4 Narasi Raport Paud Semester 2 untuk Berbagai Aspek Penilaian

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Narasi raport merupakan deskripsi yang ditulis oleh guru tiap akhir semester, termasuk para guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Melalui narasi ini, guru menyampaikan gambaran perkembangan dan kemajuan anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Dalam laporan tersebut, guru menjelaskan capaian pembelajaran yang telah dikuasai anak serta aspek yang masih memerlukan pendampingan. Informasi ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru maupun orang tua untuk merencanakan pembelajaran berikutnya.
Untuk membantu menyusun deskripsi perkembangan peserta didik, berikut beberapa contoh narasi raport PAUD semester 2 yang dapat dijadikan acuan.
Narasi Raport Paud Semester 2
Narasi raport PAUD bisa memuat berbagai aspek, mulai dari nilai agama dan budi pekerti, jati diri, literasi, matematika, sains, teknologi, rekayasa, seni, serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dikutip dari dokumen Scribd berjudul "Narasi Raport TK B Semester 2" oleh Eka Nurhayati, berikut contohnya.
1. Nilai Agama dan Budi Pekerti
Pada Semester 2, [nama anak] menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam pembiasaan nilai agama dan perilaku terpuji di lingkungan sekolah. Ananda terbiasa mengucapkan salam, mengikuti doa sebelum dan sesudah kegiatan, serta berpartisipasi dalam kegiatan ibadah sederhana dengan sikap tenang dan tertib.
Sikap santun terlihat dalam interaksinya dengan guru maupun teman sebaya. Ananda juga mulai memahami pentingnya menaati aturan, menjaga kebersihan lingkungan, serta merapikan perlengkapan setelah digunakan. Kebiasaan positif tersebut menunjukkan tumbuhnya rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
2. Jati Diri
[Nama anak] menunjukkan perkembangan yang baik dalam menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat. Ananda terbiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi tanpa memilih-milih serta mampu mengikuti berbagai aktivitas fisik yang dilakukan di sekolah.
Dalam aspek sosial emosional, Ananda mulai mampu mengenali perasaan dirinya sendiri maupun orang lain. Ia juga menunjukkan kemampuan mengelola emosi tidak sabarnya dengan lebih baik, misalnya saat harus menunggu giliran bermain atau berbagi mainan dengan teman.
3. Dasar Literasi dan Matematika, Sains, Teknologi, Rekayasa dan Seni
[Nama anak] menunjukkan perkembangan yang baik dalam kemampuan literasi dan numerasi dasar. Ananda mulai mampu menulis nama sendiri, mengenali beberapa kata yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan minat terhadap kegiatan membaca dan bercerita.
Pengenalan terhadap warna, bentuk, angka 1–10, dan huruf juga terlihat dalam berbagai karya gambar maupun hasil kreasi seni yang dibuatnya. Untuk mendukung perkembangan lebih lanjut, orang tua dapat membiasakan kegiatan membaca buku cerita bersama di rumah untuk menambah kosakata Ananda. Orang tua juga dapat mengajak anak belajar menuliskannya sehingga akan memperkaya kemampuan bahasanya.
4. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Pada Semester 2, [nama anak] mengikuti projek profil bertema Memilah Sampah yang bertujuan mengembangkan dimensi Bergotong Royong dan Bernalar Kritis dalam Profil Pelajar Pancasila. Melalui kegiatan ini, Ananda belajar bekerja sama, mengamati lingkungan sekitar, mengolah informasi, serta mengambil keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Selama pelaksanaan projek, Ananda menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi melalui kegiatan bertanya dan berbagi informasi dengan teman-temannya. Misalnya, saat mempelajari cara membuat eco enzyme, Ananda menanyakan cara membuat eco enzym lalu membuatnya bersama-sama dengan temannya. Ananda juga dapat bekerja sama dengan kelompoknya dalam menentukan tempat penyimpanan eco enzyme yang aman.
Baca Juga: 40 Ucapan Terima Kasih untuk Guru TK yang Berkesan dan Penuh Apresiasi
(SA)
