5 Cara Membedakan Foto Asli dan AI yang Bisa dengan Mudah Diamati

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era digital seperti saat ini, foto bisa tersebar dengan sangat cepat melalui berbagai platform online. Namun, tidak semua gambar yang muncul di layar bisa langsung dipercaya.
Ini dikarenakan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membuat batas antara foto asli dan hasil olahan AI semakin sulit dibedakan. Sekilas keduanya tampak serupa, tetapi jika diperhatikan dengan cermat, terdapat detail-detail kecil yang bisa menjadi tanda perbedaannya.
Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya kejelian dalam menilai gambar agar tidak terkecoh oleh visual palsu yang menyesatkan. Agar lebih mudah mengenali perbedaannya, berikut sejumlah cara efektif untuk membedakan foto asli dengan gambar buatan AI.
Cara Membedakan Foto Asli dan AI
Meski sering terlihat meyakinkan, ada sejumlah tanda khas yang bisa membantu mengenali mana gambar yang asli dan yang palsu. Merujuk pada laman Forbes, berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda gunakan untuk mendeteksi foto buatan AI:
1. Tekstur dan Resolusi Foto
Gambar buatan AI sering menampilkan tekstur yang tidak konsisten, seperti bagian yang terlalu halus, buram, atau tidak selaras dengan sekitarnya. Kejanggalan semacam ini biasanya lebih jelas terlihat pada latar belakang atau sisi gambar, bukan di objek utamanya.
2. Kesalahan Anatomi pada Subjek Gambar
Meskipun teknologi AI semakin canggih, kesalahan dalam menggambarkan anatomi manusia masih kerap terlihat. Proporsi tangan, kaki, jari, hingga posisi wajah sering kali tampak tidak wajar.
Jadi, jika ada bagian tubuh yang terasa “kurang pas” saat dilihat, besar kemungkinan gambar tersebut merupakan hasil buatan AI.
Selain tangan dan kaki, rambut juga sering menjadi titik lemah dari foto hasil olahan AI. Karena detailnya rumit, AI kerap kesulitan menirukannya secara natural.
Hasilnya, tekstur rambut akan terlihat campur aduk, ada yang terlalu tajam, ada yang buram, bahkan terkadang menyatu dengan baju atau wajah orang lain.
3. Bayangan dan Pencahayaan
AI sering kesulitan meniru pencahayaan alami. Perhatikan apakah arah bayangan sesuai dengan sumber cahaya, atau apakah pencahayaan terlihat tidak natural. Bayangan yang terlalu gelap, terlalu terang, atau tidak sinkron bisa jadi pertanda gambar itu palsu.
4. Watermark AI
Banyak platfom AI menambahkan watermark atau pola samar pada gambar yang dihasilkan, terutama pada versi gratis. Watermark ini sengaja dipasang untuk mendorong pengguna beralih ke layanan berbayar. Jadi, jika menemukan pola atau tanda aneh di pojok gambar, bisa jadi itu buatan AI.
5. Bentuk Bangunan Tidak Simetris
Perhatikan detail arsitektur atau benda yang seharusnya simetris. AI kadang menghasilkan bangunan dengan lantai melengkung, tiang tidak menyambung ke lantai, atau pola yang seharusnya sama tapi justru berbeda.
Baca Juga: 8 Prompt Gemini AI Foto Piknik yang Abadikan Momen Kebersamaan
(ANB)
