Konten dari Pengguna

4 Lirik Lagu Wajib Nasional untuk Peringati Hari Pahlawan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bung Tomo dan sejarah hari pahlawan. Foto: Wikipedia
zoom-in-whitePerbesar
Bung Tomo dan sejarah hari pahlawan. Foto: Wikipedia

Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini, Selasa (10/11) menjadi momen sakral bagi bangsa Indonesia. Ini menjadi momen penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban dalam Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Pertempuran Surabaya sendiri dipicu oleh insiden pengibaran bendera Belanda di Hotel Yamato. Insiden ini berujung pada pertempuran besar di Surabaya antara arek Surabaya dan tentara Inggris. Dalam perlawanan sengit ini, korban tewas mencapai ribuan jiwa.

Untuk mengenang jasa para pahlawan, pemerintah akhirnya menetapkan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tentang Hari-Hari Nasional yang Bukan Hari Libur.

Tahun ini, perayaan Hari Pahlawan tak bisa dilakukan seperti biasanya karena pandemi covid-19. Kendati demikian, Anda masih bisa mengenang jasa para pahlawan dengan cara sederhana. Salah satunya dengan mendengarkan lagu wajib nasional tentang pahlawan.

Berikut adalah 4 lirik lagu wajib nasional untuk memperingati Hari Pahlawan.

Pertempuran Surabaya 10 November 1945. (Foto: Twitter/@IlmuSosialUmum)

Mengheningkan Cipta

Lagu ini menjadi salah satu lagu nasional yang kerap dinyanyikan ketika upacara bendera. Lagu karagan T. Prawit ini bertujuan untuk menghormati dan mengenang sosok pahlawan yang berjasa untuk Tanah Air.

Dengan seluruh angkasa raya memuji

Pahlawan negara

Nan gugur remaja di ribaan bendera

Bela nusa bangsa

Kau kukenang wahai bunga putra bangsa

Harga jasa

Kau cahya pelita

Bagi Indonesia merdeka

Gugur Bunga

Lagu Gugur Bunga menjadi bentuk penghormatan terhadap para pahlawan Indonesia yang telah berjuang dan gugur di medan perang. Lagu wajib nasional ini diciptakan oleh Ismail Marzuki.

Betapa hatiku takkan pilu

Telah gugur pahlawanku

Betapa hatiku takkan sedih

Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara

Nan setia dan perwira

Siapakah kini pahlawan hati

Pembela bangsa sejati

Reff :

Telah gugur pahlawanku

Tunai sudah janji bakti

Gugur satu tumbuh sribu

Tanah air jaya sakti

Gugur bungaku di taman hati

Di hari baan pertiwi

Harum semerbak menambahkan sari

Tanah Air jaya sakti

Pada Pahlawan

Lagu Pada Pahlawan diciptakan oleh Cornel Simanjuntak dan Usmar Ismail. Lagu wajib nasional ini menggambarkan rasa terimasih kepada para pahlawan. Selain itu, lagu ini bertujuan menghormati jasa dan perjuangan para pahlawan nasional.

Dengarlah dengar nyanyian gembira

Bagimu pahlawan kesuma bangsa

Dengarlah dengar seruan mulia

Seluruh Negara memuju dikau

Dengar derap langkah pahlawan

Menuju medan perang

Memanggil setiap putera

Ikut bela bangsa

Dengarlah dengar nyanyian gembira

Bagimu pahlawan kesuma bangsa

Pantang Mundur

Lagu milik Titiek Puspa ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan. Lagu ini pertama kali dirilis pada 1966 dalam album Titiek Puspa yang bertajuk “Doa Ibu”.

Kulepas dikau pahlawan

Kurelakan dikau berjuang

Demi keagungan negara

Kanda pergi ke medan jaya

Bila kanda teringat

Ingatlah adik seoarang

Jadikan daku semangat

Terus maju pantang mundur

Air mataku berlinang

Karena bahagia

Putra pertama lahir sudah

Kupintakan nama padamu pahlawan

Sembah sujud ananda

Dirgahayulah kakanda

Jayalah dikau pahlawan

Terus maju pantang mundur

(GTT)