Konten dari Pengguna

5 Cara Menganalisis Jurnal yang Baik dan Benar untuk Skripsi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menganalisis jurnal. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menganalisis jurnal. Foto: Unsplash

Analisis jurnal merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang kerap dilakukan mahasiswa saat menyusun tugas akhir atau skripsi. Alasannya karena informasi dalam jurnal sudah teruji keabsahannya sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman bagi pembaca.

Biasanya, mahasiswa tidak menjadikan jurnal ilmiah sebagai satu-satunya sumber penelitian. Mereka dapat memadukannya dengan data dari sumber lain, misalnya hasil observasi atau wawancara.

Meski pada dasarnya jurnal ilmiah memberikan informasi berbasis fakta yang dapat dipercaya, terkadang topik yang diangkat di dalamnya tidak relevan dengan apa yang ingin dibahas dalam skripsi. Itu sebabnya seorang mahasiswa perlu mengetahui cara menganalisis jurnal yang baik dan benar sebagai sumber penelitian.

Cara Menganalisis Jurnal

Ilustrasi menganalisis jurnal. Foto: Unsplash

Dirangkum dari situs Classroom dan University Writing Center, berikut cara menganalisis jurnal yang dapat diikuti:

1. Verifikasi Validitasnya

Seperti yang dijelaskan, jurnal ilmiah umumnya merupakan pilihan yang aman untuk penelitian. Itu karena sebagian besar jurnal mengharuskan penulis untuk memeriksa fakta sebelum jurnal tersebut disebarluaskan.

Namun, tidak semua jurnal disusun dengan cara seperti itu. Karena itu, carilah jurnal yang terbukti memuat informasi berdasarkan fakta. Misalnya, jurnal yang terkait dengan organisasi profesional, biasanya lebih aman digunakan karena memiliki kualitas lebih tinggi dibandingkan jenis jurnal lainnya.

2. Membaca Jurnal dengan Teliti

Sebelum mulai menganalisis, bacalah jurnal terlebih dulu dengan saksama. Perhatikan baik-baik apa latar belakang jurnal tersebut dibuat. Kemudian, catat apa saja yang sekiranya bisa dijadikan sumber informasi penelitian.

3. Identifikasi Penulis

Tidak sedikit jurnal yang cenderung mendukung paham atau pendapat tertentu. Jadi, saat menganalisis jurnal, pastikan apakah penulis telah memasukkan fakta dari semua sisi masalah atau justru hanya menyajikannya dari satu sisi saja.

4. Tinjau Informasi Tambahan

Ilustrasi menganalisis jurnal. Foto: Unsplash

Selain mengandung tulisan, biasanya suatu jurnal juga menyertakan informasi dalam bentuk tabel, bagan, atau grafik. Usahakan untuk meninjaunya kembali, sebab informasi tambahan semacam ini biasanya menyajikan data secara lebih rinci yang mungkin dibutuhkan sebagai sumber penelitian.

5. Buat Kesimpulan Jurnal

Disebutkan sebelumnya, penting bagi mahasiswa untuk mencatat berbagai informasi yang diperoleh dari suatu jurnal ilmiah. Setelahnya, tarik kesimpulan berdasarkan informasi-informasi tersebut. Jadi, ketika hendak menggunakannya sebagai sumber data, Anda tidak perlu membaca ulang semuanya dari awal.

Sebaiknya, identifikasi pula gagasan utama jurnal dan referensi atau detail pendukungnya. Perhatikan bagian jurnal yang mungkin akan dikutip dalam skripsi Anda. Jangan lupa untuk memastikan bahwa data yang digunakan relevan dengan topik yang akan dibahas.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dianalisis dalam jurnal?
chevron-down

Pastikan bahwa data yang digunakan relevan dengan topik yang akan dibahas.

Bagaimana cara menganalisis yang benar?
chevron-down

Ada lima langkah yang dapat diikuti, yaitu memverifikasi validitasnya, membaca jurnal dengan teliti, identifikasi penulis, tinjau informasi tambahan, dan buat kesimpulan jurnal.

Jurnal seperti apa yang bisa dijadikan sumber data penelitian?
chevron-down

Jurnal yang terkait dengan organisasi profesional biasanya lebih aman digunakan.