4 Doa Menjelang Ramadhan Sesuai Sunnah yang Bisa Diamalkan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebentar lagi, umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026. Salah satu cara terbaik untuk menyambutnya adalah dengan memperbanyak amal ibadah, termasuk membaca doa khusus Ramadhan.
Doa-doa tersebut bukan hanya sekadar ungkapan harapan, melainkan juga wujud rasa syukur karena masih dipertemukan dengan bulan suci ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua doa yang beredar memiliki landasan dalil kuat.
Oleh karena itu, mengenali doa-doa yang sesuai ajaran Rasulullah SAW menjadi penting bagi setiap Muslim apabila ingin meneladani sunnah. Sebagai panduan, berikut ini bacaan doa menjelang Ramadhan sesuai sunnah yang bisa diamalkan.
Bacaan Doa Menjelang Ramadhan Sesuai Sunnah
Terdapat beberapa versi doa menjelang Ramadhan yang shahih dan sesuai sunnah. Berikut adalah beberapa bacaan lengkapnya dengan Arab, latin, dan artinya.
Doa Pertama
Salah satu doa yang dianjurkan untuk menyambut bulan Ramadhan diriwayatkan dari Sayyidina ‘Ubadah bin al-Shamith (34 H). Dalam hadits tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kalimat yang dibaca saat Ramadhan tiba kepada para sahabat.
Dikutip dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karya Abdullah Zaedan, berikut ini bacaan doanya:
أللهمَّ سَلِّمْنِي مِنْ رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِي، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلًا
Allahumma salimni min ramadhana wa sallim ramadhana li wa tasallamhu minni mutaqabbalan
Artinya: "Ya Allah, sampaikan aku (dengan selamat menuju bulan) Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadhan." (HR Thabrani)
Doa Kedua
Doa untuk melihat hilal Ramadhan diriwayatkan dari Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu. Doa ini merupakan yang paling rajih (kuat) untuk diamalkan pada malam 1 Ramadhan. Dalam hadits tersebut, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat hilal membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmân, was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.
Artinya: "Ya Allah, terbitkanlah bulan sabit itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan) adalah Allah." (HR. Tirmidzi no. 3451, Ahmad, dan Ad-Darimi. Dinilai Hasan oleh Syaikh Al-Albani).
Doa Ketiga
Doa ketiga diriwayatkan dari Abu ‘Utsman an-Nahdi dan berisi permohonan ampun atas segala kesalahan. Abu ‘Utsman an-Nahdi menceritakan bahwa ketika Ramadhan tiba, Aisyah RA bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, ‘Ya Rasulullah, Ramadhan telah datang, apa yang harus aku ucapkan?’ Rasulullah SAW kemudian menjawab, ‘ucapkanlah’:
اللهمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Memaafkan, mencintai 'maaf', maka maafkanlah diriku." (Sulaiman bin Ahmad Ath-Thabarani, Kitab ad-Du'aa, hal 1226-1227).
Doa Keempat
Ada juga doa menjelang Ramadhan yang diriwayatkan dari Abdul Aziz bin Abi Rawad. Ia menyampaikan bahwa umat Islam dianjurkan membacanya ketika bulan Ramadhan tiba, berikut bacaannya:
اللّٰهمَّ أَظَلَّ شَهْرُ رَمَضَانَ وَحَضَرَ، فَسَلِّمْهُ لِي وَسَلِّمْنِي فِيهِ وَتَسَلَّمْهُ مِنِّي، اللهمَّ ارْزُقْنِي صِيَامَهُ وَقِيَامَهُ صَبْرًا واحْتِسَابًا، وَارْزُقَنِي فِيْهِ الْجَدَّ وَالْإِجْتِهَادَ والقُوَّةَ والنَّشَاطَ، وَأَعِذْنِي فِيهِ مِنَ السّآمَةِ وَالفَتْرَةِ وَالكَسَلِ والنُّعَاسِ, وَوَفِّقْنِي فيه لِلَيْلَةِ الْقَدْرِ وَاجْعَلهَا خَيْرًا مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Allahumma adhalla syahru ramadhana wa hadhara, fa sallimhu li wa sallimni fihi wa tasallamhu minni. Allahummarzuqnii shiyamahu wa qiyamahu shabran wahtisaban, warzuqni fihil jadda wal ijtihada wal quwwata wan nasyatha, wa a'idzni fihi minassaamati wal fatrati wal kasali wan nu'asi, wawaffiqnii fihi li lailatil qadri waj'alha khairan min alfi syahrin.
Artinya: "Ya Allah, bulan Ramadhan sudah membayangi dan datang. Maka, sampaikanlah (bulan) Ramadhan kepadaku, dan sampaikanlah aku (dengan selamat) ke dalamnya, dan terimalah amal ibadahku (di bulan) Ramadan. Ya Allah, anugerahilah aku kesabaran dan niat ikhlas mengharap pahala dan ridha-Mu atas puasaku dan shalat malamku. (Ya Allah), anugerahilah aku di bulan Ramadhan ini kesungguhan hati, ketekunan, kekuatan, dan semangat. (Ya Allah), lindungilah aku di bulan Ramadhan ini dari kebosanan, lemah lesu, kemalasan, dan banyaknya kantuk. (Ya Allah), berikanlah aku taufiq agar aku mendapatkan lailatul qadar di bulan Ramadhan ini, dan jadikanlah (pahala di malam itu) lebih baik dari seribu bulan."
Baca juga: 30 Kata-kata untuk Menyambut Ramadhan yang Penuh Doa Baik
(RK)
