Konten dari Pengguna

5 Cara Memuliakan Istri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Memuliakan Istri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Memuliakan Istri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW (Foto: Unsplash)

Daftar isi

Dalam membina hubungan rumah tangga, suami dan istri sama-sama memiliki kedudukan yang mulia. Ajaran Islam memerintahkan seorang suami dapat memuliakan istri, sebagaimana istri memuliakan suami. Bagaimana cara memuliakan istri?

Mengutip buku Suburkan Cinta di Rumah Kita karya Karim Shadhili, memuliakan istri adalah tanda kesempurnaan pribadi seorang laki-laki. Hal ini juga disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadist.

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku” (HR At-Thirmidzi no. 3895 dari hadits Aisyah dan Ibnu Majah no. 1977. Disahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Suami harus memperlakukan istrinya dengan mulia ini terjadi karena istri memiliki peran yang sangat besar dalam membangun rumah tangga. Selain mengurus segala kebutuhan suami, istri juga bertugas sebagai ibu yang baik bagi anak-anaknya.

Melihat betapa beratnya tugas seorang istri dalam sebuah keluarga, sudah selayaknya suami memberikan perlakuan yang mulia kepadanya.

Cara Memuliakan Istri Sesuai Hadits

Ilustrasi Cara Memuliakan Istri Sesuai Hadist (Foto: Unsplash)

Rasulullah SAW telah memberi contoh dan teladan bagaimana cara memuliakan istri. Inilah 7 cara memuliakan istri sesuai ajaran Rasulullah yang dapat diikuti.

1. Bergurau dan Bercanda dengan Istri

Syaikh Fuad Shalih dalam buku Untukmu yang Akan Menikah & Telah Menikah menuliskan bahwa salah satu cara memuliakan istri adalah dengan bergurau dan bercanda dengannya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW diceritakan senang bergurau dan bercanda dengan istrinya, Aisyah RA.

عن عائشة رضي الله عنها أنها كانت مع النبي صلى الله عليه وسلم في سفر قالت فسابقته فسبقته على رجلي، فلما حملت اللحم سابقته فسبقني فقال هذه بتلك السبقة

Artinya: Dari Aisyah RA, “Rasulullah berlari di depanku, lalu aku berlari mengejarnya. Setelah aku bertambah gemuk, dan aku berlari di depan beliau, beliau dapat mengejar aku.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Sekarang, kedudukannya satu-satu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

2. Memberikan Pujian atau Kata-Kata Lembut kepada Istri

Dirangkum dari buku Hak Istri Terhadap Suami karya Hafidz Muftisany, seorang istri berhak mendapat perlakuan dan ucapan yang lemah lembut dari suaminya. Sebagai contoh, Rasulullah SAW pernah berkata kepada istrinya: “Aku diberi rezeki berupa rasa cinta kepada engkau wahai istriku.” (HR Muslim).

Kalimat yang diucapkan Rasulullah terdengar sederhana, namun memiliki makna yang mendalam sehingga membuat sang istri merasa senang.

3. Memenuhi Hak Istri Sesuai dengan Syariat Islam

Suami yang baik akan berusaha memenuhi hak istrinya yang telah ditentukan dalam syariat Islam. Perintah ini juga tertuang dalam hadits Riwayat Muslim.

Rasullah SAW bersabda, "Dan mereka (para istri) mempunyai hak diberi rezeki dan pakaian (nafkah) yang diwajibkan atas kamu sekalian (wahai para suami)." (HR Muslim 2137)

4. Melayani Istri dengan Baik

Salah satu cara menghormati istri adalah dengan melayani dan memberikan kasih sayang dalam keadaan senang atau susah. Seorang suami harus menerima segala kekurangan dan kelebihan istri dengan hati yang ikhlas.

Menurut Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibu Katsir, beberapa cara yang dilakukan Rasulullah untuk melayani para istri di antaranya dengan makan malam bersama, tidur bersama dalam satu pakaian, dan berbincang-bincang sebelum tidur,

5. Memberi Kenyamanan

Rasulullah SAW sangat mementingkan kenyamanan untuk istrinya dimanapun mereka bersama. Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari, Anas berkata:

“Kemudian kami pergi menuju Madinah. Aku lihat Rasulullah menyediakan tempat duduk yang empuk dari kain di belakang beliau untuk Shafiyyah (salah satu istri Rasulullah) kemudian beliau duduk di samping untanya sambil menegakkan lutut beliau dan Shafiyyah meletakkan kakinya di atas lutut beliau sehingga ia bisa menaiki unta tersebut.” (HR Bukhari)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara memperlakukan istri menurut Islam?
chevron-down

Salah satunya adalah memberikan pujian atau berkata dengan lembut kepada istri.

Apa hadits yang membahas soal memuliakan istri?
chevron-down

“Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku” (HR At-Thirmidzi no. 3895 dari hadits Aisyah dan Ibnu Majah no. 1977. Disahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

(AAA)