Konten dari Pengguna

4 Kewajiban Seorang Anak Ketika Orang Tuanya Sudah Meninggal Dunia

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam mewajibkan seorang anak untuk berbakti kepada kedua orang tua. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Islam mewajibkan seorang anak untuk berbakti kepada kedua orang tua. Foto: Pexels.com

Dalam Islam, orang tua memiliki kedudukan yang sangat dimuliakan. Al-Qur'an dan Hadis mengajarkan bahwa menghormati orang tua adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap anak.

Allah SWT secara langsung memerintahkan seorang anak untuk berbakti kepada orang tua, setelah perintah untuk menyembah-Nya. Rasulullah SAW juga mengajarkan bahwa rida Allah tergantung pada rida orang tua, dan amalan baik seseorang tidak sempurna tanpa ketaatan dan bakti kepada mereka.

Setelah meninggal, anak masih memiliki tanggung jawab terhadap orang tua. Salah satu kewajiban seorang anak ketika orang tuanya sudah meninggal adalah mendoakan mereka. Selain itu, masih ada beberapa kewajiban lainnya yang perlu dipenuhi oleh seorang anak.

Kewajiban Seorang Anak Ketika Orang Tuanya Sudah Meninggal Dunia

Kewajiban seorang anak ketika orangtuanya sudah meninggal adalah tetap berbakti kepada mereka dengan beberapa cara yang diajarkan dalam Islam. Foto: Pexels.com

Mengutip buku Cara Memperoleh Hidayah Allah Kitab Bidayatul Hidayah oleh Imam Al-Ghazali, Rasulullah SAW pernah berkata pada sahabatnya tentang kewajiban yang harus dipenuhi anak ketika orang tuanya meninggal dunia. Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut ini:

Seorang sahabat bernama Malik Ibnu Rabi ah bercerita: Ketika kami duduk bersama Rasulullah, tiba-tiba datang seorang laki-laki dari kaum anshor dan bertanya, "Masihkah ada kewajiban kami kepada orang tua kami yang sudah wafat?" Rasul menjawab, "Ada empat macam kewajiban kepada mereka yaitu mendoakan mereka, meminta ampunan untuk mereka, melaksanakan pesan-pesan mereka, memuliakan sahabat mereka, menyambung silaturahmi teman atau sahabat orangtua. Itulah kewajiban kepada mereka sebagai bukti kamu berbuat baik kepada keduanya setelah mereka wafat."

Berdasarkan hadis tersebut, dapat diketahui bahwa setidaknya ada empat kewajiban yang perlu dipenuhi oleh seorang anak ketika orang tuanya meninggal, yaitu:

1. Mendoakan Orang Tua

Mendoakan orang tua yang sudah meninggal adalah kewajiban utama seorang anak. Doa dari anak yang saleh adalah salah satu amal jariyah bagi orang tuanya.

Doa dapat menjadi penolong orang tua di alam kubur. Tidak hanya meminta kebaikan untuk orang tua, tetapi juga memohonkan agar segala dosa dan kesalahan mereka diampuni oleh Allah SWT.

2. Meminta Ampunan untuk Kedua Orang Tua

Selain mendoakan, anak juga sebaiknya memohonkan ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang mungkin dilakukan oleh orang tua selama hidup. Doa yang dapat dibacakan adalah doa:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

(Alluhummaghfirli waliwaalidayya warhamhuma kama rabbayaani shagiiraa.)

Artinya:

"Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (ibu dan bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku pada waktu kecil.”

Baca Juga: 4 Doa untuk Orang Tua yang Masih Hidup

3. Menaati Pesan-Pesan dari Orang Tua

Salah satu kewajiban seorang anak ketika orang tuanya sudah meninggal adalah mendoakan mereka. Foto: Pexels.com

Jika orang tua meninggalkan pesan-pesan atau nasihat sebelum meninggal, merupakan kewajiban anak untuk menaatinya, selama pesan tersebut tidak bertentangan dengan syariat. Pesan-pesan tersebut bisa berupa amanah atau harapan yang diinginkan orang tua, seperti menjaga hubungan baik dengan keluarga atau melanjutkan amal baik yang mereka lakukan.

4. Memuliakan Sahabat Orang Tua

Salah satu cara untuk menghormati orang tua yang sudah meninggal adalah dengan tetap memuliakan dan menjaga hubungan baik dengan sahabat-sahabat mereka.

Rasulullah SAW sendiri menyontohkan hal ini dengan terus menghormati sahabat-sahabat Khadijah RA setelah beliau wafat. Ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga hubungan baik dengan orang-orang yang dulu dekat dengan orang tua.

Selain keempat kewajiban ini, dalam buku Ayah Ibu Kubangunkan Surga Untukmu oleh M. Abdul Hadi disebutkan bahwa jika orang tua memiliki nazar atau janji yang belum sempat ditunaikan sebelum meninggal, anak berkewajiban untuk menunaikan nazar tersebut jika memungkinkan.

Nazar adalah janji kepada Allah SWT yang harus dipenuhi, dan jika orang tua belum sempat melakukannya, anak bisa melanjutkan atau melaksanakan janji tersebut.

(SAI)