Konten dari Pengguna

35 Pantun Perpisahan Sekolah yang Bisa Mewakili Kenangan Indah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi pelajar sekolah. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi pelajar sekolah. Foto: Unsplash.

Perpisahan sekolah adalah momen penuh haru yang tak mudah dilupakan. Saat-saat menjelang kelulusan sering diisi dengan berbagai acara seremonial dan hiburan dari siswa, baik dalam bentuk lagu, puisi, hingga pantun perpisahan sekolah.

Pantun memiliki keunikan tersendiri di mana terdiri dari empat baris dengan rima a-b-a-b. Dua baris pertama sebagai sampiran dan dua baris terakhir sebagai isi.

Dalam konteks perpisahan sekolah, pantun bisa menjadi media sederhana untuk menyampaikan rasa hormat kepada guru, wujud kasih sayang kepada teman, serta pengingat bahwa perpisahan hanyalah bagian dari perjalanan hidup.

Berikut ini beberapa pantun yang bisa mewakili momen perpisahan sekolah, dikutip dari Buku Peribahasa dan Pantun Indonesia:

1. Pakai Baju Warna Biru

Pergi ke sekolah pukul satu

Murid senantiasa hormatkan guru

Karena guru pembekal ilmu

2. Terang bulan di malam sepi

Cahaya memancar ke pangkal kelapa

Hidup di dunia buatlah bakti

Kepada ibu dan juga bapa

3. Pucuk pauh delima batu

Anak sembilang di telapak tangan

Biar jauh di negeri satu

Hilang di mata di hati jangan

ilustrasi kegiatan sekolah. Foto: Unsplash.

Deretan contoh ini bisa dijadikan inspirasi untuk pantun perpisahan sekolah, dikutip dari Buku Dua Tiga Pantun karya Junaidah, dkk..

4. Dua Tiga mengambil mentega

Jangan lupa buahnya dibawa

Meskipun kita akan berpisah raga

Namun tetaplah Bersatu dalam jiwa

5. Dua tiga mampir ke rumah nyonya

Tak lupa bertemu kucing lucu

Terima kasih atas kenangan indahnya

Akanku kenang untuk selamanya

6. Dua tiga ke pulau buru

Ke pulau buru sebagai tamu

Jika sudah dapat teman baru

Jangan lupakan teman lamamu

7. Dua tiga ke rumah Pak Kadir

Ke rumah Pak Kadir Bersama si Irmah

Kalau tidak bukan karena takdir

Tidak mungkin kita berpisah

8. Dua tiga pokok basah

Pokok sudah kena gempa

Hari ini saatnya kita berpisah

Semoga esok kita kembali berjumpa

9. Dua tiga pergi ke laut

Pergi ke laut bersama Alan

Waktu berpisah di ujung laut

Semoga sukses menyapa di ujung jalan

10. Dua tiga bikin arang

Bikin arang di rumah Alda

Biarpun kita berpisah sekarang

Namun kenangan pasti tetap ada

11. Dua tiga ke rumah arga

Ke rumah arga bersama Pak Pandu

Meskipun kita berpisah raga

Namun jiwa tetap Bersatu padu

12. Dua tiga ke rumah Arkan

Ke rumah Arkan bersama Jamal

Sulit bagiku untuk mengatakan

Sebuah ucapan selama tinggal

13. Dua tiga beli papan

Beli papan di kedai pak Atan

Teruslah berjalan untuk menggapai masa depan

Jangan jadikan perpisahan sebagai hambatan

14. Dua tiga makan bolu

Makan bolu bersama Risah

Sungguh cepat waktu berlalu

Tak terasa kita sudah ingin berpisah

15. Dua tiga makan bakwan

Makan bakwa di kedai Iwan

Di mana ada pertemuan

Di situ ada perpisahan

16. Dua tiga ke rumah Aisah

Ke rumah Aisah bersama Gita

Walau hari ini kita berpisah

Semoga takdir mempertemukan kita

17. Dua tiga beli air

Beli air beli juga timun

Sambutlah salamku terakhir

Aku lantunkan melalui pantun

18. Dua tiga balik rumah

Balik rumah lewat tempat sampah

Hari ini kita berpisah

Moga rezeki kita berlimpah

19. Dua tiga mancing ikan

Mancing ikan bersama Iwan

Berat hati kuucapkan

Selamat tinggal untukmu kawan

20. Dua tiga ke rumah Bama

Di rumah Bama melihat Arya

Ingin hati untuk tetap bersama

Tapi takdir memutuskannya

21. Mekar bunga di taman bunga

Harumnya semerbak di udara

Perpisahan ini hanya sementara

Rindu kita selalu Bersama

22. Dua tiga beli ikan

Beli ikan di tempat pak Atan

Seandainya takdir mempertemukan

Jangan sia-siakan kesempatan

23. Dua tiga ke rumah Bama

Kerumah Bama bersama Anya

Senang rasanya pernah bersama

Kaulah sahabat sejati yang pernah kupunya

24. Burung camar terbang beriringan

Melayang bebas di langit biru

Perpisahan ini mungkin menyedihkan

Namun kita pasti bertemu lagi suatu waktu

25. Jalan berliku penuh tantangan

Namun kita takkan berhenti

Perpisahan ini bukan halangan

Hanya sementara sebelum bertemu lagi

ilustrasi guru mengajar. Foto: Unsplash

Berikut adalah contoh pantun perpisahan yang diambil dari buku Kumpulan Pantun Perpisahan oleh Nasrun Run.

26. Hutan lebay Namanya alas

Luas terbentang di ujung batas

Salam pisah buat teman kelas

Kenangan kita akan selalu membekas

27. Di hari minggu pergi ke hutan

Bertemu burung berwarna biru

Selamat berpisah Kawan-kawan

Semoga bertemu di lain waktu

28. Awan cerah langit biru

Menjadi jingga ketika senja

Selamat tinggal adik kelasku

Semoga kita sukses Bersama

29. Daun selasih di atas tikar

Buah duku membuat lapar

Diriku masih ingin diajar

Oleh guruku yang pintar-pintar

30. Di kota Solo membeli bakmi

Rasanya enak sampai ke penjuru

Betapa galau hati kami

Harus berpisah dengan bapak ibu guru

31. Ikan ditangkap Namanya lohan

Dijual seribu langsung disambar

Kuucapkan maaf saat perpisahan

Untuk guruku yang paling sabar

32. Di kota Tegal tempat kuliah

Rumah kost-nya ada di sebelah

Selamat tinggal teman sekolah

Maafkan saya yang banyak salah

33. Pagi hari berolahraga

Agar sehat tak kunjung tua

Hari ini terpisah raga

Kelak kita bertemu jua

34. Jalan sendiri di akhir pekan

Pergi berlibur ke Raja Ampat

Dengan berat hati kami lepaskan

Semoga ibu guru selalu sehat

35. Di Australia ada kangguru

Kangguru diburu sama Pak Kades

Selamat bertugas di tempat baru

Semoga bapak guru selalu sukses

Pantun perpisahan bukan sekadar untaian kata berima; ia adalah cara lembut untuk menyampaikan perasaan sedih, syukur, terima kasih, bahkan harapan untuk masa depan. Dalam acara perpisahan, pantun juga kerap dijadikan penutup atau pembuka acara, menambah kesan mendalam yang menyentuh hati guru, siswa, dan orang tua.