Konten dari Pengguna

5 Aktivitas Kreatif untuk Anak Usia Dini yang Baik bagi Tumbuh Kembang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang anak bermain menyusun balok kayu. Foto: Karen H. Ilagan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Seorang anak bermain menyusun balok kayu. Foto: Karen H. Ilagan/Shutterstock

Usia 1–6 tahun merupakan masa yang tepat untuk mengembangkan kreativitas anak. Pada fase golden age, perkembangan otak berlangsung sangat pesat sehingga anak lebih mudah menyerap pengalaman baru untuk mendukung perkembangan fisik, kognitif, maupun sosialnya.

Oleh karena itu, orang tua perlu mulai mengajak si kecil mengikuti berbagai kegiatan yang dapat mengasah kreativitas. Selain merangsang imajinasi dan kemampuan berpikir, aktivitas kreatif juga membantu melatih keterampilan motorik, kemampuan memecahkan masalah, serta membangun rasa percaya diri anak.

Bagi orang tua yang ingin mendorong anak lebih aktif bereksplorasi dan berani mengekspresikan ide, berikut beberapa contoh kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

5 Aktivitas Kreatif untuk Anak Usia Dini

Ilustrasi Anak Bermain Puzzle. Foto: polkadot_photo/Shutterstock

Mengutip laman Raising Children Network dan ABC Great Beginnings, berikut beberapa aktivitas yang dapat mengasah kreativitas si kecil:

1. Seni dan Kerajinan Tangan

Kegiatan seni menjadi salah satu cara terbaik untuk mendorong anak mengekspresikan ide serta imajinasinya. Melalui aktivitas ini, anak dapat mengenal berbagai bentuk, warna, tekstur, dan melatih koordinasi tangan serta mata.

Beberapa aktivitas yang dapat dicoba antara lain:

  • Menyediakan kotak berisi bahan-bahan bekas seperti kertas warna, sedotan, stik es krim, tali, stiker, dan kain perca untuk dijadikan berbagai karya sesuai imajinasi anak.

  • Menghias kotak kardus bekas menjadi rumah, mobil, robot, atau hewan favorit.

  • Membuat boneka sederhana dari gulungan tisu, botol plastik bekas, kaus kaki, atau sarung tangan yang sudah tidak terpakai.

  • Bermain menyusun balok atau benda-benda di rumah, seperti gelas plastik dan bantal, untuk melatih kreativitas dalam membangun bentuk.

  • Mengajak anak berjalan-jalan di alam untuk mengumpulkan daun, ranting, bunga, atau batu kecil yang dapat dijadikan kolase maupun karya seni lainnya.

2. Bermusik dan Menari

Musik merupakan media yang menyenangkan untuk menstimulasi kreativitas sekaligus melatih kemampuan bahasa, koordinasi tubuh, dan ekspresi emosi anak. Bernyanyi dan menari juga membantu anak mengenal ritme, tempo, serta berbagai jenis bunyi.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Membuat alat musik sederhana dari peralatan rumah tangga, seperti tutup panci atau botol berisi biji-bijian.

  • Mengajak anak mengikuti irama suara di sekitar, misalnya detak jam atau tetesan air, dengan bertepuk tangan maupun menghentakkan kaki.

  • Menonton video hewan lalu menirukan suara dan gerakannya sambil diiringi musik.

  • Bernyanyi bersama lagu-lagu anak yang memiliki lirik sederhana dan gerakan yang mudah diikuti.

3. Bermain Peran

Ilustrasi ibu bermain peran bersama anak di rumah Foto: Shutterstock

Bermain peran membantu anak mengenal kehidupan sehari-hari, melatih kemampuan berkomunikasi, serta mengembangkan keterampilan sosial. Anak juga belajar berimajinasi dan memahami berbagai peran dalam lingkungan sekitarnya.

Salah satu contoh kegiatan yang dapat dilakukan adalah membuat permainan "toko kelontong" sederhana. Siapkan rak, makanan mainan, uang-uangan, dan kasir mainan, kemudian biarkan anak bergantian menjadi pembeli maupun penjaga toko.

4. Mendongeng Interaktif

Selain meningkatkan minat baca, membaca cerita juga membantu anak mengembangkan kemampuan mendengarkan, mengingat, dan memahami alur cerita. Agar lebih menarik, orang tua atau guru dapat melibatkan anak selama proses bercerita.

Misalnya, berhenti sejenak untuk mengajak anak menebak kelanjutan cerita, mengulang kalimat yang sama bersama-sama, atau menggunakan boneka dan gerakan tubuh agar cerita terasa lebih hidup.

5. Membuat Camilan Sehat Bersama

Ide kegiatan kreatif terakhir adalah mengajak anak membuat camilan sehat. Orang tua dapat mengajak anak membuat sate buah, yogurt dengan potongan buah, atau roti isi sederhana.

Selama proses berlangsung, jelaskan nama bahan makanan, warna, rasa, serta manfaatnya bagi kesehatan agar anak memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Yuk ajak si kecil #BanyakMainBanyakBelajar di kumparanMOM Festival Hari Anak 2026! Selama 2 hari penuh, anak-anak bisa bermain aktif, bergerak bebas, dan mengeksplorasi banyak aktivitas seru bertema Play & Move. Info lengkap di kum.pr/fha2026

Baca Juga: 5 Ide Quality Time Bersama Anak yang Seru dan Edukatif

(ANB)