3 Makhluk Mitologi Islam dalam Alquran dan Hadits

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
24 Mei 2022 13:34
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Agama Islam. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Agama Islam. Foto: pixabay.com
ADVERTISEMENT
Makhluk mitologi Islam merupakan makhluk yang ada atau sempat diceritakan dalam sejarah perkembangan agama Islam. Tak ada salahnya mengenal makhluk-makhluk ini untuk tahu peran baik atau buruknya.
ADVERTISEMENT
Makhluk dengan sifat baik biasanya diceritakan pernah membantu nabi atau rasul di masa lampau. Sedangkan makhluk dengan sifat buruk biasanya menjadi penganggu. Dan umat Muslim perlu mengetahuinya untuk dijadikan sebagai peringatan.
Makhluk-makhluk mitologi Islam biasanya disebutkan dalam ayat Alquran dan berbagai hadits. Beberapa makhluk telah muncul di masa lalu dan ada juga yang belum datang.
Ilustrasi Alquran. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alquran. Foto: pixabay.com

3 Makhluk Mitologi Islam

Berikut deretan makhluk mitologi Islam yang dirangkum dari laman Steemit dan Mythology & Folklore.

1. Buraq

Buraq merupakan makhluk gaib yang berasal dari surga. Warnanya putih dengan dua sayap yang megah dan dapat terbang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Buraq mempunyai kecepatan 300.000 km/detik, sehingga ia tidak akan mengalami kesulitan untuk melakukan perjalanan jauh.
ADVERTISEMENT
Dalam buku Kejadian Isra' Mi'raj Sebelum-Saat-Sesudah oleh Shabri Shaleh Anwar dijelaskan bahwa buraq merupakan sosok makhluk tunggangan yang membawa Nabi Muhammad SAW dari Masjid al-Aqsa menuju Mi’raj. Makhluk ini dinamakan buraq karena dapat melesat seperti kilat atau cahaya. Hal ini dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 20 yang artinya:
Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Ilustrasi Alquran. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Alquran. Foto: pixabay.com

2. Jin Ifrit

Jin Ifrit merupakan jin yang mempunyai perangai buruk. Jin Ifrit mempunyai tubuh besar dan menjadi pemimpin bagi teman-temannya. Jin Ifrit telah ada sejak jaman Nabi Sulaiman AS, sebagaimana disebutkan dalam surat An-Naml ayat 38-39 yang artinya:
ADVERTISEMENT
Berkata Sulaiman: "Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri". Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgsana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya.”
Dalam buku Meneladani Rasulullah melalui Sejarah karangan Sri Januarti Rahayu dikisahkan bahwa dalam perjalanan dari Makkah ke Masjidilaqsa di Palestina, ada kejadian di mana Rasulullah SAW dikejar oleh Jin Ifrit yang membawa sebuah api menyala di tangannya. Kemudian, Malaikat Jibril mengajarkan kepada Rasulullah SAW sebuah doa yang dapat membuat api Jin Ifrit padam dan tersungkur di atas mulutnya.
ADVERTISEMENT

3. al-Masih ad-Dajjal

al-Masih ad-Dajjal akan datang beberapa hari sebelum Hari Kiamat. Menukil buku Ensiklopedia Kiamat (2020), dajjal adalah manusia yang diberikan berbagai macam kemampuan oleh Allah SWT (tidak dimiliki manusia lainnya). Allah SWT menjadikan makhluk ini sebagai ujian dan cobaan bagi keimanan umat manusia.
Dajjal merupakan fitnah terbesar. Nabi Muhammad SAW mewanti-wanti dan memperingatkan umatnya mengenai Dajjal yang akan membawa malapelaka dari pengakuannya sebagai Tuhan Penguasa Alam.
Ibnu Umar menuturkan bahwa Rasulullah SAW berdiri di hadapan manusia, memuji ALlah yang memang pantas dipuji lalu menyebut Dajjal dan bersabda, “Aku peringatkan kalian dari Dajjal. Tidak ada seorang nabi kecuali ia sudah memperingatkan kaumnya akan Dajjal. Aku akan sampaikan kepada kalian satu perkataan yang belum pernah diucapkan seorang nabipun kepada kaumnya, yaitu sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah dan Allah tidaklah buta.” (HR. Bukhari)
ADVERTISEMENT
(DND)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·