3 Manfaat PMM Bagi Guru Berdasarkan Fitur yang Tersedia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai platform yang baru berusia 2 tahun, penggunaan PMM (Platform Merdeka Mengajar) di kalangan guru sampai saat ini belum begitu masif. Padahal, manfaat PMM bagi guru sangat berlimpah, terutama dalam hal pengimplementasian Kurikulum Merdeka.
Platform ini memang secara khusus dibuat agar guru maupun kepala sekolah mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka. Di dalam PMM juga terdapat fitur-fitur atau layanan yang berguna untuk memaksimalkan proses belajar mengajar.
Untuk mengakses platform digital ini, guru dapat mengunjungi situs https://guru.kemdikbud.go.id/. Kemudian, masuk (login) menggunakan Akun Pembelajaran berdomain belajar.id yang telah diberikan Operator Satuan Pendidikan di sekolah masing-masing.
Manfaat PMM bagi Guru
Jika menilik fitur-fitur yang tersedia di PMM, platform ini memberi setidaknya tiga manfaat untuk guru. Apa saja?
1. Membantu Guru Memahami Kurikulum Merdeka
Dalam PMM, guru dapat mengakses menu “Tentang Kurikulum Merdeka”. Menu ini berisi informasi mengenai prinsip dasar dan konsep pembelajaran kurikulum ini.
Pada dasarnya, paradigma kurikulum baru ini berpusat pada murid. Maksudnya, murid diberikan kesempatan untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran agar mereka mampu mengembangkan potensinya dengan baik.
Untuk memperkaya pengetahuan tentang Kurikulum Merdeka, tersedia menu “Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka” yang berisi kumpulan materi terkait kurikulum tersebut. Guru bisa mempelajarinya secara mandiri melalui Pelatihan Mandiri.
2. Memudahkan Guru dalam Proses Belajar Mengajar
PMM dilengkapi dengan empat fitur yang akan membantu guru dalam proses belajar mengajar. Apa saja?
Asesmen Murid: Berisi kumpulan paket soal berdasarkan fase dan mata pelajaran tertentu.
Perangkat Ajar: Memuat berbagai materi pengajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, seperti bahan ajar, modul ajar, modul projek, dan buku teks.
Capaian Pembelajaran (CP): Berisi informasi kompetensi pembelajaran yang harus dicapai murid pada setiap pembelajaran.
Kelas: Memuat informasi atau data murid-murid berdasarkan kelompok kelas masing-masing.
3. Membantu Guru Mengembangkan Diri
PMM dirancang agar guru dapat terus mengasah kemampuannya. Sebab, murid yang berkualitas lahir dari bimbingan guru yang kompeten di bidangnya. Beberapa menu yang bisa dimanfaatkan guru untuk mengembangkan diri sebagai berikut:
Pelatihan Mandiri: Memuat berbagai materi pelatihan yang dibuat singkat agar guru bisa melakukan pelatihan secara mandiri di manapun dan kapan pun.
Komunitas: Berisi berbagai macam komunitas belajar di seluruh Indonesia yang dapat digunakan guru sebagai wadah berdiskusi dengan rekan sejawat.
Refleksi Kompetensi: Berisi asesmen yang bertujuan untuk merefleksikan dan mengukur kompetensi guru. Perlu dicatat bahwa fitur ini tidak sama dengan Uji Kompetensi Guru (UKG).
LMS: Digunakan untuk program pendidikan, pembelajaran atau pelatihan yang diselenggarakan oleh Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek.
Baca Juga: Apa Saja Cara Jitu Sukses Membuat Aksi Nyata di PMM? Ini Panduannya
(DEL)
