Konten dari Pengguna

5 Ajaran Islam yang Mengandung Pesan-pesan Cinta dalam Kehidupan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ajaran Islam yang mengandun pesan-pesan cinta. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ajaran Islam yang mengandun pesan-pesan cinta. Foto: Pexels

Dalam Islam, cinta termasuk bagian dari fitrah yang melekat dalam diri setiap manusia. Bentuknya beragam, mulai dari kasih kepada pasangan, keluarga, hingga ketertarikan pada hal yang bersifat duniawi. Meski demikian, level cinta tertinggi tetap harus ditujukan kepada Allah SWT.

Cinta yang hadir dalam hati manusia merupakan anugerah dari Sang Pencipta. Perasaan ini dapat mempererat hubungan antarsesama sekaligus menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

Nilai tersebut juga tercermin dalam berbagai ayat Al-Qur’an yang menyampaikan makna cinta secara mendalam. Simak beberapa ajaran Islam yang mengandung pesan-pesan cinta di bawah ini.

Ajaran Islam yang Mengandung Pesan-pesan Cinta

Ilustrasi ajaran Islam yang mengandun pesan-pesan cinta. Foto: Pexels

Dikutip dari laman Muslim.sg, berikut beberapa ajaran Islam dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang cinta dan kasih sayang:

1. Pesan Cinta Allah SWT kepada Manusia

Hidup tidak selalu berjalan mulus. Meski begitu, Allah SWT senantiasa melimpahkan kasih sayang kepada hamba-Nya. Hal ini dijelaskan dalam Surah An-Nahl ayat 18, yang mengingatkan bahwa nikmat Allah begitu luas, bahkan tidak terhitung jumlahnya.

اِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ۝١

Artinya: "Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

2. Pesan Cinta Nabi kepada Orang-orang Beriman

Nabi Muhammad SAW menjadi perantara untuk memahami ajaran Islam sekaligus jalan untuk meraih cinta Allah. Hal ini disebutkan dalam Surah At-Taubah ayat 128:

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ۝١٢٨

Artinya: "Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin."

3. Pesan Cinta tentang Jodoh

Setiap manusia diciptakan berpasang-pasangan sebagai laki-laki dan perempuan yang saling melengkapi. Karena itu, setiap orang memiliki jodohnya masing-masing, seperti yang dijelaskan dalam Surah An-Nisa ayat 1:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءًۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَاۤءَلُوْنَ بِهٖ وَالْاَرْحَامَۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا ۝١

Artinya: "Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari diri yang satu (Adam) dan Dia menciptakan darinya pasangannya (Hawa). Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu."

4. Pesan Cinta dalam Pernikahan

Pernikahan dalam Islam menjadi ruang tumbuhnya ketenangan dan kasih sayang. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an, laki-laki dapat menemukan ketenangan pada perempuan yang merupakan belahan jiwanya dan sebaliknya. Hal ini dijelaskan dalam Surah Ar-Rum ayat 21.

وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ۝٢١

Artinya: "Di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah bahwa Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari (jenis) dirimu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."

5. Pesan tentang Cinta Dunia yang Bersifat Sementara

Al-Qur’an juga mengingatkan bahwa kecintaan terhadap dunia memiliki batas. Segala kesenangan dunia bersifat sementara dan tidak seharusnya menjadi tujuan utama, seperti yang dipaparkan dalam Surah Ali Imran ayat 14:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَرْثِۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۗ وَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ ۝١٤

Artinya: "Dijadikan indah bagi manusia kecintaan pada aneka kesenangan yang berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertimbun tak terhingga berupa emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik."

Baca Juga: Kumpulan Doa Haji yang Bisa Dijadikan Panduan Selama Ibadah

(SA)