Konten dari Pengguna

4 Contoh Penerapan Kode Etik Guru dalam Tugas sebagai Guru Profesional

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi guru. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi guru. Foto: Shutterstock

Setiap profesi terikat dengan seperangkat aturan perilaku yang disebut sebagai kode etik, berlaku juga untuk profesi guru. Aturan ini menjadi pedoman dasar bagi para guru dalam bersikap dan bertindak saat menjalankan tugasnya sebagai seorang pendidik.

Kode etik berfungsi untuk membedakan perilaku yang pantas dan tidak pantas, serta menentukan hal-hal yang boleh atau tidak boleh dilakukan. Dengan pedoman ini, guru diharapkan dapat menjaga martabatnya sebagai sosok yang berintegritas.

Dalam praktiknya, guru menunjukkan penerapan kode etik melalui cara berinteraksi dengan murid, rekan kerja, orang tua, dan masyarakat. Untuk itu, simak 4 contoh penerapan kode etik guru sebagai guru profesional berikut ini.

Isi Kode Etik Guru

Ilustrasi isi kode etik guru. Foto: Thinkstock

Sebelum mempelajari contoh penerapan kode etik guru, penting untuk terlebih dahulu memahami isi dari kode etik itu sendiri. Berdasarkan informasi di laman Dinas Pendidikan Purwakarta, berikut adalah isi kode etik guru:

  1. Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangunan yang berpancasila.

  2. Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing.

  3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.

  4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar.

  5. Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.

  6. Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.

  7. Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan nasional.

  8. Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi profesi guru sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.

  9. Guru melaksanakan segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan.

4 Contoh Penerapan Kode Etik Guru dalam Tugas Anda sebagai Guru Profesional

Ilustrasi berikan 4 contoh penerapan kode etik guru dalam tugas Anda sebagai guru profesional. Foto: Pexels

Kode Etik Guru adalah seperangkat norma yang menjadi pedoman resmi bagi guru dalam menjalankan profesinya. Kode etik ini membantu guru dalam mengambil keputusan etis, serta membedakan perilaku yang pantas dan tidak pantas untuk dilakukan.

Disadur dari buku Etika Profesi Keguruan karya Indahyati dan Fidya Arie Pratama (2016), kode etik guru yang menjadi pedoman perilaku dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas guru pada berbagai tahapan kegiatan pembelajaran.

Berikut 4 contoh penerapan kode etik guru dalam tugasnya sebagai guru profesional yang perlu dipahami.

  • Menjaga kerahasiaan informasi: Guru profesional wajib menjaga kerahasiaan data pribadi siswa, keluarga, dan informasi internal sekolah.

  • Memberikan perlakuan adil: Guru harus memperlakukan semua siswa secara setara tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun jenis kelamin.

  • Menghindari kepentingan pribadi yang bertentangan: Guru perlu menghindari situasi di mana kepentingan pribadi bertentangan dengan tugas profesionalnya.

  • Aktif dalam pengembangan profesional: Guru diharapkan aktif mengikuti pelatihan, seminar, dan kegiatan pengembangan profesional lainnya untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

Baca juga: Cara Daftar Rekrutmen OJK 2025 dan Persyaratan Lengkapnya

(RK)