disebut dengan lembah.

Nabi Muhammad SAW mengistimewakannya dengan melakukan berbagai amalan di dalamnya, di antaranya adalah dengan berpuasa. Beliau mengatakan:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ

"Itulah bulan yang manusia lalai darinya, bulan yang berada di antara Rajab dan Ramadan.” (HR. An-Nasa'i).

Aisyah r.a. ketika ditanya bagaimana puasa Nabi Muhammad SAW pada bulan Syaban? Beliau mengatakan; "Nabi Muhammad SAW tidak pernah berpuasa dalam satu bulan lebih banyak dari bulan Syaban. Nabi Muhammad SAW biasa berpuasa pada bulan Syaban seluruhnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Para ulama menyebutkan bahwa hikmah terbesar mengapa beliau memperbanyak puasa di bulan Syaban adalah sebagai persiapan, latihan, dan pemanasan sebelum memasuki musabaqah atau perlombaan yang hakiki.

Maka marilah kita memanfaatkan waktu ini untuk melatih diri kita berpuasa di bulan Syaban ini agar tubuh kita tidak kaget dengan kedatangan bulan Ramadan.

Semoga kita semua diberikan umur panjang, kesehatan, dan kekuatan iman untuk mengisi bulan Syaban ini dengan amal saleh, serta disampaikan usia kita hingga bertemu dengan bulan suci Ramadan dalam keadaan siap lahir dan batin. Aamiin.

Contoh Khutbah 2

Kaum Muslimin jamaah salat Jumat yang mulia,

Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan umat Islam dan menjadikannya sebaik-baik umat yang telah dikeluarkan untuk manusia. Shalawat dan salam semoga tercurah untuk baginda Rasulullah Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah,

Pada kesempatan Hari Jumat ini kita masih diberikan berbagai nikmat yang tiada mampu kita menghitungnya, termasuk nikmat hidup yang pada hari ini kita sudah berada hampir di penghujung Syaban.

Ramadan besok akan menghampiri kita, dengan suka cita kita akan menyambutnya. Namun tidak jarang dalam menyambut bulan suci Ramadan, kita hanya fokus pada hal-hal berupa pemenuhan fisik semata.

Seperti persiapan menu Ramadan, kurma yang dipilih, bahkan jadwal buka bersama teman, kolega pun sudah ditentukan harinya. Padahal Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dengan pahala berlimpah.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah,

Ada hal penting yang luput dari perhatian kita dalam menyambut Ramadan. Persiapan tersebut berupa persiapan batin, terutama di bulan Syaban, bulan sebelum bulan suci. Layaknya seorang atlet, kita pun perlu mempersiapkan fisik mental sebelum bertanding.

Selain membaca Al-Qur'an, rutin salat malam, perbanyak puasa sunnah pun dilatih sebelum Ramadan. Dengan begitu, saat bulan Ramadan, kita bisa maksimal dalam beribadah.

Maasyiral muslimin yang berbahagia,

Mari kita persiapkan segala sesuatunya, untuk menyambut tamu yang sudah didepan pintu. Jangan sampai ia datang dan pergi begitu saja tanpa kita menjamunya dengan sebaik-baik amalan.

Mari kita muliakan tamu agung ini dengan hati yang bersih, niat tulus, dan kesungguhan ibadah. Agar kelak saat ia pamit, kita telah mendapatkan oleh-oleh terbaik darinya, yakni ampunan Allah SWT dan derajat takwa.

Contoh Khutbah 3

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Pada kesempatan yang baik ini, marilah kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita terhadap Allah dan Rasul-Nya. Takwa yang sebaik baiknya yaitu dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah dan Rasul-Nya.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Syaban adalah salah satu bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam, selain Muharram, Dzulhijjah dan Rajab. Keistimewaan bulan ini dimulai semenjak dari awal bulan hingga akhir bulan.

Karena letaknya yang mendekati bulan Ramadhan, bulan Syaban memiliki berbagai hal yang dapat memperkuat keimanan. Pada bulan Syaban ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak puasa, membaca Al-Qur'an, shalat, berzikir, dan membaca shalawat. Terkait membaca shalawat, memang bulan ini merupakan bulan yang spesial untuk Nabi dan dianjurkan banyak membaca shalawat padanya.

Alangkah baiknya kita bersihkan hati kita di bulan Syaban ini dengan memperbanyak taubat kepada Allah SWT dan menghentikan maksiat-maksiat yang selama ini kita lakukan. Agar ketika masuk di bulan Ramadan nanti, kita sudah dalam keadaan suci dan bersih dari dosa-dosa yang pernah kita perbuat.

(FHK)

Baca juga: Nisfu Syaban 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa Menurut Kalender Hijriyah?