kumparan
search-gray
Bola & Sports21 Februari 2020 16:04

3 Pemain Kunci Sukses Persebaya di Piala Gubernur Jatim 2020

Konten kiriman user
Mahmoud Eid.jpg
Aksi pesepak bola Persebaya Mahmoud Eid saat laga persahabatan Sabtu (8/2). Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim
Setelah menjuarai Piala Gubernur Jatim 2020, Persebaya kini akan kembali fokus menatap Liga 1 2020. Dalam final yang diselenggarakan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (21/2), tim Bajul Ijo mengalahkan Persija Jakarta dengan skor meyakinkan, 4-1.
ADVERTISEMENT
Empat gol kemenangan Persebaya masing-masing dicetak oleh Oktafianus Fernando di menit ketiga, Makan Konate (52), Ricky Kambuaya (56), dan Mahmoud Eid (80). Bajul Ijo pun menjadi tim tersubur dalam turnamen ini karena sudah memproduksi 15 gol.
Bagi Persebaya, kemenangan atas Persija menjadi bukti bahwa mereka telah siap untuk mengarungi Liga 1 2020. Artinya, tak berlebihan jika menganggap anak asuh Aji Santoso itu sebagai kandidat juara Liga 1 2020.
Mereka pun memiliki materi pemain yang mumpuni. Sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Gubernur Jatim, ada tiga pemain yang tampil menonjol. Siapa saja mereka? Simak penjelasannya di bawah ini.

Makan Konate

Gelandang kreatif asal Mali ini selalu tampil dengan performa impresif. Ia berhasil jadi pemain kunci di lini tengah, bahkan ikut menyumbang tiga gol. Di musim lalu, penampilannya bersama Arema FC juga mengundang decak kagum.
ADVERTISEMENT
Keputusan manajemen Persebaya mendatangkan Konate jelas sangat tepat. Tanpa butuh waktu lama, gelandang serang berusia 28 tahun itu langsung nyetel dengan permainan tim.
Selama berkecimpung dalam jagat sepak bola Indonesia sejak 2012, Konate telah memperkuat empat klub berbeda. Selain Arema dan Persebaya, ia juga sempat berseragam Barito Putera dan Persib Bandung.

Arif Satria

Lini pertahanan Persebaya makin kokoh dengan kehadiran Arif Satria. Arif menjadi salah satu pemain yang baru direkrut manajemen Persebaya untuk mengarungi Liga 1 2020.
Usianya masih 22 tahun. Namun, kemampuannya sebagai seorang bek benar-benar sudah teruji. Pengalamannya dan kemampuannya terbentuk selama ia memperkuat Persela Lamongan.
Itu mengapa Aji Santoso memutuskan untuk membawanya ke Persebaya. Di Liga 1 2019, pertahanan menjadi salah satu masalah bagi Persebaya yang finis sebagai runner-up.
ADVERTISEMENT

Mahmoud Eid

Mahmoud Eid merupakan nama baru di kancah sepak bola Indonesia. Ia direkrut dari Kalmar FF, salah satu tim asal Swedia.
Tujuan menghadirkan Eid jelas untuk menambah daya gedor Bajul Ijo. Diharapkan duetnya dengan David da Silva membantu tim untuk meraih kesuksesan di Liga 1 2020.
Ternyata, kolaborasi Eid dengan Da Silva benar-benar merepotkan pertahanan lawan. Korbannya adalah Persija. Satu gol yang diciptakannya menjadi bukti bahwa Persebaya tak salah merekrutnya.
(LMJ)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white