4 Ide Permainan Anak Sekolah Minggu yang Bisa Dijadikan Referensi

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekolah Minggu merupakan salah satu rutinitas dan kegiatan ibadah anak-anak Kristen dan Katolik yang biasa dilaksanakan pada hari Minggu. Umumnya, kegiatan ini diadakan di gereja dengan mengambil tema pengajaran kisah-kisah Alkitab.
Permainan edukatif biasanya dibutuhkan dalam kegiatan Sekolah Minggu. Tujuannya tidak lain agar anak-anak dapat mengaktifkan fungsi otaknya, sehingga mampu mempelajari kisah-kisah Alkitab dengan baik.
Dijelaskan dalam buku Jurnalisme untuk Sekolah Minggu susunan Haryadi Baskoro (2011), permainan edukatif juga memiliki banyak manfaat dan sangat menyenangkan bila dimainkan. Permainan ini bisa diberikan pada rentang usia tertentu, mulai dari anak-anak hingga remaja.
Sebagai referensi, berikut kumpulan permainan anak Sekolah Minggu selengkapnya yang bisa Anda simak.
Permainan Anak Sekolah Minggu
Dirangkum dari buku Kiat Sukses Mengelola dan Mengajar Sekolah Minggu karya Sutanto Leo (2008), berikut beberapa permainan anak Sekolah Minggu yang bisa dijadikan referensi:
1. Menirukan gerakan binatang
Acuan Alkitab: Kejadian 1-2:3
Inti Pengajaran:
Mengajar anak-anak Sekolah Minggu untuk lebih mengenal berbagai binatang ciptaan.
Mengembangkan ketrampilan klasifikasi Tuhan.
Mengembangkan pengetahuan anak tentang binatang.
Mengembangkan ekspresi emosional.
Mengembangkan ketrampilan bersosialisasi
Bahan & Persiapan:
Ruangan kelas yang agak luas
Gambar atau poster binatang yang sesuai dengan tema
Aktivitas Pembelajaran:
Setelah guru bercerita, mintalah anak-anak secara bergantian maju ke depan untuk berimajinasi menirukan suara, gerakan tangan, kaki, kepala dan jalan binatang yang ada dalam cerita Alkitab tersebut.
Ketika Anda sedang menyampaikan cerita atau firman Tuhan, mintalah anak-anak untuk menyimaknya. Kemudian, beritahukan kepada anak-anak bahwa setelah cerita selesai akan ada permainan untuk menirukan gerakan binatang yang ada dalam cerita tersebut.
Anda sebagai guru Sekolah Minggu dapat berjalan dan menirukan gerakan binatang tersebut. Kemudian, mintalah anak-anak untuk menyebutkan nama binatang dengan menebak gerakan pantomimnya.
2. Menangkap belut
Beberapa belut ditaruh dalam ember berisi air sebanyak 1/2 atau 3/4 ember. Murid bergiliran menangkap belut dalam waktu yang telah ditentukan.
Setelah berhasil menangkap satu belut, seorang peserta diminta untuk menjawab satu pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan pengetahuan Alkitab. Berikut beberapa contohnya:
Siapakah yang menciptakan bumi dan seisinya?
Berapa lamakah Tuhan menciptakan bumi dan seisinya?
Apakah ciptaan Tuhan pada hari pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya?
Sebutkan ciptaan Tuhan dari hari pertama sampai terakhir!
Apa maksud Tuhan berhenti pada hari yang ketujuh?
Bila anak-anak berhasil menjawab pertanyaan dengan benar, ia diminta untuk menangkap belut selanjutnya dengan waktu yang ditentukan. Jika jawabannya benar lagi, lanjutkan dengan penangkapan belut berikutnya.
Permainan ini berlanjut sampai belut habis. Nilai diberikan pada setiap jawaban yang benar. Pemenangnya adalah peserta yang paling banyak memberi jawaban yang benar.
3. Melempar bola voli
Peserta diminta melempar atau memasukkan bola voli dalam keranjang. Kemudian, peserta yang berhasil memasukkan bola voli akan diberikan pertanyaan.
Bila berhasil menjawab, anak akan mendapat nilai. Namun, anak diminta untuk melemparkan bola voli tersebut secara terus-menerus sampai kesempatannya habis. Adapun contoh pertanyaan yang dapat disediakan oleh pemandu atau panitia:
Alkitab terbagi menjadi dua kitab. Sebutkan kitab-kitab tersebut?
Kitab apakah yang menceritakan kelahiran Yesus?
Berapakah jumlah kitab dalam Perjanjian Lama, 39 atau 93?
Apa yang kamu ketahui tentang Jumat Agung?
Hari Paskah itu memperingati apa?
Kapan kelahiran Tuhan Yesus diperingati?
Pada hari Natal, kita memperingati apa?
4. Permainan musik dan kursi
Setiap anak duduk di kursi yang disusun melingkar. Di belakang kursi ditempel kertas berwarna yang berbentuk lingkaran, bintang, segi empat dan atau segitiga.
Musik dimainkan dan murid berjalan mengikuti lingkaran kursi. Kemudian ketika musik dihentikan, murid berhenti dan duduk di kursi terdekat.
Guru menyebut warna tertentu dan meminta murid-murid yang duduk di kursi yang sesuai dengan warna tersebut untuk berdiri dan melakukan sesuatu. Misalnya dengan membaca ayat, menghafal ayat, menjawab pertanyaan, menyimpulkan pelajaran, dan lain sebagainya.
Permainan ini bisa diulang beberapa kali sesuai keperluan. Nantinya, jumlah kursi bisa dikurangi sampai tersisa satu orang pemenang. Permainan ini bisa menambah keseruan di Sekolah Minggu.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu Sekolah Minggu?

Apa itu Sekolah Minggu?
Sekolah Minggu merupakan salah satu rutinitas dan kegiatan ibadah anak-anak Kristen dan Katolik yang biasa dilaksanakan pada hari Minggu.
Bagaimana kegiatan Sekolah Minggu?

Bagaimana kegiatan Sekolah Minggu?
Umumnya, kegiatan ini diadakan di gereja dengan mengambil tema pengajaran kisah-kisah Alkitab.
Mengapa permainan edukatif harus diterapkan di Sekolah Minggu?

Mengapa permainan edukatif harus diterapkan di Sekolah Minggu?
Tujuannya tidak lain supaya anak-anak dapat mengaktifkan fungsi otaknya, sehingga mampu belajar kisah-kisah Alkitab dengan baik.
