Konten dari Pengguna

4 Tingkatan Baju Hazmat, APD Tim Medis dari Virus Corona

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi memakai baju hazmat. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi memakai baju hazmat. Foto: iStock

Baju hazmat atau hazardous materials merupakan Alat Perlindungan Diri atau APD yang kini wajib dikenakan oleh para tenaga medis. Telebih di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini.

Baju hazmat memang dikenal mampu melindungi diri dari virus, cairan, minyak ataupun senyawa kimia yang berbahaya. Tak jarang baju ini juga digunakan oleh peneliti di laboratorium dan pemadam kebakaran.

Baju hazmat ternyata terbagi dalam beberapa tingkatan menurut sertifikasi NFPA 1991 yang menjadi standar Hazmat di Amerika Serikat dan Kanada. Mulai dari level A hingga D, simak ulasan mengenai baju hazmat berikut ini.

Tingkat A

Ilustrasi baju hazmat tingkat A. Foto: iStock

Jika kondisi terlalu berbahaya, baju hazmat tingkat A ini akan digunakan tim medis. Hal ini dikarenakan, baju hazmat tingkat A diketahui memiliki perlindungan paling tinggi.

Baju ini mampu membungkus seluruh badan dengan rapat dari uap, gas, kabut, serta zat kimia lain yang berbahaya. Karena itu, baju hazmat tingkat A juga sudah dilengkapi alat bantu pernapasan dan radio dua arah untuk memudahkan komunikasi.

Tingkat B

Baju hazmat tingkat B memiliki perlindungan yang menyerupai A. Baju hazmat tingkat ini melindungi petugas dari bahan kimia berbahaya tetapi tidak memberikan perlindungan maksimal dari uap atau gas. Walaupun begitu, baju hazmat tingkat B juga dilengkapi alat bantu pernapasan.

Tingkat C

Ilustrasi baju hazmat tingkat C dipakai pemadam kebakaran. Foto: iStock

Walaupun memiliki bahan yang sama namun baju hazmat tingkat C memiliki perlindungan lebih rendah dari B. Para petugas yang menggunakan baju tingkat C biasanya memakai alat tambahan respirator atau masker gas. Baju hazmat tingkat ini seringg digunakan oleh petugas pemadam kebakaran untuk memberi perlindungan dari kimia berbahaya atau zat yang dipaparkan melalui udara.

Tingkat D

Walaupun berguna untuk melindungi diri, namun baju hazmat pada tingkat D memiliki perlindungan paling rendah. Baju tingkat ini tidak memiliki perlindungan dari paparan zat kimia. Agar dapat terhindar dari zat kimia, para petugas yang memakai baju tingkat D biasanya harus menggunakan tambahan sepatu dan penutup wajah khusus.

(Rav)